SLOGAN KIM LUMAJANG

APA KABAR KIM LUMAJANG? MAJU TERUS, TANPA PAMRIH UNTUK LUMAJANG..!!!

BAKTI SOSIAL KIM KUNIR MAS BERSAMA SMK MIFTAHUL ISLAM

Kunir (Sabtu, 19 Maret 2016) KIM KUNIR MAS bekerja sama dengan KIM SINAR HARAPAN dan KLINIK MATA "TRITYA" Surabaya mengadakan bakti sosial pengobatan mata gratis yang ditempatkan di SMK Miftahul Islam Kunir.

Perkebunan Buah Naga Di Kunir

Suasanan Panen raya Kebun Buah Naga di Desa Kabuaran Kecamatan Kunir Kab. Lumajang.

BATIK KHAS KEC. KUNIR KAB. LUMAJANG

Batik Khas Kunir yang dihasilkan oleh NANIA MAKARTI JAYA yang di kelolah oleh Bpk. Munir sekarang ini sangat terkenal di kabupaten Lumajang.

ARTEFAK KUDA KENCAK SITUS KEDUNGMORO

Ditemukan relief di Desa Kedungmoro Kec. Kunir Kab. Lumajang tepatnya di lahan pembuatan batu bata. Lahan tersebut milik Bapak Tirsam di Dusun Kedungsari Desa Kedungmoro disewakan kepada Bapak Mulyono selama 4 tahun untuk pembuatan batu bata. Awal mula ditemukan oleh Bapak Supri pada hari kamis 10 oktober 2013 sekitar jam 10 pagi

Produk Unggulan Kripik Pisang Kulit (KPK)

KIM KUNIR MAS Kec. Kunir untuk membuat kripik pisang dengan kulitnya.

Selasa, 17 April 2018

Pawai kartini desa Jatigono



fesion show ibu ibu pkk dan gm

Kunir, 16 april 2018. Dalam memperingati hari kartini yang bertepatan di hari sabtu tanggal 21 april 2018, pemerintah desa jatigono menggelar acara pawai kartini, namun acara pawai kartini kali ini di selenggarakan pada tanggal 16 april 2018 pada pukul 08.00 sampai dengan selesai. Pawai kartini di buka langsung oleh kepala desa jatigono yakni H. Rudi Prasetyo dengan start di perbatasan desa jatigono dengan kunir kidul menuju balai desa jatigono.
            Untuk memperlancar kegiatan ini pemerintah desa jatigono per tanggal 16 april 2018 tidak melayani pengurusan surat-menyurat dan administrasi kependudukan sebagaimana biasa, agar bias lebih focus dalam menatap kegiatan pawai kartini 2018 kali ini, dan kegiatan pelayanan surat-menyurat dan administrasi kependudukan kembali aktif di hari selasa tanggal 17 april 2018 pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB.

Dalam kegiatan pawai kartini kali ini di ikuti sekitar kurang lebih dari 100 orang peserta, yang terdiri dari perangkat desa jatigono yang berjenis kelamin perempuan dan istri dari seluruh perangkat desa jatigono, tak ketinggalan juga guru TK dan guru PAUD yang ada di wilayah desa jatigono juga ikut andil dalam memeriahkan acara pawai kartini, serta anggota gerbangmas dan seluruh istri dari RT dan RW yang ada di wilayah desa jatigono.
Tujuan diadakannya pawai kartini kali ini tidak lain adalah untuk mengenang jasa kartini dalam memperjuangkan nasib perempuan dimasa penjajahan, antusiasme masyarakat desa jatigono sangat terlihat dengan membludaknya pengunjung yang ingin menyaksikan secara langsung, panas dan terik matahari tidak lagi menjadi halangan bagi masyarakat desa jatigono untuk melewatkan acara pawai kartini 2018.
Memang tidak bisa dipungkiri bahwa desa jatigono cukup lama vakum dalam kegiatan dan memperingati hari besar nasional, hal ini lah yang menjadikan masyarakat desa jatigono sangat merindukan acara acara yang menghibur.Ghofur

