SLOGAN KIM LUMAJANG

APA KABAR KIM LUMAJANG? MAJU TERUS, TANPA PAMRIH UNTUK LUMAJANG..!!!

BAKTI SOSIAL KIM KUNIR MAS BERSAMA SMK MIFTAHUL ISLAM

Kunir (Sabtu, 19 Maret 2016) KIM KUNIR MAS bekerja sama dengan KIM SINAR HARAPAN dan KLINIK MATA "TRITYA" Surabaya mengadakan bakti sosial pengobatan mata gratis yang ditempatkan di SMK Miftahul Islam Kunir.

Perkebunan Buah Naga Di Kunir

Suasanan Panen raya Kebun Buah Naga di Desa Kabuaran Kecamatan Kunir Kab. Lumajang.

BATIK KHAS KEC. KUNIR KAB. LUMAJANG

Batik Khas Kunir yang dihasilkan oleh NANIA MAKARTI JAYA yang di kelolah oleh Bpk. Munir sekarang ini sangat terkenal di kabupaten Lumajang.

ARTEFAK KUDA KENCAK SITUS KEDUNGMORO

Ditemukan relief di Desa Kedungmoro Kec. Kunir Kab. Lumajang tepatnya di lahan pembuatan batu bata. Lahan tersebut milik Bapak Tirsam di Dusun Kedungsari Desa Kedungmoro disewakan kepada Bapak Mulyono selama 4 tahun untuk pembuatan batu bata. Awal mula ditemukan oleh Bapak Supri pada hari kamis 10 oktober 2013 sekitar jam 10 pagi

Produk Unggulan Kripik Pisang Kulit (KPK)

KIM KUNIR MAS Kec. Kunir untuk membuat kripik pisang dengan kulitnya.

Selasa, 31 Maret 2015

BIMTEK KIM SE KABUPATEN LUMAJANG

Kegiatan BIMTEK KIM Se-Kabupaten Lumajang
(Selasa, 31 Maret 2015). Untuk dapat menyajikan informasi yang akurat dan dapat dipercaya, Kelompok Informasi Masyarakat ( KIM ) se Kabupaten Lumajang yang terdiri dari 21 Kelompok Informasi Masyarakat mendapat bimbingan teknik ( Bimtek ) dari Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Lumajang pada Selasa 31 Maret 2015.  Bimbingan teknik diselenggarakan untuk membantu Kelompok Informasi Masyarakat, dalam menyajikan laporan, liputan berita, informasi potensi dalam bentuk tulisan.

Bimbingan Teknik bagi Pengurus Kelompok Informasi Masyarakat se Kabupaten Lumajang, dibuka  oleh Drs. Bambang Hermanto  Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Lumajang. Kabag Humas dalam sambutannya berharap  kepada seluruh  peserta Bimtek untuk dapat mengaplikasikan hasil dari Bimtek yang dilaksanakan  di Aula Humas Pemkab Lumajang tersebut. Sehingga masyarakat dapat menerima informasi yang sebenarnya.

Bimbingan Teknik Jurnalistik dasar dipandu oleh Bapak Nirwan dari Kesbangpol Pemerintah Kabupaten Lumajang, dan bimbingan teknik dipaparkan dalam bentuk teori dan praktek penulisan. Peserta Bimtek yaitu Kelompok Informasi Masyarakat yang berasal dari 21 Kecamatan se Kabupaten Lumajang yang masing masing KIM mengirimkan anggota nya sebanyak 10 orang pengurus.


Pada paparannya Nirwan menjelaskan, peran penting Kelompok Informasi Masyarakat dalam penyampaian berita kepada masyarakat, sehingga diperlukan ketrampilan dalam penulisan dan penyajian berita yang hendak disampaikan. Penulisan  dan penyajian berita tidak hanya memperhatikan format penulisan, tetapi juga memperhatikan etika, kejujuran dan kebenaran akan sebuah berita. Dengan demikian berita yang disampaikan menjadi suatu berita yang terpercaya. Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kunir Mas.

Selasa, 10 Maret 2015

Khasiat Kulit Buah Pisang

Jangan Buang Aku
(Kulit Pisang)
Kandungan unsur gizi dalam kulit pisang cukup lengkap, antara lain seperti karbohidrat, protein, lemak, kalsium, zat besi, fosfor, bebebapa vitamin seperti B dan C, serta air. Kesemua unsur ini dapat bermanfaat sebagai sumber energi juga antibodi bagi tubuh manusia.

