SLOGAN KIM LUMAJANG

APA KABAR KIM LUMAJANG? MAJU TERUS, TANPA PAMRIH UNTUK LUMAJANG..!!!

BAKTI SOSIAL KIM KUNIR MAS BERSAMA SMK MIFTAHUL ISLAM

Kunir (Sabtu, 19 Maret 2016) KIM KUNIR MAS bekerja sama dengan KIM SINAR HARAPAN dan KLINIK MATA "TRITYA" Surabaya mengadakan bakti sosial pengobatan mata gratis yang ditempatkan di SMK Miftahul Islam Kunir.

Perkebunan Buah Naga Di Kunir

Suasanan Panen raya Kebun Buah Naga di Desa Kabuaran Kecamatan Kunir Kab. Lumajang.

BATIK KHAS KEC. KUNIR KAB. LUMAJANG

Batik Khas Kunir yang dihasilkan oleh NANIA MAKARTI JAYA yang di kelolah oleh Bpk. Munir sekarang ini sangat terkenal di kabupaten Lumajang.

ARTEFAK KUDA KENCAK SITUS KEDUNGMORO

Ditemukan relief di Desa Kedungmoro Kec. Kunir Kab. Lumajang tepatnya di lahan pembuatan batu bata. Lahan tersebut milik Bapak Tirsam di Dusun Kedungsari Desa Kedungmoro disewakan kepada Bapak Mulyono selama 4 tahun untuk pembuatan batu bata. Awal mula ditemukan oleh Bapak Supri pada hari kamis 10 oktober 2013 sekitar jam 10 pagi

Produk Unggulan Kripik Pisang Kulit (KPK)

KIM KUNIR MAS Kec. Kunir untuk membuat kripik pisang dengan kulitnya.

Sabtu, 28 April 2018

Memperingati Hari Kartini di Sekolah

Siswa Siswi dan Dewan Guru SMK Mifis
            Kunir, 27 April 2018. Siswa-siswi yang berasal dari SMK Miftahul Islam Kunir menggelar berbagai kegiatan unik dan menarik di lapangan tengah sekolah yang diikuti oleh seluruh pelajar, bapak/ibu guru serta karyawan dengan mengangkat Tema “ Pesona Jiwa Kartini “, dalam rangka memeriahkan Hari Kartini. Ratusan siswa putri berpakaian kebaya nasional dan siswa putra berpakaian daerah/batik terlihat ekspresi gembira terpancar dari raut wajah mereka. Tidak sedikit diantara mereka yang kesulitan berjalan karena tidak terbiasa mengenakan pakaian kebaya yang biasanya menggunakan pakain seragam.

           
 “Menurut Kepala Sekolah yaitu Drs. Sasmito, acara itu bertujuan guna mengenang jasa pahlawan nasional Ibu RA. Kartini yang telah membangkitkan emansipasi wanita dan memperjuangkan kaum wanita. Adapun Kegiatannya yaitu: apel memperingati ahri kartini dan fashion show” demikian ungkap  Waka Kesiswaan M. Mery Arwan, S.Sos.
            Banyak manfaat yang bisa didapat melalui peringatan ini, yaitu mempererat pertemanan dan tentunya mengingat lagi perjuangan seorang Kartini dalam memperoleh pengakuan atas emansipasi wanita. Diharapkan selain agar tidak lupa akan perjuangan Kartini juga menjadi contoh yang luar biasa untuk wanita – wanita Indonesia terutama di SMK Miftahul Islam Kunir. Lalu peringatan ini pun dihayati secara lahir maupun batin untuk menghargai jasa – jasa pahlawan kita yang berjuang untuk membela tanah air, nusa, dan bangsa.
Setiap tahun SMK Miftahul Islam Kunir menyelenggarakan kegiatan memperingati Hari Kartini, tetapi tahun ini dibuat konsep yang sedikit berbeda dari tahun yang lalu. Yaitu, Menggelar fashion show dengan berpakaian kebaya bagi pelajar putri dan pakaian daerah/batik bagi pelajar putra dengan tujuan agar anak-anak bisa senang tetapi tidak meninggalkan nilai karakter bangsa dan kearifan lokal.


