SLOGAN KIM LUMAJANG

APA KABAR KIM LUMAJANG? MAJU TERUS, TANPA PAMRIH UNTUK LUMAJANG..!!!

BAKTI SOSIAL KIM KUNIR MAS BERSAMA SMK MIFTAHUL ISLAM

Kunir (Sabtu, 19 Maret 2016) KIM KUNIR MAS bekerja sama dengan KIM SINAR HARAPAN dan KLINIK MATA "TRITYA" Surabaya mengadakan bakti sosial pengobatan mata gratis yang ditempatkan di SMK Miftahul Islam Kunir.

Perkebunan Buah Naga Di Kunir

Suasanan Panen raya Kebun Buah Naga di Desa Kabuaran Kecamatan Kunir Kab. Lumajang.

BATIK KHAS KEC. KUNIR KAB. LUMAJANG

Batik Khas Kunir yang dihasilkan oleh NANIA MAKARTI JAYA yang di kelolah oleh Bpk. Munir sekarang ini sangat terkenal di kabupaten Lumajang.

ARTEFAK KUDA KENCAK SITUS KEDUNGMORO

Ditemukan relief di Desa Kedungmoro Kec. Kunir Kab. Lumajang tepatnya di lahan pembuatan batu bata. Lahan tersebut milik Bapak Tirsam di Dusun Kedungsari Desa Kedungmoro disewakan kepada Bapak Mulyono selama 4 tahun untuk pembuatan batu bata. Awal mula ditemukan oleh Bapak Supri pada hari kamis 10 oktober 2013 sekitar jam 10 pagi

Produk Unggulan Kripik Pisang Kulit (KPK)

KIM KUNIR MAS Kec. Kunir untuk membuat kripik pisang dengan kulitnya.

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 November 2018

Imunisasi Difteri Di SMK Roudlotus Sholihin Kunir


Kunir, 29 November 2018. Dinas kesehatan kabupaten lumajang melanjutkan program pencegahan difteri dikalangan para pelajar. Melalui pukesmas kunir sebagai pelaksana tugas program pencegahan penyakit difteri dikecamatan kunir mendatangi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Roudlotus Sholihin yang beralamat di Jl. Kpt. M. Adak No. 2 Desa Dorogowok Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang.
Dalam pelaksanaannya pukesmas kunir mengirimkan 3 petugas untuk mengunjungi SMK Roudlotus sholihin guna memberikan imunisasi difteri pada peserta didik di SMK. Tepat pukul 09.00 WIB petugas sudah tiba dilokasi dan disambut hangat oleh para guru di SMK.
Imunisasi difteri dilakukan pada siswa kelas X jurusan bisnis daring dan pemasaran terlebih dahulu hingga berakhir pada kelas XII.
Tak jarang siswa yang takut pada saat petugas memasuki kelas mereka, namun sebelum imunisasi dimulai para petugas memberikan motivasi mengenai pentingnya imunisasi ini untuk mencegah penyakit difteri dikalangan pelajar, sehingga rasa takut yang ada didalam benak siswa sedikit sirna dan akhirnya mereka mengikuti acara ini dengan tertib dan semangat.
Setelah acara selesai para petugas berpesan kepada seluruh peserta didik untuk senantiasa menjaga kebersihan baik dilingkungan sekolah, pesantren dan lingkungan rumah serta dengan menerapkan pola hidup sehat dimanapun dan kapanpun agar terhindar dari berbagai macam penyakit yang ada disekitar. (Ghofur)

