SLOGAN KIM LUMAJANG

APA KABAR KIM LUMAJANG? MAJU TERUS, TANPA PAMRIH UNTUK LUMAJANG..!!!

BAKTI SOSIAL KIM KUNIR MAS BERSAMA SMK MIFTAHUL ISLAM

Kunir (Sabtu, 19 Maret 2016) KIM KUNIR MAS bekerja sama dengan KIM SINAR HARAPAN dan KLINIK MATA "TRITYA" Surabaya mengadakan bakti sosial pengobatan mata gratis yang ditempatkan di SMK Miftahul Islam Kunir.

Perkebunan Buah Naga Di Kunir

Suasanan Panen raya Kebun Buah Naga di Desa Kabuaran Kecamatan Kunir Kab. Lumajang.

BATIK KHAS KEC. KUNIR KAB. LUMAJANG

Batik Khas Kunir yang dihasilkan oleh NANIA MAKARTI JAYA yang di kelolah oleh Bpk. Munir sekarang ini sangat terkenal di kabupaten Lumajang.

ARTEFAK KUDA KENCAK SITUS KEDUNGMORO

Ditemukan relief di Desa Kedungmoro Kec. Kunir Kab. Lumajang tepatnya di lahan pembuatan batu bata. Lahan tersebut milik Bapak Tirsam di Dusun Kedungsari Desa Kedungmoro disewakan kepada Bapak Mulyono selama 4 tahun untuk pembuatan batu bata. Awal mula ditemukan oleh Bapak Supri pada hari kamis 10 oktober 2013 sekitar jam 10 pagi

Produk Unggulan Kripik Pisang Kulit (KPK)

KIM KUNIR MAS Kec. Kunir untuk membuat kripik pisang dengan kulitnya.

Jumat, 30 Maret 2018

Posyandu Desa Jatimulyo


Kunir, 28 Maret 2018. Pada hari ini jum’at telah di adakan posyandu dua dusun yaitu dusun pandan sari dan dusun sumber wongso. Dengan sasaran balita yang di undang sebanyak 130 balita. Pos Pelayanan Keluarga Berencana - Kesehatan Terpadu (Posyandu) adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Jadi, Posyandu merupakan kegiatan swadaya dari masyarakat di bidang kesehatan dengan penanggung jawab kepala desa.
Balita yang hadir sebanyak 80 balita, yng di laksanakan oleh bidan desa yang di bantu langsung oleh kader desa dalam pelaksanaan imunisasi balita. balita yang DPT sebanyak 7 balita, BCG sebanyak 6 balita, CAMPAK sebanyak 2 balita, dan balita yang ORI sisa blan lalu 11 balita. Setelah pelasanaan imunisasi bidan desa di bantu oleh kader desa memberikan penyuluhan kepada ibu balita, supaya balitanya di jaga kesehatannya supaya bulan depan berat badan balita bertambah, untuk balita yang BGM bidan desa menyarankan supaya pola makan dan asupan gizinya benar2 harus di perhatikan lagi, supaya balitanya itu sehat dan berat badannya naik. (Satriah)

Sejarah pasar jatigono

tampak luar pasar

Kunir, 30 maret 2018. Pasar jatigono ada sejak dahulu. Dan pasar itu hanya milik pribadi/ perorangan. Pasar tersebut masih berada di halaman rumah sang pemilik dengan halaman rumah yang lumayan luas. Pemilik pertama pasar jatigono bernama alm.bapak Heri. Di tahun 1999 pasar di pindahkan di lahan kosong yang masih milik alm. Bapak Heri. Yang tidak jauh dari depan rumahnya. Ada 10 kios di luar pasar, sedangkan dalam pasar masih banyak kios – kios yang tersedia. Dan pasr tersebut sudah mendapatkan ijin resmi dari dinas terkait. Pasar jatigono terkenal akan ikan segar air tawar. Seperti ikan mujair, ikan gabus / ikan kutuk, ikan slipper, ikan wader dan banyak lagi jenis ikan lainnya. Harha pasar juga sangat bersaing. Harga yang naik untuk bulan ini yakni:

tampak dalam pasar

  1. Telur dengan kisaran harga ; Rp 22.000
  2. Cabai besar dengan kisaran harga : Rp. 5.000/ons
  3. Bawang merah dengan kisaran harga : Rp 3.000/ ons
  4. Bawang Putih dengan kisaran harga : Rp 3.000/ ons
  5. Minyak goring dengan kisaran harga : Rp 11.000
  6. Beras 64 dengan kisaran harga : Rp 9.000 – 9.500
  7. Beras biasa dengan kisaran harga : Rp 8.500