lomba feshion show siswa siswi 
Lomba fashion show bagi siswa-siswi SMK Miftahul Islam Kunir dinilai dari sesuai dengan tema, penampilan, proses berjalan. Panitia menunjuk 3 dewan jurinya dari bapak/ibu guru diantaranya yaitu Siti ufariah, S.Pd, Dedi Yulianto, S.Pd, Nurul Dwi Nurhayati, S.Pd. Penilaian dilaksanakan subyektif dan mengandung unsur humor yang bisa mempererat kekeluargaan antar guru dan karyawan. Banyak kesan kesan lucu pada sewaktu kegiatan seperti salah satunya pada waktu pemilihan dimas diajeng, tidak jarang bagi para peserta yg mengikutui lomba merasa kikuk berjalan di depan dewan juri saat fashion show. (Alvi)

Kamis, 26 April 2018

Pendidikan dan Pelatihan Bagi Penyandang Cacat dan Eks Trauma

kegiatan pelatihan
Kunir 23 April 2018. Dinas Sosial Kabupaten  Lumajang mengadakan program Pendidikan dan Pelatihan Bagi penyandang cacat dan eks trauma yang bertempat di SMKS YP 17.Pelatihan yang di adakan oleh Dinas social kabupaten Lumajang tersebut di laksankan mulai hari senin 23 April 2018 sampai 28 April 2018.Penyandang difabel sebagai peserta pelatihan bersemangat dan berjanji untuk mengikuti sampai selesai sesuai waktu yang telah di tentukan. Setelah acara ini selesai dari dinas social sangat mengharapkan untuk peserta ini dapat mengembangkan apa yang sudah diterima dari pelatihan kali ini. Dari Dinas Sosial kabupaten Lumajang nanti akan juga akan memberikan bantuan berupa Kompresor dan satu paket kunci supaya ilmu yang di dapat bermanfaat dan langsung di terapka di kehidupan sehari hari. Harapan selanjutnya setelah selesai mereka bisa memiliki ilmu dasar tentang servis sepeda motor,dan bisa di praktekan di rumah sehingga,dapat menambah penghasilan. Penyandang cacat dan eks trauma mampu berdiri sendiri dan bias dihandalkan.Joni

Rabu, 25 April 2018

Pengrajin Tampar Desa sukosari

proses pembuatan tampar

Kunir, 22 April 2018 Ditengah-tengah semakin pesatnya perkembangan perindustrian yang canggih dan modern, di desa Sukosari kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang ada sekelompok masyarakat yang masih bertahan dengan memproduksi tampar tradisional secara manual. Mungkin hanya sekitar 10 KK (kepala Keluarga) yang masih bertahan memproduksi tampar trasional sampai saat ini.
Adapun yang diproduksi oleh para perajin ini sebagian besar adalah tampar untuk keperluan tali kendali (jawa:tampar keluan) untuk hewan ternak khususnya sapi dan kerbau. Jarang mereka memproduksi tampar yang berukuran panjang, karena tali kendali hewan ternak sapi dan kerbau umumnya hanya sekitar 1 sampai 10 meter dengan berbagai macam ukuran dan umur hewan ternak yang akan dipasangi tali kendali tersebut.
Pada umumnya bahan mentah yang dipakai untuk membuat tampar tersebut adalah tali plastik rafia. Menurut salah satu perajin yang kami temui, proses pembuatan tali tampar ini tidaklah mudah, harus memiliki ketrampilan dan kesabaran tersendiri. Untuk 1 kilo tali plastik rafia bisa menjadi 5 sampai 6 pasang tampar, karena ukuran dan panjang yang di produksi tidak sama sehingga menentukan jumlah hasil produksi.
Untuk pemasaran tampar tradisional hasil produksi para perajin ini hanya sebatas wilayah kabupaten Lumajang. Harganya bervariasi menurut besar kecilnya 1 pasang tali kendali tersebut. Sebenarnya para pedagang ini berharap bisa memasarkan hasil kerajinannya bisa menembus ke luar kabupaten Lumajang. Namun karena keterbatan hasil produksi dan terbatasnya masyarakat yang memelihara hewan ternak khususnya sapi dan kerbau membuat para perajin ini tidak berani memproduksi secara besar - besaran.
Disinilah mungkin peran pemerintah baik pemerintah desa sampai pemerintah kabupaten Lumajang melalui dinas yang terkait diharapkan mampu mendongkrak para perajin tampar tradisional yang masih tetap bertahan di desa Sukosari ini. Sehingga para perajin tampar trasisional ini bisa meningkatkan hasil produksinya yang secara otomatis akan meningkatkan penghasilan mereka.Nanang