Sabtu, 10 November 2018

PENDIDIKAN KETERAMPILAN HIDUP BERSAMA STAPA SAMPOERNA DI DESA KARANGLO

( Penanaman Pohon Bersama Kepala Desa Karanglo )
Kunir, 10 Nopember 2018 hari ini sabtu pukul 08.00 wib diselenggarakan kegiatan pendidikan keterampilan hidup bagi anak petani dalam upaya pencegahan pekerja anak di area pertanian tembakau melalui rumah kreasi. Dengan diadakan penanaman pohon tepatnya di Dusun Sumber Pudak Desa Karanglo, kegiatan ini diikuti oleh Kepala Desa Karanglo, Perangkat Desa dan Puluhan Warga Desa. Warga desa sangat berantusias berpartisipasi dalam kegiatan ini. Bapak kepala desa mengatakan " dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa memberikan motivasi dalam berbudidaya sehingga bisa meningkatkan sumberdaya bagi masyarakat" dan beliau juga berharap agar kegiatan ini bisa rutin dan berkelanjutan demi menjaga keasrian lingkungan dan mendorong masyarakat untuk lebih menjaga dan melestarikan
( Penanaman Pohon Bersama Ibu Kepala Desa Karanglo )
lingkungan. Dalam kegiatan ini bagi warga yang turut berpartisipasi diberikan arahan atau tata cara yang baik dan benar bagaimana dalam bercocok tanam tanpa merusak keasrian lingkungan dan juga supaya bisa melatih atau mengajari kepada anak-anak mereka dalam belajar menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan serta mendapatkan kemampuan dalam bercocok tanam. Semoga dengan kegiatan ini bisa memotivasi agar para orang tua memberikan pendidikan yang baik dan sesuai bagi anak-anaknya sehingga mencegah adanya pekerja anak di area pertanian. Karena sering terlihat beberapa anak-anak diusia belajar sudah bekerja pada suatu area pertanian padahal semestinya anak-anak harus belajar guna menggapai masa depan nantinya dengan menyelesaikan pendidikannya terlebih dahulu. 

Sabtu, 27 Oktober 2018

SENAM BERSAMA DAN JALAN SANTAI DALAM RANGKA FESTIVAL BANJIR TAHU SEASON 2

( Bapak Bupati Lumajang )
Hari ini sabtu 27 Oktober 2018, Bertempat dilapangan kunir kidul telah dilaksanakan kegiatan senam bersama dan jalan santai yang merupakan rangkaian kegiatan dari Festival Banjir Tahu season 2.
Acara ini merupakan event tahunan  yang diadakan di desa kunir kidul. Panitia Festival Banjir Tahu season 2 ini bertekad dan yakin  akan membuat acara jauh lebih meriah dari tahun sebelumnya  dengan melihan antusias  dari masyarakat kunir kidul.
Senam bersama ini dihadiri oleh bupati lumajang, muspika kecamatan kunir , Kepala Desa se kecamatan kunir  ,TP PKK dan SKPD se kecamatan kunir, Siswa SD,SMP,SMA juga semua lapisan masyarakat se kecamatan kunir. 
Tepat pukul  06.00 bupati lumajang , Cak Thoriq sampai dilokasi lapangan kunir kidul. Selanjutnya kepala desa Kunir kidul meberikan sambutan, Ucapan terimakasih  kepada bupati lumajang Cak Thoriq yang bersedia hadir, Camat kunir, Kapolsek kunir,Danramil kunir juga semua yang ikut berpartisipasi dalam acara senam bersama ini. Sambutan yang Kedua oleh Camat kunir Bapak Sabar Santoso , beliau menyampaikan akan mendukung sepenuhnya untuk semua kegiatan diwilayah kecamatan kunir yang mana dalam kegiatan tersebut pastinya berdampak langsung dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat kunir kidul.
Selanjutnya sambutan dari Bupati Lumajang Cak Thoriq sekaligus nantinya bupati akan melepas pemberangkatan jalan sehat. Dalam sambutannya  beliau menegaskan bahwa Pemerintah kabupaten Lumajang akan memperbaiki Pelayanan dan Program program supaya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat. Beliau juga.
( senam bersama )
Menyampaikan Program yang bisa dinikmati masyarakat Lumajang diantaranya Persalinan gratis, pemberian seragam  dan SPP gratis bagi siswa SD ,SMP,SMA baik negeri maupun swasta.
Tepat pukul 07.00 kegiatan senam bersama dimulai . Bupati beserta rombongan meninjau ke Pelayanan Kependudukan, Kesehatan , KB dan Donor Darah dan selanjutnya Bupati melepas pemberangkatan jalan sehat.
Acara jalan santai beserta pembagian Hadiah dan doorprise berakhir pada pukul 11.30 dengan ISOMA dan selanjutnya akan dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan lain di Event Banjir Tahu Season 2 sampai 2 hari kedepan.