Senin, 16 April 2018

Sosialisasi Pinjaman Dana KUR (Kredit Usaha Rakyat) Mikro BNI 2018

(Sambutan Bapak Rohim Kepala Desa Karanglo)
Kunir, 16 April 2018 hari ini pada pukul 20.00 wib diselenggarakan Sosialisasi Pinjaman Dana KUR (Kredit Usaha Rakyat) Miro BNI 2018 yang bertempatkan di balai desa Karanglo. Acara ini dihadiri oleh Bapak Rohim Kepala desa karanglo, Bapak Sunarto, Bapak Solikin, Koko, Yopi, perangkat desa yang lain dan dari pihak Bank BNI serta dihadiri oleh 80 warga. Bapak kepala desa menyampaikan bahwa dengan adanya sosialisasi dari Bank BNI ini nantinya bisa meningkatkan Sumber daya masyarakat desa karanglo agar usaha-usaha yang ada didesa karanglo bisa meningkat untuk kedepannya. Dari pihak bank BNI memberikan penjelasan mengenai pinjaman KUR (Kredit Usaha Rakyat) kepada semua undangan bahwa KUR sendiri merupakan sebuah program pinjaman uang atau pembiayaan yang diberikan kepada para pelaku usaha mikro sebagai tambahan modal usaha. KUR Mikro yang dapat diajukan hingga nilai maksimal sampai Rp25 juta. Sedangkan bagi pengusaha yang membutuhkan modal lebih besar maka bisa mengajukan Kur Ritel dengan pinjaman maksimal hingga Rp500 juta. Untuk tenor atau jangka waktu kredit disesuaikan dengan jenis pinjaman yang diajukan oleh pemohon, apabila kur akan digunakan sebagai kredit modal kerja maka tenor maksimal sampai dengan (36 bulan) 3 tahun, sedangkan untuk jenis kredit investasi dapat memilih jangka waktu hingga 4 tahun.
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemohon KUR BNI
Agar pengajuan pinjaman KUR dapat disetujui oleh bank, tentunya pemohon harus bisa memenuhi persyaratan dengan lengkap. Sebagai syarat utama pemohon harus telah memiliki bidang usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan lamanya. Adapun beberapa persyaratan lainnya yang wajib di lengkapi yaitu :
Syarat KUR Mikro BNI
Persyaratan administrasi : 
KTP, Kartu Keluarga, Surat ijin usaha
Tidak diwajibkan memberikan jaminan
Tidak sedang dalam kredit di bank lain.
Untuk proses permohonannya dapat mengajukan kredit usaha rakyat (kur) dengan cara datang langsung ke kantor BNI diwilayah pemohon. Pinjaman dana KUR ini bisa digunakan untuk menambah modal usaha yang diharapkan dapat membantu mengembangkan usahanya. Sumber: Bank BNI
(Warga Desa Karanglo)
3 Macam atau Jenis KUR Bank BNI
KUR yang di salurkan oleh BNI sama halnya dengan KUR melalui BRI yaitu ada 3 jenis, diantaranya adalah KUR Mikro dengan pinjaman Maksimal 25 juta, KUR Ritel dengan pinjaman maksimal Rp500 juta dan KUR TKI dengan pinjaman maksimal Rp25 juta. Sekali lagi sebelum anda mengajukan permohonan pinjaman kredit KUR sebaiknya pastikan bahwa anda tidak sedang memiliki atau mendapatkan kredit dari bank lain. Kini nasabah yang sedang membutuhkan pembiayaan usaha mikro dapat mengajukan pinjaman ke Bank BNI dengan syarat yang mudah dan proses yang cepat.
Berikut ini adalah 3 macam KUR BNI yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan :
1.) KUR Mikro Bank BNI
Mulai dari KUR Mikro BNI yang dapat di ajukan oleh nasabah sebagai pembiayaan pengembangan usaha yang sudah berjalan. Untuk jenis ini diberikan pilihan jangka waktu kredit KUR hingga maksimal 4 tahun.
Syarat yang diperlukan berupa : KTP, Kartu Keluarga dan Surat Keterangan Usaha.  Jaminan yang digunakan untuk pembiayaan usaha ini adalah Usaha yang sedang dijalankan. Nasabah dapat mengajukan pinjaman Maksimal Rp25 juta.
2.) KUR Ritel Bank BNI
Yang kedua adalah KUR Ritel yang ditawarkan bank BNI dengan nilai pinjaman antara Rp25 juta sampai dengan Rp500 juta, sedangkan tenor atau jangka waktu maksimal hingga 5 Tahun.
Syarat untuk mengajukan KUR Ritel BNI diantaranya : KTP, NPWP (untuk pinjaman diatas Rp50 juta), Kartu Keluarga, Surat Keterangan Usaha dari Kelurahan. Anda perlu memberikan jaminan untuk pengajuan pinjaman KUR Ritel, jaminannya sesuai dengan ketentuan BNI.
3.) KUR TKI Bank BNI
Tidak jauh berbeda dengan program KUR TKI BRI, demikian pula dengan KUR TKI BNI ini khusus untuk anggota keluarga dari karyawan yang memiliki penghasilan tetap sebagai TKI maka bisa mengajukan kredit ini.
Pinjaman yang dapat diajukan maksimal hingga senilai Rp25 juta dengan (tenor) jangka waktu paling lama 3 tahun.
Persyaratan untuk mengajukan KUR TKI berupa : KTP, Kartu Keluarga, dan Surat Ijin Usaha. Adapun TKI yang dimaksud dalam pinjaman kredit ini yaitu yang TKI bekerja di Singapura, Malaysia, Hongkong, Taiwan, Jepang dan Korea Selatan.
Begitulah yang disampaikan narasumber pihak Bank BNI, Bapak kepala desa karanglo berharap semua masyarakat bisa memahami dan bersemangat untuk mmeningkatkan sumber daya masing-masing.