Senin, 23 April 2018

PEMERIKSAAN KEBUGARAN ANAK SEKOLAH (TKJI)


foto siswa SDN karanglo 01
Kunir, 21 april 2018. Pelaksanaan tes kebugaran tingkat anak sekolah dasar di lapangan desa kabuaran yang dihadiri oleh 150 anak, dari SDN kabuaran, SDN karanglo 01 dan SDN karanglo 02, MI karanglo dan MI kabuaran pada anak usia 10 dan 11 tahun atau kelas 4 dan kelas 5. Pada tes ini anak-anak di harapkan mampu untuk mengelilingi lapangan sejauh 1 km, tes dilakukan untuk mengukur jantung paruh anak. jika anak tersebut mampu untuk berlari di harapkan untuk terus berlari tetapi jika ada anak yang tidak mampu untuk berlari hanya berjalan kaki seperti biasanya. Di mulai jam 07.00 sampai jam 10.00. 


                Pelaksanaan tes kebugaran ini di lakukan oleh tim dari puskesmas dan kader kesorga desa. Anak anak sangat antusias untuk mengikuti kegiatan tersebut dari hasil tes kebugaran yang dilakukan masih banyak anak yang masih kurang baik untuk pengukuran jantung paruhnya.Siti
lari mengelilingi lapangan

Lomba Busana Adat Jawa Timur Tingkat PAUD KARTINI desa Kabuaran

(Kepala Desa, Guru, Wali Murid dan murid PAUD KARTINI)
Kunir, 23 April 2018. Dalam rangka memperingati hari Kartini, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) KARTINI menyelenggarakan perlombaan busana adat Jawa timur di Balai Desa Kabuaran. Acara ini dimulai dari pukul 08.00 wib dan dihadiri oleh Bapak Kepala Desa, Guru dan Wali murid dan Murid PAUD KARTINI sebanyak 40 anak. Dalam Perayaan Hari Kartini kali ini, seluruh murid diwajibkan menggunakan pakaian adat jawa timur. Kepala Desa Bapak Solikin menyampaikan bahwa acara ini sangat bagus dan didukung penuh oleh beliau dan beliau berharap ditahun berikutnya acara seperti ini harus dikembangkan. Kepala sekolah mengatakan, perayaan ini merupakan salah satu program dari PAUD KARTINI Agenda ini dilakukan setiap tahun untuk memperkenalkan sosok pahlawan perempuan di Indonesia itu. "Program ini rutin kami lakukan setiap tahun dan ini adalah program Kartini's Day. Acara ini mengenalkan sosok Kartini sebagai pahlawan wanita Indonesia kepada anak didik," jelas Kepala sekolah saat ditemui di lokasi. Menurutnya, pada tahun ini semua anak didik memakai pakaian adat untuk memperkenalkan sejak dini budaya atau etnis di Jawa timur. "Memperkenalkan budaya lokal kepada anak didik sekaligus meminta perhatian orang tua, karena program seperti ini orang tua pasti berpartisipasi," katanya.
( Wali Murid dan Murid PAUD KARTINI)
Terpisah, salah satu orang tua murid, Umi Titik mengaku sangat mengapresiasi kegiatan Kartini's Days ini, karena dapat menambah wawasan anak sejak dini tentang pahlawan wanita dan juga budaya di Jawa Timur "Kita sangat suport, karena ini bagian dari pendidikan agar anak-anak mengetahui Pahlawan Nasionalnya," jelasnya. Umi Titik membeberkan, acara ini bukan hanya sebagai bentuk edukasi, tapi berbagai kegiatan seperti baris berbaris, pawai sambil bernyanyi dan juga fashion show untuk menampilkan bakat anak-anak. "Lucu aja kalau masih anak-anak sudah pintar fashion show layaknya seperti model. Apalagi dengan penampilan unik," sambungnya. Azka Aditya Erlangga, putra pertama dari Umi Titik ini mengutarakan kesenangannya dalam mengikuti lomba fashion show serta memakai baju adat ini. "Senang dan bajunya yang bagus. Saya suka kayak model," ungkapnya sedikit malu-malu. 
Anak-anak PAUD KARTINI sangat berantusias berpartisipasi pada acara fehion show dalam rangka memperingati Hari Kartini, dan para Guru beserta wali murid merasa bangga pada anak-anak mereka. Beliau berharap ditahun berikutnya bisa lebih meriah lagi.