Rabu, 26 September 2018

KELAS IBU HAMIL DESA KARANGLO KECAMATAN KUNIR

( Bimbingan Ibu Bidan Resiyah )

Kunir, 26 September 2018 hari ini rabu pada pukul 08.00 wib diselenggarakan kelas ibu hamil di balai desa karanglo, dengan koordinator Ibu Bidan Resiyah dan dihadiri oleh 30 ibu hamil. Puskesmas kecamatan kunir di Kabupaten lumajang, menargetkan pembentukan kelas ibu hamil di 11 desa tahun ini. Koordinator bidan desa karanglo Puskesmas kecamatan kunir ibu resiyah mengatakan, hingga september tahun ini, kelas ibu hamil di Desa telah mencapai target yaitu sudah terbentuk 11 kelas.

Resiyah mengatakan memang kelas ibu hamil sudah terbentuk namun partisipasi sari ibu - ibu hamil masih kurang karena masih ada beberapa ibu hamil yang tidak bisa menghadiri kegiatan rutin ini. Padahal kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bimbingan kepada ibu hamil.

Namun pembentukan kelas ibu hamil tersebut menurut Resiyah masih memiliki hambatan. Di antaranya, masih kurangnya kesadaran ibu hamil untuk datang ke kelas tersebut. Di samping itu, dukungan dari suami dan masyarakat secara lebih luas kata dia belum optimal.

( Peserta Kelas Ibu Hamil )
Untuk itu, Puskesmas kecamatan kunir berupaya menanggulangi hal tersebut dengan melakukan berbagai upaya sosialisasi. Di antaranya dengan menggunakan media sticker dan baligho. Pihak puskesmas juga kata dia aktif melakukan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat. “Saat ini setiap kelas ibu hamil memiliki 15 - 30 peserta,” katanya.

Dalam kelas ibu hamil tersebut, Resiyah menjelaskan, peserta diberi materi mengenai gizi yang baik untuk ibu hamil, tanda-tanda bahaya persalinan, serta mitos-mitos mengenai kehamilan dan persalinan.

Resiyah juga mengungkapkan, pembentukan kelas ibu hamil tersebut mendapat dukungan moral maupun motivasi dari dinas kesehatan kabupaten lumajang, untuk kedepannya diharapkan kegiatan kelas ibu hamil ini bisa lebih aktif pada semua desa agar kegiatan kelas ini lebih maksimal.

Minggu, 09 September 2018

PEMERINTAH DESA JATIGONO GELAR GERAK JALAN UNIK

( peserta gerak jalan unik )
Minggu, 9 september 2018. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) yang ke 73 pemerintah desa jatigono menggelar lomba gerak jalan unik, dikatakan unik karena gerak jalan ini tidak sama dengan gerak jalan pada umumnya yang mengedepankan genre militer, namun setiap peserta diberi kebebasan untuk berkreasi dengan memasukkan unsur-unsur humoris dalam gerak jalan, mulai dari kostum, make up, gerakan, dan atribut lainnya yang jauh seperti biasanya.
Gerak jalan yang di ikuti 39 peserta ini terdiri dari perwakilan dari RT dan RW yang ada di setiap dusun desa jatigono serta dari desa tetangga seperti desa kunir dan desa sukosari yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan kali ini. 
Acara yang digelar pada hari minggu tanggal 9 september 2018 pukul 13.00 WIB ini berjalan lancar dan meriah, cuaca yang terik dengan sinar matahari tak jadi masalah bagi pengunjung. Sorak sorai, tawa dan tepuk tangan dari penonton tak bisa dibendung lagi ketika setiap peserta menunjukkan atraksi dan kreatifitasnya dalam gerak jalan.
Acara yang dibuka dengan penampilan dari MI Nurul Islam Jatigono yang menampilkan drumband dan di ikuti dengan peserta nomor urut satu, dua dan seterusnya. Beberapa kategori yang menjadi indikator penilaian para dewan juri antara lain, kekompakan dan keunikan. Acara yang menjadi perdana dalam sejarah desa jatigono ini memperebutkan hadiah senilai 1 juta rupiah untuk peringkat 1.