Bukan hanya warga desa jatigono saja yang berjualan di pasar tersebut, tetapi banyak warga dari desa lain yang bekerja di pasar jatigono, pasar jatigono buka mulai dari jam 05.00 s/d 12.00. (Adisti)

Sepak Bola Piala Kades CUP 2 Desa Dorogowok


Kunir, 30 Maret 2018. Sejak dipimpin oleh Bapak Kholil, Pemerintah desa dorogowok yang terletak dibatas bagian utara wilayah kecamatan kunir tidak henti-hentinya memanjakan masyarakatnya dengan hiburan yang positif. Dalam rangka Piala Kades CUP 2 desa dorogowok, pemerintah desa dorogowok kembali menggelar acara turnamen sepakbola U-12 yang di ikuti sebanyak 20 tim,  dan U-14 sebanyak 24 tim sekabupaten lumajang, jadi total ada 44 tim sekabupaten lumajang.

Hal ini disambut sangat antusias oleh masyarakat desa dorogowok yang terbukti setiap pertandingan selalu memadati area lapangan sepakbola. Enggar sebagai salah satu masyarakat desa dorogowok merasa bangga dengan diadakannya kegiatan kegiatan yang positif, selain untuk menggali potensi sepakbola dikabupaten lumajang khususnya desa dorogowok ajang ini juga dijadikan sebagai terciptanya peluang usaha sehingga tidak sedikit masyarakat desa dorogowok yang menjual makanan dan minuman di area lapangan sepak bola.

Suasana pertandingan sepak bola
Pemerintah kabupaten lumajang juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, terbukti dalam acara pembukaan sepak bola Kades CUP 2 di buka langsung oleh bapak bupati Lumajang yakni Drs. As'at Malik, M.Ag pada tanggal 30 maret 2018 pukul 18.30 WIB. Diacara Kades CUP 2 kali ini digelar selama satu minggu penuh, dan mulai kick off pukul 15.00 sampai dengan 20.00 WIB, dan setiap pertandingan berdurasi 20 menit tanpa adanya half time, sehingga setiap tim diharapkan mampu memanfaatkan segala peluang untuk mengkonfersi sebuah gol, mengingat waktunya sangat singkat.

Untuk menjaga keamanan dan ketertiban setiap pertandingan pemerintah desa dorogowok bekerja sama dengan aparat satuan kepolisian sektor kunir dan aparat koramil kunir yang dinilai mampu menjaga keamanan ajang Kades CUP 2 kali ini, sehingga keamanan dan kelancaran dalam setiap pertandingan dapat terwujud. (Ghofur)

Rabu, 28 Maret 2018

Kesenian Reog Desa Sukosari

Kesenian Reog

Kunir, 28 Maret 2018. Kata yang sudah tidak asing lagi bagi warga Lumajang, khususnya Lumajang bagian selatan. Sudah banyak para pejuang kebudayaan yang masih exis untuk melestarikan kebudayaan daerah khususnya seni REOG yang semakin hari semakin terlindas dan tersisihkan oleh modernisasi. Ada yang menarik di desa Sukosari kecamatan kunir, terutama di Dusun Sukodadi, ada dua paguyuban seni Reog yang masih exis, paguyuban seni Reog DAMAR JINGGO dan SINGO ROJOWONO.

Adalah SEFRIN yang usianya baru menginjak 22 tahun, warga Dusun Sukodadi RT 10 RW 3 Desa Sukosari Kecamatan Kunir kabupaten Lumajang, masih muda, lajang, yang saat ini bertekad melestarikan kebudayaan seni REOG yang baru dua bulan usia paguyuban seni Reog yang dipimpinnya. Menurutnya, setelah bermusyawarah dengan para anggota dan keluarga besar paguyuban reognya, ia memberi nama Paguyuban Seni Reog SINGO ROJOWONO. Apa yang menjadi motifasinya sehingga dia (Seprin) diusianya yang masih sangat belia sudah bertekad untuk menjadi Punggawa (baca: juragan Reog) paguyuban Reog.