Selasa, 17 April 2018

Pawai kartini desa Jatigono



fesion show ibu ibu pkk dan gm

Kunir, 16 april 2018. Dalam memperingati hari kartini yang bertepatan di hari sabtu tanggal 21 april 2018, pemerintah desa jatigono menggelar acara pawai kartini, namun acara pawai kartini kali ini di selenggarakan pada tanggal 16 april 2018 pada pukul 08.00 sampai dengan selesai. Pawai kartini di buka langsung oleh kepala desa jatigono yakni H. Rudi Prasetyo dengan start di perbatasan desa jatigono dengan kunir kidul menuju balai desa jatigono.
            Untuk memperlancar kegiatan ini pemerintah desa jatigono per tanggal 16 april 2018 tidak melayani pengurusan surat-menyurat dan administrasi kependudukan sebagaimana biasa, agar bias lebih focus dalam menatap kegiatan pawai kartini 2018 kali ini, dan kegiatan pelayanan surat-menyurat dan administrasi kependudukan kembali aktif di hari selasa tanggal 17 april 2018 pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB.

Dalam kegiatan pawai kartini kali ini di ikuti sekitar kurang lebih dari 100 orang peserta, yang terdiri dari perangkat desa jatigono yang berjenis kelamin perempuan dan istri dari seluruh perangkat desa jatigono, tak ketinggalan juga guru TK dan guru PAUD yang ada di wilayah desa jatigono juga ikut andil dalam memeriahkan acara pawai kartini, serta anggota gerbangmas dan seluruh istri dari RT dan RW yang ada di wilayah desa jatigono.
Tujuan diadakannya pawai kartini kali ini tidak lain adalah untuk mengenang jasa kartini dalam memperjuangkan nasib perempuan dimasa penjajahan, antusiasme masyarakat desa jatigono sangat terlihat dengan membludaknya pengunjung yang ingin menyaksikan secara langsung, panas dan terik matahari tidak lagi menjadi halangan bagi masyarakat desa jatigono untuk melewatkan acara pawai kartini 2018.
Memang tidak bisa dipungkiri bahwa desa jatigono cukup lama vakum dalam kegiatan dan memperingati hari besar nasional, hal ini lah yang menjadikan masyarakat desa jatigono sangat merindukan acara acara yang menghibur.Ghofur