Sabtu, 18 Agustus 2018

MENDONGENG BERSAMA STAVA DARI KOTA PASURUAN DI DESA KARANGLO

( Stava Mendongeng )

Kunir, 18 Agustus 2018 hari ini sabtu pada pukul 02.00 wib diselenggarakan acara dongeng bersama Stava dari Pasuruan di Balai Desa Karanglo yang dihadiri oleh 80 anak-anak sekolah Dasar dan Madrasah. Seiring perkembangan zaman, banyak orang tua yang meninggalkan budaya mendongeng untuk anak. Kini,para orang tua lebih memanfaatkan teknologi digital untuk menghibur buah hati mereka daripada mendongeng menggunakan buku bacaan. Padahal,dongeng yang dikisahkan langsung dari mulut orang tua merupakan hiburan yang tepat untuk anak.
Selain menghibur, membacakan dongeng anak juga memiliki banyak manfaat yang bisa membantu tumbuh kembang anak di masa mendatang.
Narasumber dari stava membawakan cerita-cerita rakyat diantaranya Bawang merah dan Bawang putih, Malin Kundang, Danau Toba dsb, untuk disampaikan kepada anak-anak generasi muda penerus cita-cita bangsa dengan tujuan untuk memberikan hiburan agar mereka senang sekaligus memberikan motivasi kehidupan bagi mereka agar menjadi anak yang berbakti dan berguna bagi agama, nusa dan bangsa nantinya. Stava mendongeng didepan anak-anak dengan penuh penjiwaan sehingga Anak-anak berantusias terlihat sangat gembira memperhatikan stava yang sedang mendongeng mereka serasa melihat
( anak-anak Sekolah Dasar dan Madrasah )
langsung jalan cerita tersebut. Inilah beberapa manfaat mendongeng untuk anak:

1. Memperkaya kosakata anak.
2. Mendengarkan sebuah cerita bisa menstimulasi daya imajinasi Si Kecil.
3. Melatih kemampuan mendengar.
4.Meningkatkan kemampuannya berkomunikasi.
5. Meningkatkan interaksi verbal antara Anda dan Si Kecil. 
6. Mengajarkan padanya tentang konsep cerita, angka, huruf, warna, dan bentuk.
7. Memberikan informasi tentang dunia di sekitarnya.
8. Usai membacakan dongeng, Anda bisa bertanya kepada anak mengenai cerita tersebut atau membiarkannya untuk bercerita. Hal ini bermanfaat untuk melatih daya ingatnya.
9. Saat mendongeng, Anda dan Si Kecil bisa berpelukan, tertawa bersama dan bermanja-manja. Hal itu bisa mempererat hubungan antara orang tua dan anak.
10. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang sering didongengkan atau yang kerap membaca, memiliki kemampuan matematika yang lebih baik dibandingkan anak seusianya.
11. Dongeng memiliki manfaat untuk mengajarkan tentang emosi pada Si Kecil.
Namun ingat, hindari memberikan dongeng kepada anak melalui perantara teknologi. Contohnya, membiarkan anak menonton cerita melalui televisi atau mengunduh aplikasi dongeng pada gadget, lalu membiarkannya melihat dan mendengar cerita melalui layar. Karena Si Kecil perlu merasakan hubungan emosional dengan kata-kata yang diucapkan, jadi jauhi dongeng pada gadget. Usahakan Anda membacakannya langsung padanya. Selain itu, dongeng digital bisa membuat anak kehilangan daya imajinasi dan kemampuan berpikir karena dia hanya diberi sebuah tontonan saja. Begitulah yang disampaikan oleh Stava dari Kota Pasuruan.

Rabu, 15 Agustus 2018

DESA DOROGOWOK GELAR TURNAMEN SEPAK BOLA UNTUK MEMPERINGATI HUT RI KE 73

( team sepak bola )
Kunir, 15 Agustus 2018, pemerintah desa dorogowok menggelar serangkaian acara untuk memeriahkan haru ulang tahun republic Indonesia HUT RI yang ke 73. Acara yang di mulai pada tanggal 12 agustus 2018  sampai 18 agustus 2018 bertempat di lapangan desa dorogowok.
Turnamnen sepak bola kali ini diikuti oleh 10 tim yang terbagi menjadi 2 grup, tiap tim berasal dari perangkat desa dorogowok, RW, linmas dan instansi yang ada di desa dorogowok.
masing masing tim beranggotakan 15 orang pemain dengan komposisi 11 pemain inti dan 4 orang sebagai pemain cadangan. Dalam pelaksanaannya turnamen sepak bola ini di mulai pada pukul 18.30 sampai dengan pukul 21.30 dengan tiap-tiap pertandingan berdurasi 40 menit untuk dua babak.
Untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan antar pemain, supporter dan lain-lain pemerintah desa dorogowok bekerjasama dengan koramil kunir untuk menjaga keamanan selama pertandingan berlangsung. Sehingga pertandingan bisa berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh panitia pelaksana dan seluruh masyarakat desa dorogowok