Menurut Pak Ketang (orang tua Sefrin) yang sehari harinya bekerja sebagai petani, dia tidak menyangka kalau anak pertamanya begitu sangat sayang dan cinta kepada kesenian Reog, mulai kecil memang suka melihat Reog pada acara hajatan di desanya,  hingga menginjak remaja anak pertama dari dua bersaudara ini bergabung kepada paguyuban seni Reog di Kecamatan Tempeh. Hingga keinginannya untuk mendirikan sendiri paguyuban seni Reog di dukung sepenuhnya oleh Pak Ketang selaku ketua RT 10 sekaligus orang tua Sefrin dan itu di buktikan dengan terdaftarnya nama Paguyuban Seni Reog SINGO ROJOWONO di Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang atas nama KETANG.

Menurut Sefrin, dia sudah bertekad untuk melestarikan kebudayaan Seni Reog yang di pimpinnya, meskipun tidak mudah untuk melaksanakan niatnya, namun dia optimis bisa mengambil hati penggemarnya karena paguyuban yang dipimpinnya ini mayoritas anggotanya masih seusianya dan berjanji akan menyuguhkan hiburan seni REOG yang lebih modern dan atraktif. Dia akan banyak belajar dari paguyuban seni Reog DAMAR JINGGO yang sudah bertahun tahun melanglang buana di Kabupaten Lumajang maupun diluar Kabupaten Lumajang. Namun demikian, dia berharap mendapat perhatian khusus dari pemerintah kabupaten Lumajang khususnya dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang untuk lebih memperhatikan nasib seniman seniman muda khususnya pegiat seni Reog yang tersebar di seluruh Kabupaten Lumajang. Semangat dan bravo seni Reog Kabupaten Lumajang. (Nanang)

Jumat, 16 Maret 2018

Pemeriksaan Kebugaran calon jamaah haji kecamatan Kunir dan Tekung, Tahap ke - 2




pengukuran kebugaran calon jamaah haji
Kamis, 15 Maret 2018 bertepat di Puskesmas Tekung telah dilaksanakan tes kebugaran calon jamaah haji tahap ke – 2, dimulai pukul 06.00 sampai pukul 14.00 dengan jumlah calon jamaah haji sebanyak 120 orang yang terdiri dari calon jamaah haji wilayah kecamatn kunir dan calon jamaah haji wilayah kecamatan tekung, serta ada calon jamaah tambahan (susulan) dari wilayah kecamatan Tempeh. Petugas pemeriksaan calon jamaah haji yaitu dari Puskesmas, Pengelola kesehatan olah raga dan kader kesorga (kesehatan olah raga) Desa.
mengelilingi lapangan 2x putaran


konsultasi dan pemeriksaan kesehatan oleh petugas kesehatan
Dari pemeriksaan calon jamaah haji ada pengarahan khusus dari petugas “ bagi calon jamaah hajiyang beresiko antara lain : 1) Usia sudah lanjut, 2) selesai operasi, 3) dalam keadaan sakit, Tidak dianjurkan untuk mengikuti pemeriksaan kebugaran, tetapi jika calon jamaah haji sudah lanjut usia dan mempunyai riwayat penyakit dan masih bisa melaksanakan pemeriksan kebugaran tetap bisa mengikuti dengan metode tes jalan 6 menit. Pemeriksaan kebugaran di laksanakan oleh tim dari Badan kesehatan olah raga ( BKOR) kabupaten Lumajang. (Siti)

Rabu, 14 Maret 2018

Pemberangkatan ODGJ ke RSJ Radjiman Widiodinigrat Malang


Kunir, 14 Maret 2018. Warga desa kunir kidul bernama Angga Purwanto berusia 22 tahun anak dari Bpk Sutris di rujuk ke RSJ Lawang di karena mengalami gangguan jiwa, dia marah-marah dan membahayakan orang lain. Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kunir yang bernama Joni bekerja sama dengan kepala desa Kunir Kidul (Hasyim Nawawi), Kasun (Giman), PKM (Ruli) dan Keluarga (Sutris) menangani ODGJ.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Keamatan (TKSK) adalah seseorang yang diberi tugas untuk melaksanakan pendampingan sosial dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di tingkat Kecamatan, sebagai tenaga relawan yang direkrut dari unsur Karang Taruna dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) atas dasar kesukarelawan dan keiklasan untuk mengabdi. Eksistensi TKSK sangat diperlukan di wilayah Kecamatan untuk mengisi infra struktur sosial di wilayah ini sejak Pekerja Sosial Kecamatan (PSK) tidak didayagunakan.

Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) adalah perorangan, keluarga atau kelompok masyarakat yang sedang mengalami hambatan sosial, moral dan material baik yang berasal dari dalam maupun luar dirinya sehingga tidak dapat melaksanakan fungsinya untuk memenuhi kebutuhan minimum baik jasmani, rohani maupun sosial, oleh karenanya memerlukan bantuan orang lain atau pemerintah untuk memulihkan/ dapat melaksanakan fungsi sosialnya.