Senin, 16 April 2018

Sosialisasi Pinjaman Dana KUR (Kredit Usaha Rakyat) Mikro BNI 2018

(Sambutan Bapak Rohim Kepala Desa Karanglo)
Kunir, 16 April 2018 hari ini pada pukul 20.00 wib diselenggarakan Sosialisasi Pinjaman Dana KUR (Kredit Usaha Rakyat) Miro BNI 2018 yang bertempatkan di balai desa Karanglo. Acara ini dihadiri oleh Bapak Rohim Kepala desa karanglo, Bapak Sunarto, Bapak Solikin, Koko, Yopi, perangkat desa yang lain dan dari pihak Bank BNI serta dihadiri oleh 80 warga. Bapak kepala desa menyampaikan bahwa dengan adanya sosialisasi dari Bank BNI ini nantinya bisa meningkatkan Sumber daya masyarakat desa karanglo agar usaha-usaha yang ada didesa karanglo bisa meningkat untuk kedepannya. Dari pihak bank BNI memberikan penjelasan mengenai pinjaman KUR (Kredit Usaha Rakyat) kepada semua undangan bahwa KUR sendiri merupakan sebuah program pinjaman uang atau pembiayaan yang diberikan kepada para pelaku usaha mikro sebagai tambahan modal usaha. KUR Mikro yang dapat diajukan hingga nilai maksimal sampai Rp25 juta. Sedangkan bagi pengusaha yang membutuhkan modal lebih besar maka bisa mengajukan Kur Ritel dengan pinjaman maksimal hingga Rp500 juta. Untuk tenor atau jangka waktu kredit disesuaikan dengan jenis pinjaman yang diajukan oleh pemohon, apabila kur akan digunakan sebagai kredit modal kerja maka tenor maksimal sampai dengan (36 bulan) 3 tahun, sedangkan untuk jenis kredit investasi dapat memilih jangka waktu hingga 4 tahun.
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh pemohon KUR BNI
Agar pengajuan pinjaman KUR dapat disetujui oleh bank, tentunya pemohon harus bisa memenuhi persyaratan dengan lengkap. Sebagai syarat utama pemohon harus telah memiliki bidang usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan lamanya. Adapun beberapa persyaratan lainnya yang wajib di lengkapi yaitu :
Syarat KUR Mikro BNI
Persyaratan administrasi : 
KTP, Kartu Keluarga, Surat ijin usaha
Tidak diwajibkan memberikan jaminan
Tidak sedang dalam kredit di bank lain.
Untuk proses permohonannya dapat mengajukan kredit usaha rakyat (kur) dengan cara datang langsung ke kantor BNI diwilayah pemohon. Pinjaman dana KUR ini bisa digunakan untuk menambah modal usaha yang diharapkan dapat membantu mengembangkan usahanya. Sumber: Bank BNI
(Warga Desa Karanglo)
3 Macam atau Jenis KUR Bank BNI
KUR yang di salurkan oleh BNI sama halnya dengan KUR melalui BRI yaitu ada 3 jenis, diantaranya adalah KUR Mikro dengan pinjaman Maksimal 25 juta, KUR Ritel dengan pinjaman maksimal Rp500 juta dan KUR TKI dengan pinjaman maksimal Rp25 juta. Sekali lagi sebelum anda mengajukan permohonan pinjaman kredit KUR sebaiknya pastikan bahwa anda tidak sedang memiliki atau mendapatkan kredit dari bank lain. Kini nasabah yang sedang membutuhkan pembiayaan usaha mikro dapat mengajukan pinjaman ke Bank BNI dengan syarat yang mudah dan proses yang cepat.
Berikut ini adalah 3 macam KUR BNI yang dapat anda pilih sesuai dengan kebutuhan :
1.) KUR Mikro Bank BNI
Mulai dari KUR Mikro BNI yang dapat di ajukan oleh nasabah sebagai pembiayaan pengembangan usaha yang sudah berjalan. Untuk jenis ini diberikan pilihan jangka waktu kredit KUR hingga maksimal 4 tahun.
Syarat yang diperlukan berupa : KTP, Kartu Keluarga dan Surat Keterangan Usaha.  Jaminan yang digunakan untuk pembiayaan usaha ini adalah Usaha yang sedang dijalankan. Nasabah dapat mengajukan pinjaman Maksimal Rp25 juta.
2.) KUR Ritel Bank BNI
Yang kedua adalah KUR Ritel yang ditawarkan bank BNI dengan nilai pinjaman antara Rp25 juta sampai dengan Rp500 juta, sedangkan tenor atau jangka waktu maksimal hingga 5 Tahun.
Syarat untuk mengajukan KUR Ritel BNI diantaranya : KTP, NPWP (untuk pinjaman diatas Rp50 juta), Kartu Keluarga, Surat Keterangan Usaha dari Kelurahan. Anda perlu memberikan jaminan untuk pengajuan pinjaman KUR Ritel, jaminannya sesuai dengan ketentuan BNI.
3.) KUR TKI Bank BNI
Tidak jauh berbeda dengan program KUR TKI BRI, demikian pula dengan KUR TKI BNI ini khusus untuk anggota keluarga dari karyawan yang memiliki penghasilan tetap sebagai TKI maka bisa mengajukan kredit ini.
Pinjaman yang dapat diajukan maksimal hingga senilai Rp25 juta dengan (tenor) jangka waktu paling lama 3 tahun.
Persyaratan untuk mengajukan KUR TKI berupa : KTP, Kartu Keluarga, dan Surat Ijin Usaha. Adapun TKI yang dimaksud dalam pinjaman kredit ini yaitu yang TKI bekerja di Singapura, Malaysia, Hongkong, Taiwan, Jepang dan Korea Selatan.
Begitulah yang disampaikan narasumber pihak Bank BNI, Bapak kepala desa karanglo berharap semua masyarakat bisa memahami dan bersemangat untuk mmeningkatkan sumber daya masing-masing.