Rabu, 01 Agustus 2018

Siswa TK Muslimat Roudlatul Jannah Tetap Imunisasi Difteri Tahap ke-2

( suntikan imunisasi )
Kunir, 1 Agustus 2018
Puluhan siswa TK Musimat Roudlatul Jannah Sukorejo tetap menjalani imunisasi difteri tahap ke-2 , Rabu (1/8/2018). Mereka tetap antusias meski sebelumnya banyak siswa yang tidak masuk karna takut disuntik.
Kepala TK Muslimat Roudlatul Jannah, Siti Marpuah, S.Pd mengatakan, jumlah siswanya ada sebanyak 60 anak, dari jumlah itu lebih dari 80% mengikuti imunisasi difteri tahap ke-2 hari ini. Beliau mengakui, sejumlah orang tua sempat was-was dengan peristiwa sebelumnya yang banyak siswa demam setelah imunisasi difteri. Namun pihaknya tetap memberikan motivasi kepada wali murid tentang pentingnya imunisasi difteri bagi anak-anak. Tentang siswa yang tidak ikut imunisasi, ibu kepala TK mengatakan karna ada sejumlah alasan, yang pertama karna memang ada yang sakit dan orang tuanya ada kesibukan keluarga.
( imunisasi anak-anak )
Bidan desa sukorejo, ibu Ida Fauziyah, melakukan imunisasi difteri langsung untuk anak-anak TK Muslimat Roudlatul Jannah sukorejo, beliau juga memastikan bahwa anak-anak yang diimunisasi sudah sarapan dan diberi obat pasca suntik dan menghimbau sebagian besar obat harus diminum setelah makan. Mengenai efek demam pada tubuh setelah itu, menurutnya itu merupakan hal yang wajar. Sebab setelah diimunisasi tubuh akan berproses dalam membentuk antibody dan untuk mengatasinya diberi obat penurun panas atau parasetamol.

Jumat, 27 Juli 2018

Pembinaan Kelompok Olah Raga yang ada di kecamatan Kunir

(Kelompok olahraga puskesmas kunir)
Pada hari ini ,jum'at 27 Juli 2018 di balai desa Sukosari Puskesmas Kunir melaksanakan kegiatan Pembinaan Kelompok Olah Raga yang ada di kecamatan Kunir. Kegiatan ini merupakan salah satu program kegiatan  yang dilaksanakan Puskesmas Kunir bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang dan BKOR -PIPPM Kabupaten Lumajang. Dalam Pembinaan ini Puskesmas Kunir mengundang sebagai peserta Kader Kesehatan dan Olah Raga (KESORGA) se Kecamatan Kumir,Kader kader di Desa juga bidan dan perawat yang terkait dengan kegiatan ini.
Adapun pelaksanaan kegiatan ini sebelum dibuka oleh kepala Puskesmas kunir diawali dengan kegiatan senam bersama dengan seluruh undangan yang hadir. Senam dilaksanakan dengan penuh semangat bersama instruktur senam saudari Jumilah selama 30 menit. Pelaksanaan senam ditutup dengan pendinginan sekaligus peserta diperkenankan untuk isomah 15 menit guna mempersiapkan pembukaan pembinaan kelompok Olah Raga ini.
(Kegiatan Senam bersama)
Acara pembinaan kelompok Olah Raga selajutnya di buka pada pukul 08.30 wib yang dibuka oleh kepala Puskesmas Kunir Dr.Irma. Dalam sambutannya beliau mengajak.masyarakat untuk gemar berolahraga, baik berupa senam atau olah raga lainnya minimal dalam keseharian aktifitas fisik sangat perlu dilakukan dalam kehidupan sehari hari secara rutin. Beliau menambahkan bahwa kegiatan kelompok olah raga ini harus dilestarikan  guna tercapai masyarakat yang sehat dan berkualitas. Diakhir sambutan beliau, ucapan terimakasih disampaikan kepada Kader Kesehatan dan Olah Raga (KESORGA) yang telah  mendampingi dan menjadi motor penggerak dalam proses penyehatan masyarakat yang dilakukan oleh Puskesmas Kunir.
Pada sesi kedua pembinaan disampaikan dari BKOR oleh Sdr.Bambang S.Pd KO. Dijelaskan tentang Penyakit Tidak Menular (PTM ). Penyakit tidak menular itu muncul dipengaruhi oleh gaya hidup tidak sehat dan bisa juga karena Genetika ,tetapi bisa juga diperlambat jika pola hidupnya sehat. Diantaranya macam penyakit ini  Sroke,Diabetes,TB paru paru,Hipertensi dan komplikasi maupun saluran pernafasan bawah.
Pembinaan selanjutkan disampaikan   Bpk Siswo S.Pd KO. Pada kesempatan ini dijelaskan tentang gejala ,penyebab dan pengobatan Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan  ( ISPA ).
 ISPA adalah Infeksi akut yang menyerang satu komponen saluran pernafasan  bagian atas. Bila terdapat gejala ISPA tersebut segera hubungi dokter. Untuk mencegah ISPA kita harus melakukan pola hidup sehat dan menjaga kebersihan.
Acara pembinaan kelompok olahraga ini ditutup pada pukul 13.0. Dalam penutup ini Kepala puskesmas mengajak kader kesehatan (kesorga ) dan  untuk mengolaragakan masyarakat.