Kandungan kimia kulit pisang
Kulit pisang mengandung air dalam jumlah besar yaitu mencapai 68,90 %, unsur kedua yg terkandung cukup besar dalam kulit pisang yaitu karbohidrat sebesar 18,50 %. Sisanya terdiri dari protein, zat besi dan unsur lainnya. Dibawah ini adalah komposisi lengkap unsur-unsur kimia dalam 100 g kulit pisang. : 

Zat Gizi
Kadar
Air (g)
68.90
Karbohidrat (g)
18.50
Lemak (g)
2.11
Protein (g)
0.32
Kalsium (mg)
715
Fosfor (mg)
117
Zat Besi (mg)
1.60
Vitamin B (mg)
0.12
Vitamin C (mg)
17.50
Balai penelitian dan pengembangan Industri, Jatim Surabaya (1982)

Kandungan senyawa kimia kulit pisang, antara lain: 
1. Tanin 
Senyawa kimia ini banyak ditemukan pada sumber makanan dan minuman familiar pada tiap rumah tangga seperti kopi, teh dan lain-lain. Salah satu manfaat senyawa tanin adalah memiliki potensi kemampuan sebagai antibakteri. Berfungsi pula sebagai antiseptik karena kemampuannya untuk mengendapkan protein. 

2. Lignin 
Kulit pisang juga mengandung serat tak larut dalam air jenis Lignin. Senyawa ini dapat membantu menjaga kesehatan usus besar dari kemungkinan terserang kanker, mencegah adanya batu empedu serta membuang asam empedu. Baik untuk penderita diabetes. Juga untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. 

3. Polifenol 
Zat kimia ditemukan dibanyak tanaman dengan fungsi sebagai antioksidan. Bermanfaat untuk mengatasi radikal bebas dalam tubuh serta untuk mengatasi berbagai penyakit degeneratif seperti penyakit jantung, kanker maupun pembuluh darah bermasalah seperti penyumbatan dll. serta disebut pula mampu menekan kemungkinan seseorang mengalami sakit Alzheimer. 

4. Karotenoid 
Senyawa kimia ini banyak dijumpai pada beberapa tanaman dan buah berwarna merah kekuningan hingga jingga seperti pada wortel dan tomat. Fungsi utama sebagai antioksidan dan vitamin A untuk menjaga kesehatan mata serta membantu memulihkan berbagai bentuk inflamasi (peradangan) khususnya pada bagian kulit. 

5. Mineral 
Dalam kulit pisang juga ditemukan berbagai mineral penting antara lain, Calcium (Kalsium), Phosphorus (Fosfor), Potassium (Kalium), Sodium (Natrium, Iron (Besi), Vitamin B6, Vit.B12, Magnesium. Mineral tersebut memiliki manfaat penting untuk kesehatan tubuh manusia.

Buah Pisang 

Manfaat Kulit Pisang Untuk Tubuh.
Dengan kandungan kulit pisang yang disebutkan diatas, tidak salah bila kulit pisang juga dapat memberikan sejumlah manfaat untuk tubuh. Dibawah ini adalah beberapa manfaat kulit pisang yg bisa anda maksimalkan: 
Dapat meningkatkan kadar serotonin, serotonin merupakan neurotransmitter monoamina yg terutama ditemukan pada gastrointestinal (GI) saluran dan sistem saraf pusat (SSP). fungsi dari serotonin ini adalah untuk mengatur kerja usus, serta untuk regulasi suasana hati, selera makan, tidur, kontraksi otot dan sebagainya.
  1. Baik untuk meningkatkan kesehatan mata dan melindunginya dari katarak.
  2. Dapat bersifat sebagai antioksidan alami.
  3. Mengurangi resiko degenerasi makula*.
  4. Dapat memurnikan air serta logam berat dalam tubuh.
  5. Membantu meredakan nyeri dan mempercepat penyembuhan luka.
  6. Mengatasi gatal pada kulit akibat gigitan nyamuk.
  7. Dapat menghaluskan kulit.
  8. Dapat digunakan untuk mengobati kutil.
  9. Kulit pisang dapat menyembuhkan sakit kepala, caranya dengan menumbuk kulit pisang lalu menempelkannnya pada bagian dahi. 
Setelah kita tahu banyak sekali manfaat kulit pisang, maka KIM Kunir Mas Kec. Kunir Kab. Lumajang membuat Kripik Pisang Kulit (KPK). Adapun pemasarannya melalui pameran, penjualan online, toko-toko besar, dll. 