Air dan Kehidupan




Desa Sukosari Kecamatan Kunir yang mayoritas berprofesi petani sangat membutuhkan air untuk mengolah sawah dan ladangnya, hal inilah yang menggerakkan hati beberapa pemuda sukosari untuk melestarikan dan menjaga keutuhan sumber mata air di desanya.
Menurut salah satu pemuda yang kami temui, sebenarnya ide ini muncul hasil dari cangkrukan ringan sesama teman. Mulailah si pemuda ini bercerita mulai awal kepada kami sebagai penulis.
Kira kira satu tahun yang lalu, seperti biasa kami sering ngobrol atau cangkrukan sesama teman dan tetangga di teras rumah. Ada yg menarik dari obrolan itu, kami bercerita masa lalu masa kecil kami yang lama dihabiskan di desa kecil kami desa Sukosari tercinta. Seperti biasa anak anak kecil di desa hidupnya pasti akrab dengan sawah, hutan, danau, sungai dan lain lain. Di desa kami ada nama salah satu waduk (dam) air yang cukup melegenda di desa Sukosari bagian barat yang berbatasan dengan desa Kunir lor, dam sekak. Ya dam sekak sangat akrab ditelinga anak anak ditahun kelahiran '80-'90an. Dam yang dulu sangat jernih dan dalam, kala itu. Banyak orang tua yang melarang anaknya untuk dekat dekat bermain apalagi mandi di dam sekak tersebut, tapi yang namanya anak anak tetap saja penasaran karena memang dam sekak sering di jadikan anak anak kala itu untuk bermain berenang di sana. Dam sekak mengalir dari barat ke timur melintasi desa sukosari. Sumber air di aliran dam sekak tersebut berpangkal di desa Kaliwungu kecamatan Tempeh. Di sebelah utaranya dam sekak kira kira 300 meter ada aliran sungai yang lebih kecil tapi tidak kalah jernih dengan dam sekak, sungai ini juga mengalir ke timur melintasi sawah ladang  para petani desa Sukosari. Aliran ini berpangkal di sumber air yang berada tepat di belakang SMP Negeri 1 Kunir. Menurut pemuda pemuda ini, dulu aliran ini sering digunakan untuk mandi bagi mereka yang masih terlalu kecil atau yang tidak punya nyali besar untuk berenang di dam sekak. Lain dulu lain sekaran, itulah menurut pendapat para pemuda ini, seiring berjalannya waktu, dulu aliran ini debit airnya melimpah dan jernih, tapi sekarang debit airnya sangat sedikit, di musim penghujan saja kadang tidak mampu mengairi sawah dan ladang yang di lintasinya. Apa lagi untuk mandi, tidak menarik lagi bagi anak anak kecil jaman sekarang.
Dengan melihat kondisi tersebut,  mulailah para pemuda ini melakukan 'risert' kecilnya. Usut punya usut ternyata berkurangnya debit air di sebabkan banyaknya kayu-kayu besar yang mati, semua tau kalau kayu itu sebagai penopang, sebagai penahan sumber air yang ada di bawahnya. Mengetahui hal itu para pemuda ini berfikir bagaimana caranya mengembalikan debit air agar tetap terjaga seperti dulu. Menanami kembali, penghijauan, itulah yang ada di benak mereka, akan tetapi jenis tumbuhan apa yang bisa tumbuh cepat dan bisa bertahan hidup lama? Beringin ( latin : ficus benyamina). Menurut para pemuda ini, mereka banyak menemui di aliran sungai di Lumajang di mana ada pohon beringin besar di bawahnya pasti ad sumber air yg mengalir. Mulailah para pemuda ini membuat bibit-bibit beringin dengan cara mencangkok, setelah 6 bulan berlalu mereka sudah punya puluhan bibit beringin yang siap di tanam.
Minggu, tanggal 13 April 2018 kemarin para pemuda ini melaksanakan penghijauan di sumber air tersebut yang letaknya tepat di belakang SMP Negeri 1 kunir. Walaupun secara geografis letak sumber air itu masuk wilayah desa Kunir lor, namun 100% sungai itu mengalir ke timur melintasi persawahan desa Sukosari. Satu hal yang lebih penting di benak para pemuda ini yaitu menyelamatkan sumber air yang kian hari kian menyusut debitnya, mereka melakukan dengan suka rela, tanpa imbalan, tanpa bayaran, mereka hanya yakin bahwa anak cucu mereka juga berhak menikmati sumber air itu. Di sini penulis hanya bisa berharap masih banyak lagi pemuda pemudi desa Sukosari yang peduli terhadap sumber mata air yang butuh pemeliharaan dan perhatian. Mudah mudahan apa yang sudah di lakukan segelintir pemuda ini bisa memberi manfaat kepada sesama untuk berpuluh puluh tahun ke depan.Senifah