Rabu, 30 Mei 2018

RAPAT KOORDINASI TKSK SeKABUPATEN LUMAJANG

( rapat koordinasi TKSK)
Rabu, 30 Mei 2018
Rapat koordinasi TKSK sekabupaten Lumajang dengan BPJS Lumajang yang bertempat  di Aula Dinas Sosial Kabupaten Lumajang.
Acara koordinasi pendistribusian JKN KIS dgn BPJS Lumajang
Yang diadakan oleh BPJS,
dihadiri oleh Kabid Linjamsos Dra. Ninislegi Winarsi dan Kasi Permyelenggaraan Perlindungan dan Jaminan Sosial Saiful Bahri, A.md serta Gatot Pramono kepala BPJS kab.Lumajang
.
Acara tersebut merupakan koordinasi BPJS kepada TKSK seluruh kabupaten Lumajang.
Yang intinya Kerjasama BPJS dgn dinsos yg dalam hal ini TKSK untk pendistribusian JKN KIS. Pembagian melalui TKSK untk di terimakan kpd masyarakat penerima. 
Kerjasama BPJS dengan DINAS SOSIAl sering di lakukan terutama mengenai penyaluran Kartu JKN-KIS yang pelakunya adalah TKSK yang berada di tiap - tiap kecamatan.
Harapannya nanti nya pembagian kartu ini tidak seperti yang sudah terjadi sebelumnya yang dibagikan melalui kecamatan tanpa bantuan dari TKSK mengakibatkan kartu tidak tersalurkan dengan alasan penerima tidak diketahui keberadaannya.
peran TKSK sendiri sangatlah penting untuk bisa menyalurkan kartu sampai ke tangan penerima. Dinas Sosial Kabupaten Lumajang.
Acara koordinasi pendistribusian JKN KIS dgn BPJS Lumajang
Yang diadakan oleh BPJS,
dihadiri oleh Kabid Linjamsos Dra. Ninislegi Winarsi dan Kasi Permyelenggaraan Perlindungan dan Jaminan Sosial Saiful Bahri, A.md serta Gatot Pramono kepala BPJS kab.Lumajang
.
Acara tersebut merupakan koordinasi kepada TKSK seluruh kabupaten Lumajang.
Yang intinya Kerjasama BPJS dgn dinsos yg dalam hal ini TKSK untk pendistribusian JKN KIS. Pembagian melalui TKSK untk di terimakan kpd masyarakat penerima. 
Harapannya nanti nya pembagian kartu ini tidak seperti yang sudah terjadi sebelumnya yang dibagikan melalui kecamatan tanpa bantuan dari TKSK mengakibatkan kartu tidak tersalurkan dengan alasan penerima tidak diketahui keberadaannya.
peran TKSK sendiri sangatlah penting untuk bisa menyalurkan kartu sampai ke tangan penerima.