Air dan Kehidupan




Desa Sukosari Kecamatan Kunir yang mayoritas berprofesi petani sangat membutuhkan air untuk mengolah sawah dan ladangnya, hal inilah yang menggerakkan hati beberapa pemuda sukosari untuk melestarikan dan menjaga keutuhan sumber mata air di desanya.
Menurut salah satu pemuda yang kami temui, sebenarnya ide ini muncul hasil dari cangkrukan ringan sesama teman. Mulailah si pemuda ini bercerita mulai awal kepada kami sebagai penulis.
Kira kira satu tahun yang lalu, seperti biasa kami sering ngobrol atau cangkrukan sesama teman dan tetangga di teras rumah. Ada yg menarik dari obrolan itu, kami bercerita masa lalu masa kecil kami yang lama dihabiskan di desa kecil kami desa Sukosari tercinta. Seperti biasa anak anak kecil di desa hidupnya pasti akrab dengan sawah, hutan, danau, sungai dan lain lain. Di desa kami ada nama salah satu waduk (dam) air yang cukup melegenda di desa Sukosari bagian barat yang berbatasan dengan desa Kunir lor, dam sekak. Ya dam sekak sangat akrab ditelinga anak anak ditahun kelahiran '80-'90an. Dam yang dulu sangat jernih dan dalam, kala itu. Banyak orang tua yang melarang anaknya untuk dekat dekat bermain apalagi mandi di dam sekak tersebut, tapi yang namanya anak anak tetap saja penasaran karena memang dam sekak sering di jadikan anak anak kala itu untuk bermain berenang di sana. Dam sekak mengalir dari barat ke timur melintasi desa sukosari. Sumber air di aliran dam sekak tersebut berpangkal di desa Kaliwungu kecamatan Tempeh. Di sebelah utaranya dam sekak kira kira 300 meter ada aliran sungai yang lebih kecil tapi tidak kalah jernih dengan dam sekak, sungai ini juga mengalir ke timur melintasi sawah ladang  para petani desa Sukosari. Aliran ini berpangkal di sumber air yang berada tepat di belakang SMP Negeri 1 Kunir. Menurut pemuda pemuda ini, dulu aliran ini sering digunakan untuk mandi bagi mereka yang masih terlalu kecil atau yang tidak punya nyali besar untuk berenang di dam sekak. Lain dulu lain sekaran, itulah menurut pendapat para pemuda ini, seiring berjalannya waktu, dulu aliran ini debit airnya melimpah dan jernih, tapi sekarang debit airnya sangat sedikit, di musim penghujan saja kadang tidak mampu mengairi sawah dan ladang yang di lintasinya. Apa lagi untuk mandi, tidak menarik lagi bagi anak anak kecil jaman sekarang.
Dengan melihat kondisi tersebut,  mulailah para pemuda ini melakukan 'risert' kecilnya. Usut punya usut ternyata berkurangnya debit air di sebabkan banyaknya kayu-kayu besar yang mati, semua tau kalau kayu itu sebagai penopang, sebagai penahan sumber air yang ada di bawahnya. Mengetahui hal itu para pemuda ini berfikir bagaimana caranya mengembalikan debit air agar tetap terjaga seperti dulu. Menanami kembali, penghijauan, itulah yang ada di benak mereka, akan tetapi jenis tumbuhan apa yang bisa tumbuh cepat dan bisa bertahan hidup lama? Beringin ( latin : ficus benyamina). Menurut para pemuda ini, mereka banyak menemui di aliran sungai di Lumajang di mana ada pohon beringin besar di bawahnya pasti ad sumber air yg mengalir. Mulailah para pemuda ini membuat bibit-bibit beringin dengan cara mencangkok, setelah 6 bulan berlalu mereka sudah punya puluhan bibit beringin yang siap di tanam.
Minggu, tanggal 13 April 2018 kemarin para pemuda ini melaksanakan penghijauan di sumber air tersebut yang letaknya tepat di belakang SMP Negeri 1 kunir. Walaupun secara geografis letak sumber air itu masuk wilayah desa Kunir lor, namun 100% sungai itu mengalir ke timur melintasi persawahan desa Sukosari. Satu hal yang lebih penting di benak para pemuda ini yaitu menyelamatkan sumber air yang kian hari kian menyusut debitnya, mereka melakukan dengan suka rela, tanpa imbalan, tanpa bayaran, mereka hanya yakin bahwa anak cucu mereka juga berhak menikmati sumber air itu. Di sini penulis hanya bisa berharap masih banyak lagi pemuda pemudi desa Sukosari yang peduli terhadap sumber mata air yang butuh pemeliharaan dan perhatian. Mudah mudahan apa yang sudah di lakukan segelintir pemuda ini bisa memberi manfaat kepada sesama untuk berpuluh puluh tahun ke depan.Senifah