Sabtu, 14 April 2018

Pertemuan Kelas Balita Desa Karanglo

             Kunir, 15 April 2018. Hari ini telah dilaksanakan kegiatan imunisasi dengan sasaran balita sebanyak 43 balita, tingkat kehadiran pada saat ini sejumlah 38 balita. Dengan waktu yang bersamaan posyandu ASOKA dusun sidomulyo desa Karanglo kecamatan kunir. kedatangan tamu dari universitas AKPER Lumajang untuk mengisi materi tentang kelas balita, di kegiatan tersebut dari mahasiswa dan mahasiswi AKPER Lumajang menyampaikan akan pentingnya ASI eksklusif terhadap bayi yang berusia 0 – 6 bulan.

Suasana Kegiatan

            Dari beberapa ibu – ibu yang menghadiri kelas balita tersebut menceritakan tentang bayi yang hanya di kasih asi eksklusif, kalau tidur malam tidak nyenyak” karena bayi masih merasa lapar”, bayi ngrengek terus tidak bisa tidur, kalau diberi makan bayi tidak merengek dan bisa tidur nyenyak.

            Di kutip dari  cerita ibu – ibu tadi, masih banyak dari  masayarakat salah tentang pemberian makanan kepada bayi. Padahal bayi yang berusia 0 – 6 bulan, usus dan lambung bayi tidak bisa mencerna makanan selain air susu. Pelaksanaan imunisasi dan kelas balita desa karanglo di akhiri dengan menyanyikan lagu anak – anak. (Ali)

Rabu, 04 April 2018

LINGKUNGAN BERSIH DAN INDAH DESA JATIMULYO


Kunir, minggu 01 april 2018 telah di laksanakan agenda kerja bakti serentak. Semua anggota prangkat desa yang terdiri dari 10 orang,kader gerbang mas dan pkk yang terdiri dari empat dusun,yaitu untuk dusun pandan sari 6 orang,dan dusun ampel gading 7 orang,dusun sumber wongso 6 orang,dusun tunjung sari satu 7 orang,tunjung sari dua 6 orang, dan tak lupa pak kades dan bu kades ikut serta dalam kegiatan keja bakti yang rutin dilaksanakan setiap minggunya. semua kader dan prangkat desa melaksanakan kerja bakti di seluruh jalan protokol yang ada d dusun pandan sari,sumber wongso dan ampel gading. Kegiatan ini rutin dilaksanakan guna untuk menjaga lingkungan untuk tetap bersih dan indah dan menciptakan kerukunan dan gotong royong antar masyarakat. Setiap minggunya tempat selalu berpindah dari dusun satu ke dusun lainnya, 


        dalam pelaksanaan kerja bakti masyarakt sekitar ikut serta dan sangat antusias, tidak hanya swadaya tenaga, masyarakat juga swadaya makanan/ minuman untuk orang yang mengikuti kerja bakti di lingkungannya. Satriyah