Rabu, 16 Mei 2018

POSYANDU LANSIA DESA JATIMULYO

( sambutan kepala desa jatimulyo)
Pada hari ini,rabu tanggal 16 mei 2018,telah dilaksnakan posyandu lansia(lanjut usia)lansia bugar,di balai desa jatimulyo kunir lumajang,yang di hadiri oleh mahasiswa dari akper lumajang cabang(UNEJ)sebanya tiga orang,beserta bidan desa dua orang.ibu dan bapak lansia yang di undang sabanyak 25 orang, perdusunnya 5 orang yaitu: pandan sari, sumberwongso,   ampel gading, tunjung sari 1, dan tunjungsari 2.
Ibu dan bapak lansia di tanyakan keluhannya oleh bidan desa kemudian di timbang ,di tensi, di ukur tinggi badannya dan di beri obat sesuai keluhan ibu dan bapak
(Para undangan posyandu lansia)
lansia tersebut. Setelah itu maha siswa dari akper lumajang cabang (UNEJ)mengajak ibu dan bapak lansia untuk senam bersama supaya lebih sehat dan bugar kembali, setelah senam selesai ibu dan bapak lansia di beri vitamin supaya lebih terjaga kesehatanya.

Minggu, 13 Mei 2018

AIR DAN KEHIDUPAN

(Pemuda peduli lingkungan)
Desa Sukosari Kecamatan Kunir yang mayoritas berprofesi petani sangat membutuhkan air untuk mengolah sawah dan ladangnya, hal inilah yang menggerakkan hati beberapa pemuda sukosari untuk melestarikan dan menjaga keutuhan sumber mata air di desanya.
Menurut salah satu pemuda yang kami temui, sebenarnya ide ini muncul hasil dari cangkrukan ringan sesama teman. Mulailah si pemuda ini bercerita mulai awal kepada kami sebagai penulis.
Kira kira satu tahun yang lalu, seperti biasa kami sering ngobrol atau cangkrukan sesama teman dan tetangga di teras rumah. Ada yg menarik dari obrolan itu, kami bercerita masa lalu masa kecil kami yang lama dihabiskan di desa kecil kami desa Sukosari tercinta. Seperti biasa anak anak kecil di desa hidupnya pasti akrab dengan sawah, hutan, danau, sungai dan lain lain. Di desa kami ada nama salah satu waduk (dam) air yang cukup melegenda di desa Sukosari bagian barat yang berbatasan dengan desa Kunir lor, dam sekak. Ya dam sekak sangat akrab ditelinga anak anak ditahun kelahiran '80-'90an. Dam yang dulu sangat jernih dan dalam, kala itu. Banyak orang tua yang melarang anaknya untuk dekat dekat bermain apalagi mandi di dam sekak tersebut, tapi yang namanya anak anak tetap saja penasaran karena memang dam sekak sering di jadikan anak anak kala itu untuk bermain berenang di sana. Dam sekak mengalir dari barat ke timur melintasi desa sukosari. Sumber air di aliran dam sekak tersebut berpangkal di desa Kaliwungu kecamatan Tempeh. Di sebelah utaranya dam sekak kira kira 300 meter ada aliran sungai yang lebih kecil tapi tidak kalah jernih dengan dam sekak, sungai ini juga mengalir ke timur melintasi sawah ladang  para
petani desa Sukosari. Aliran ini berpangkal di sumber air yang berada tepat di belakang SMP Negeri 1 Kunir. Menurut pemuda pemuda ini, dulu aliran ini sering digunakan untuk mandi bagi mereka yang masih terlalu kecil atau yang tidak punya nyali besar untuk berenang di dam sekak. Lain dulu lain sekaran, itulah menurut pendapat para pemuda ini, seiring berjalannya waktu, dulu aliran ini debit airnya melimpah dan jernih, tapi sekarang debit airnya sangat sedikit, di musim penghujan saja kadang tidak mampu mengairi sawah dan ladang yang di lintasinya. Apa lagi untuk mandi, tidak menarik lagi bagi anak anak kecil jaman sekarang.
(Pemuda peduli lingkungan bersih)
Dengan melihat kondisi tersebut,  mulailah para pemuda ini melakukan 'risert' kecilnya. Usut punya usut ternyata berkurangnya debit air di sebabkan banyaknya kayu-kayu besar yang mati, semua tau kalau kayu itu sebagai penopang, sebagai penahan sumber air yang ada di bawahnya. Mengetahui hal itu para pemuda ini berfikir bagaimana caranya mengembalikan debit air agar tetap terjaga seperti dulu. Menanami kembali, penghijauan, itulah yang ada di benak mereka, akan tetapi jenis tumbuhan apa yang bisa tumbuh cepat dan bisa bertahan hidup lama? Beringin ( latin : ficus benyamina). Menurut para pemuda ini, mereka banyak menemui di aliran sungai di Lumajang di mana ada pohon beringin besar di bawahnya pasti ad sumber air yg mengalir. Mulailah para pemuda ini membuat bibit-bibit beringin dengan cara mencangkok, setelah 6 bulan berlalu mereka sudah punya puluhan bibit beringin yang siap di tanam.
Minggu, tanggal 13 Mei 2018 kemarin para pemuda ini melaksanakan penghijauan di sumber air tersebut yang letaknya tepat di belakang SMP Negeri 1 kunir. Walaupun secara geografis letak sumber air itu masuk wilayah desa Kunir lor, namun 100% sungai itu mengalir ke timur melintasi persawahan desa Sukosari. Satu hal yang lebih penting di benak para pemuda ini yaitu menyelamatkan sumber air yang kian hari kian menyusut debitnya, mereka melakukan dengan suka rela, tanpa imbalan, tanpa bayaran, mereka hanya yakin bahwa anak cucu mereka juga berhak menikmati sumber air itu. Di sini penulis hanya bisa berharap masih banyak lagi pemuda pemudi desa Sukosari yang peduli terhadap sumber mata air yang butuh pemeliharaan dan perhatian. Mudah mudahan apa yang sudah di lakukan segelintir pemuda ini bisa memberi manfaat kepada sesama untuk berpuluh puluh tahun ke depan.