Kamis, 20 November 2014

PELATIHAN LANJUTAN (ANEKA KRIPIK)

Pelatihan di hari kedua hari kamis tanggal 20 Nopember 2014 di pandu oleh Ir.suhardi dari BPPT Malang yang menyajikan cara pemilihan bahan baku kripik sehingga nantinya akan diperoleh kripik dengan kualitas enak dan tingkat kadaluarsa yang lama.
Proses pembuatan kripik

Untuk itu beliau sangat menenekan kualitas bahan baku ini sebagai upaya menekan kerugian finansial pelaku produksi bahan pertanian ini yang cenderung mudah rusak karena beberapa faktor misalnya karena terlalu masak sehingga kadar gulanya meningkat yg menyebabkan kripik akan mudah rusak.

Lain dari itu sesuai dengan permintaan peserta agar di berikan tips membuat kripik tales. Supaya tidak gatal, tips yg beliau berikan yaitu:
  • Tales harus benar-benar cukup umur 
  • tales sblm di olah upayakan di layukan/ di jemur sekitar 2 hari

Demikian itu setelah di praktekan hasil betul2 mengagumkan kripik tales tidak gatal dan renyah sekali. ketika digigit terasa kreeeesssssss.


Pelatihan di akhiri dg praktek proses membuat aneka kripik Tales, Ketela ungu, Singkong, dan Sukun. Hasilnya benar-benar berbeda baik tektur kripik dan rasa benar-benar menggugah selera.

Rabu, 19 November 2014

Pelatihan Peningkatan Mutu Produk Industri Kecil (Aneka Kripik)

Kunir-Lumajang, (19/11). Pelatihan peningkatan mutu produk Industri kecil berupa aneka kripik yang diadakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) bekerja sama Dinas kesehatan (DISKES) Kab. Lumajang memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk membuat aneka keripik dengan bahan ubi-ubian dan pisang. Adapun pelaksanaannya hari rabu-kamis tanggal 19-20 Nop'14 di Balai Desa Kunir Lor. Acara tersebut dibuka oleh sekretaris DISPERINDAG Kab. Lumajang. Dalam sambutanya Ka. DISPERINDAG yang dibacakan oleh SEK.DISPERINDAG berpesan sebagai pelaku industri, masyarakat mau tidak mau kita harus mempersiapkan diri menghadapi MEA (MASYARAKAT EKONOMI ASEAN). 
Suasana Pelatihan (pembinaan/pemberian materi)

Pada KTT ke-12 ASEAN di Cebu, Filipina, pada Januari 2007, komitmen untuk mewujudkan Komunitas ASEAN dipercepat dari tahun 2020 menjadi tahun 2015 dengan ditandatanganinya “Cebu Declaration on the Acceleration of the Establishment of an ASEAN Community by 2015”. Tujuan dari pembentukan Komunitas ASEAN adalah untuk lebih mempererat integrasi ASEAN dalam menghadapi perkembangan konstelasi politik internasional. ASEAN menyadari sepenuhnya bahwa ASEAN perlu menyesuaikan cara pandangnya agar dapat lebih terbuka dalam menghadapi permasalahan-permasalahan internal dan eksternal.
Negara-negara ASEAN memproklamirkan pembentukan komunitas ASEAN (ASEAN Community) yang terdiri atas tiga pilar yaitu: 
  1. Komunitas Keamanan ASEAN (ASEAN Security Community/ASC), 
  2. Komunitas Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Community/AEC), dan 
  3. Komunitas Sosial-Budaya ASEAN (ASEAN Socio-Cultural Community/ASCC). 

Tiga pilar pendukung tersebut akan menjadi paradigma baru yang akan menggerakkan kerjasama ASEAN ke arah sebuah komunitas dan identitas baru yang lebih mengikat.