Berkat kerja sama Tenaga sosial kecamatan kunir, Kepala desa, perangkat dan keluarganya. Angga Purwanto bisa di berangkatkan ke RSJ Lawang dengan lancar untuk pengobatan medis. Harapan keluarga pasien nanti setelah pulang dari pengobatan Rumah Sakit Jiwa Radjiman Widiodiningrat Malang (RSJ), Angga Purnama (anak yang sedang mengalami gangguan Jiwa) bisa pulih sedia kala sehingga bisa bisa bekerja lagi seperti biasanya yaitu kesawah memetik jagung ikut dengan orang pedagang jagung sayur. Begitulah harapan keluarga Angga Purnama merujuk ke Rumah Sakit Jiwa Malang. (Joni)

Senin, 12 Maret 2018

Kegiatan Sosial Donor Darah Desa Sukosari

Ketua KIM Kunir Mas lagi donor darah

Kunir, 12 Maret 2018. Sebagai desa yang di merupakan desa siaga , desa Sukosari mempunyai berbagai kegiatan yang menunjang terciptanya sebagai desa siaga yang mandiri. Adapun salah satu dari kegiatan tersebut adalah kegiatan sosial donor darah.
Iswanto selaku kepala desa Sukosari berharap kegiatan ini bisa dipaksakan rutin dan berkelanjutan mengingat donor darah sangat membantu bagi pasien yang membutuhkan, lebih lanjut kades meminta semua staf desa jangan lebih giat mensosialisasikan kegiatan donor darah ini agar masyarat mulai mau peduli tentu saja ajakan ini dimulai dengan kesadaran perangkat sendiri untuk mendonorkan darahnya.

Kegiatan ini dilaksanakan di desa Sukosari sebagai kegiatan rutin yang pekaksanaannya dilakukan tiap 3 bulan sekali. Kegiatan donor darah ini melibatkan bayak pihak , terutama pengurus desa siaga yang menangani tersedianya darah yang dibutuhkan untuk masyarakat terutama bagi ibu hamil , termasuk ponkesdes juga kader- kader desa.
Adapun penentuan jadwal pelaksanaan donor darah bidan desa selaku pengelola ponkesdes berkoorginasi dengan PMI . Pemberitahuan untuk pendonor sendiri dilakukan oleh pemerintah desa melalui RT ,RW dan kader desa. Jadwal pelaksanaan kegiatan  petugas stanby dibalai desa dengan mobil PMI  dimulai jam 08.00 sampai jam 12.00. (Senifah)

Rabu, 07 Maret 2018

Serap Aspirasi Bebas Narkoba

(Sambutan Kepala SMPN 2 Kunir)
Kunir, 07 Maret 2018, Serap aspirasi bebas narkotika yang hari ini dilaksanakan di SMPN 2 KUNIR desa Kabuaran dengan narasumber Bapak Suikhsan selaku anggota dewan yang didampingi oleh Bapak Khuzaini Kapolsek Kunir, Sudirman, Danramil Kunir, Kepala Sekolah dan Kepala desa Kabuaran. Dihadiri oleh semua guru dan karyawan SMPN 2 KUNIR yang jumlahnya 30 orang. Pak Suikhsan menjelaskan bahwa perkembangan jenis narkoba begitu pesat, Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat hampir tiap tahun muncul narkoba jenis baru. Kemunculan narkoba bentuk baru ini tentulah sangat berbahaya bagi masyarakat yang awam. Yang sangat dikhawatirkan akhir-akhir ini banyak pengedar yang bertransaksi dengan pelajar dengan begitu di masa depan yang akan datang generasi muda akan hancur, hal ini juga akan memicu pada peningkatan tindakan kriminalitas karena banyak pengangguran, kecanduan obat-obatan terlarang, minuman keras, dll.
(Sambutan Bapak Suikhsan)
Banyak para pengedar yang menggunakan modus-modus tertentu yang sangat bagus sehingga sulit dideteksi oleh pihak yang berwajib, meskipun sudah banyak para pengedar yang tertangkap tetapi masih banyak pengedar yang berkeliaran dan sekarang yang mmenjadi sasarannya adalah pelajar, apalagi sekarang teknologi sudah berkembang pesat hampir semua pelajar mahir menggunakan alat komunikasi yang canggih, untuk mengatasi semua itu dihimbaukan kepada pihak sekolah untuk memberikan sosialisasi kepada wali murid karena sangat berperan penting untuk memberikan pengawasan yang lebih intensif kepada anak-anaknya dan memberikan motivasi kepada siswa agar tidak menyentuh obat berbahaya tersebut karena dapat merusak organ dan bisa menyebabkan kematian. Diharapkan juga terutama saat di sekolah kepada dewan guru untuk memberikan pengawasan yang lebih efisien dan selalu memberikan motivasi guna menyongsong masa depan yang cerah bagi semua siswanya. Dari apa yang disampaikan beliau sangatlah benar dijaman sekarang ini teknologi sudah berkembang pesat kalau kita tidak bisa mengontrol diri kita masing-masing maka akan mudah terjerumus ke hal-hal yang negatif. Semoga yang disampaikan Beliau bisa bermanfaat bagi kita semua.