Sabtu, 14 April 2018

Pertemuan Kelas Balita Desa Karanglo

             Kunir, 15 April 2018. Hari ini telah dilaksanakan kegiatan imunisasi dengan sasaran balita sebanyak 43 balita, tingkat kehadiran pada saat ini sejumlah 38 balita. Dengan waktu yang bersamaan posyandu ASOKA dusun sidomulyo desa Karanglo kecamatan kunir. kedatangan tamu dari universitas AKPER Lumajang untuk mengisi materi tentang kelas balita, di kegiatan tersebut dari mahasiswa dan mahasiswi AKPER Lumajang menyampaikan akan pentingnya ASI eksklusif terhadap bayi yang berusia 0 – 6 bulan.

Suasana Kegiatan

            Dari beberapa ibu – ibu yang menghadiri kelas balita tersebut menceritakan tentang bayi yang hanya di kasih asi eksklusif, kalau tidur malam tidak nyenyak” karena bayi masih merasa lapar”, bayi ngrengek terus tidak bisa tidur, kalau diberi makan bayi tidak merengek dan bisa tidur nyenyak.

            Di kutip dari  cerita ibu – ibu tadi, masih banyak dari  masayarakat salah tentang pemberian makanan kepada bayi. Padahal bayi yang berusia 0 – 6 bulan, usus dan lambung bayi tidak bisa mencerna makanan selain air susu. Pelaksanaan imunisasi dan kelas balita desa karanglo di akhiri dengan menyanyikan lagu anak – anak. (Ali)

Rabu, 04 April 2018

LINGKUNGAN BERSIH DAN INDAH DESA JATIMULYO


Kunir, minggu 01 april 2018 telah di laksanakan agenda kerja bakti serentak. Semua anggota prangkat desa yang terdiri dari 10 orang,kader gerbang mas dan pkk yang terdiri dari empat dusun,yaitu untuk dusun pandan sari 6 orang,dan dusun ampel gading 7 orang,dusun sumber wongso 6 orang,dusun tunjung sari satu 7 orang,tunjung sari dua 6 orang, dan tak lupa pak kades dan bu kades ikut serta dalam kegiatan keja bakti yang rutin dilaksanakan setiap minggunya. semua kader dan prangkat desa melaksanakan kerja bakti di seluruh jalan protokol yang ada d dusun pandan sari,sumber wongso dan ampel gading. Kegiatan ini rutin dilaksanakan guna untuk menjaga lingkungan untuk tetap bersih dan indah dan menciptakan kerukunan dan gotong royong antar masyarakat. Setiap minggunya tempat selalu berpindah dari dusun satu ke dusun lainnya, 


        dalam pelaksanaan kerja bakti masyarakt sekitar ikut serta dan sangat antusias, tidak hanya swadaya tenaga, masyarakat juga swadaya makanan/ minuman untuk orang yang mengikuti kerja bakti di lingkungannya. Satriyah