Komunitas Ekonomi ASEAN (AEC - ASEAN Economic Community 2015)
AEC 2015 akan diarahkan kepada pembentukan sebuah integrasi ekonomi kawasan dengan mengurangi biaya transaksi perdagangan, memperbaiki fasilitas perdagangan dan bisnis, serta meningkatkan daya saing sektor UMKM. Pemberlakuan AEC 2015 bertujuan untuk menciptakan pasar tunggal dan basis produksi yang stabil, makmur, berdaya saing tinggi, dan secara ekonomi terintegrasi dengan regulasi efektif untuk perdagangan dan investasi, yang di dalamnya terdapat arus bebas lalu lintas barang, jasa, investasi, dan modal serta difasilitasinya kebebasan pergerakan pelaku usaha dan tenaga kerja. Implementasi AEC 2015 akan berfokus pada 12 sektor prioritas, yang terdiri atas tujuh sektor barang (industri pertanian, peralatan elektonik, otomotif, perikanan, industri berbasis karet, industri berbasis kayu, dan tekstil) dan lima sektor jasa (transportasi udara, pelayanan kesehatan, pariwisata, logistik, dan industri teknologi informasi atau ­e-ASEAN).
Strategi dan persiapan yang selama ini telah dilakukan oleh para stakeholder yang ada di Indonesia dalam rangka menghadapi sistem liberalisasi yang diterapkan oleh ASEAN, terutama dalam kerangka integrasi ekonomi memang dirasakan masih kurang optimal. Namun hal tersebut memang dilandaskan isu-isu dalam negeri yang membutuhkan penanganan yang lebih intensif. Di samping itu, seiring perkembangan waktu, Indonesia dengan potensi sumber daya yang melimpah membawa pergerakannya ke arah yang lebih maju lagi.
Untuk itu, mulai dari sekarang baik mutu makanan dan kemasan harus bisa bersaing dengan produk dari luar negri di tahun 2015 nanti. Pemateri pertama disampaikan dari Dinas Kesehatan Kab. Lumajang yg banyak menekankan pentingnya mengetahui BTP (Bahan Tambahan Makanan) yang diperbolehkan dan yang dilarang agar makanan yang kita produksi dapat diterima oleh konsumen serta tidak membahayakan kesehatan.

Indah Kusumawati dari DINKES Kab. Lumajang

Selain itu seksi  farmasi makan dan minuman "Indah Kusumawati" berpesan, agar industri kecil yang belum memiliki ijin PIRT segera mengurus ijin ke DINKES. Karena untuk sa'at ini biaya kepengurusannya masih gratis dan produk kita dapat bersaing pada Pasar Global/MEA 2015. Beliau mengakhiri dengan himbauan agar masyarakat segera ke  DINKES KAB.LUMAJANG, untuk diberi pelayanan lanjutan. (Adi/Ali)

Selasa, 18 November 2014

PENETAPAN DESA WISATA DI KECAMATAN KUNIR

Sebagai tindak lanjut program bupati Lumajang DR.SYAHROJAD MASDAR.MA, hari ini jam 11.00 bertempat di pendopo kecamatan kunir telah diadakan RAKOR antara dinas budaya dan pariwisata kabupaten Lumajang dengan semua kepala desa se-kecamatan kunir  telah menetapkan desa jatimulyo sebagai desa wisata kecamatan kunir. 
Rapat Koordinasi Perumusan Calon Desa Wisata Di Pendopo Kec. Kunir 
Pantai Selatan Pulau Jawa 

Dalam rakor tersebut camat kunir SUYONO.SH menyampaikan bahwa pariwisata sangatlah erat kaitanya dengan laju pertumbuhan ekonomi suatu daerah dengan pariwisata ini di harapkan para pelaku ekonomi termasuk UMKM dapat meningkan produksi dan pendapatanya untuk Camat Kunir berpesan agar kita menjaga sikap yang baik agar para tamu yg datang menjadi betah dan dapat datang kembali terutama keamanan dan kenyamanan para wisatawan.
Pantai Pak Rupah, Desa Jatimulyo Kec. Kunir
Tak salah bila laut selatan yang sering di sebut pantai PAK RUPAH ini menjadi icon wisata kecamatan Kunir, selain deburan ombaknya bagai nyanyian alam juga pesisirnya yg luas bagai tanpa batas. Selamat untuk rakyat jatimulyo semoga dengan di tunjuknya sebagai desa wisata warganya makin makmur dan sejahtera.
Panorama Indah Pantai Selatan