Senin, 05 Maret 2018

Apel Ikrar Anti Narkoba


Hari Senin, 05 Maret 2018 pukul 10.00 WIB anggota TNI Ramil 0821/13 Kunir bersama anggota Polri dari Polsek Kunir dan guru dan staf SMK Miftahul Islam Kunir telah melaksanakan ikrar gerakan anti narkoba di SMK Miftahul Islam Kunir, yang diikuti oleh siswa-sisiwi SMK Miftahul Islam Kunir untuk mewujutkan diwilayah Kecamatan Kunir bebas dari anti narkoba.

Dikarenanakan narkoba di Negara RI sudah meraja rela maka kami selaku muspika Kecamatan Kunir untuk bekerja sama dengan pihak - pihak sekolah se-Kecamatan Kunir untuk melaksanakan ikrar anti narkoba biar korban di dunia ini berkurang dari ancaman narkoba.

"Apabila disalahgunakan kandungan dexteometrofan bisa membuat si pemakai berimajinasi, bahkan jika penggunaan di luar dosis secara terus menerus dapat merusak ginjal,” jelasnya. Ia juga berharap ikrar ini tidak hanya sebagai simbolis saja, tetapi bisa dijadikan sebagai motivasi agar siswa dan siswi di wilayah Kecamatan Tekung untuk tidak melakukan penyalahgunaan Narkoba.


Adapun kegiatan ini untuk menghindarkan pemuda pemudi memakai narkoba dan ancaman narkoba adalah nyawa, kegiatan ini ingin menyukseskan bahwa diwilayah Kecamatan Kunir bebas dari anti narkoba dan kegiatan ini didukung penuh oleh pihak-pihak sekolah. (Ali)

Sabtu, 03 Maret 2018

Rapat Pleno Terbuka Pemilu Tahun 2018

(Sambutan Bapak Sholikin)
Kunir, 03 Maret 2018. hari ini pada pukul 08.00 wib dilaksanakan Rapat Pleno Terbukatentang Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang Tahun 2018 bertempat di balai desa Karanglo yang dihadiri oleh Bapak Sunarto, Bapak Solikin, Endik, jumaiyah koko, dan Yopi, dan segenap 30 orang undangan. Bapak solikin menyampaikan bahwa pilgub dan pilkada tahun ini harus bisa dilaksanakan dengan sukses, PPS memiliki tanggung jawab yang sangat besar dalam menjalankan tugas harus memiliki bekal dan ilmu pengetahuan yang baik terkait tupoksi, karena amanah harus bisa dijalani dengan baik. Semua anggota PPS mesti berkinerja yang tinggi, aktivitas PPS dapat terinci diantaranya membantu KPU Kabupaten/Kota dan PPK dalam melakukan pemutakhiran data pemilih, daftar pemilih sementara, daftar pemilih hasil perbaikan dan daftar pemilih tetap serta membentuk KPPS.
(Anggota PPS)
Selain itu juga melakukan verifikasi dan rekapitulasi dukungan calon perseorangan, mengangkat petugas pemutakhiran data pemilih, mengumumkan daftar pemilih, menerima masukan dari masyarakat tentang daftar pemilih sementara, melakukan perbaikan dan mengumumkan hasil perbaikan daftar pemilih sementara. Beliau juga mengharapkan agar semua anggota PPS yang sudah dilantik bersemangat dalam menjalankan tugas dan menjalin komunikasi serta berkoordinasi dengan PPK dan pihak yang terkait. Begitulah yang disampaikan beliau, semoga dengan apa yang telah disampaikan bisa memberikan motivasi pengetahuan dan semangat dengan tujuan mensukseskan PILGUB dan PILKADA tahun 2018.