Jumat, 04 Mei 2018

SENAM BERSAMA KEPALA TK dan GURU KB di Desa Sukorejo

(Guru-guru melakukan gerakan senam lumajang sae)
Kunir, 4 Mei 2018. Pelaksanaan kegiatan senam bersama secara rutin kepala TK dan guru KB di desa Sukorejo kec. Kunir bertempat di TK Muslimat NU Roudlatul Jannah Sukorejo, yang dihadiri oleh 23 kepala TK sekecamatan Kunir beserta semua guru KB dan juga dihadiri oleh koordinator pelayanan pendidikan dan pengawas TK. Pada kegiatan senam bersama yang secara rutin dilaksanakan setiap hari jum’at ini, diharapkan selain menambah kesehatan dan kebugaran tubuh, juga menambah kerja sama yang solid antara guru-guru TK dan guru-guru KB serta mempererat juga tali silaturrahmi. Kegiatan ini dimulai dari jam 05.30 sampai selesai.
(Guru-guru melakukan gerakan senam lumajang sae)
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan oleh IGTKI dan HIMPAUDI kec. Kunir. Semua guru-guru sangat antusias melakukan kegiatan ini dikarenakan senam bersama ini dilakukan secara bergantian di lembaga masing-masing, dan hasilnya yaitu mampu mempererat tali silaturrahmi yang baik antara guru-guru TK dan guru KB.

Senin, 23 April 2018

PEMERIKSAAN KEBUGARAN ANAK SEKOLAH (TKJI)


foto siswa SDN karanglo 01
Kunir, 21 april 2018. Pelaksanaan tes kebugaran tingkat anak sekolah dasar di lapangan desa kabuaran yang dihadiri oleh 150 anak, dari SDN kabuaran, SDN karanglo 01 dan SDN karanglo 02, MI karanglo dan MI kabuaran pada anak usia 10 dan 11 tahun atau kelas 4 dan kelas 5. Pada tes ini anak-anak di harapkan mampu untuk mengelilingi lapangan sejauh 1 km, tes dilakukan untuk mengukur jantung paruh anak. jika anak tersebut mampu untuk berlari di harapkan untuk terus berlari tetapi jika ada anak yang tidak mampu untuk berlari hanya berjalan kaki seperti biasanya. Di mulai jam 07.00 sampai jam 10.00. 


                Pelaksanaan tes kebugaran ini di lakukan oleh tim dari puskesmas dan kader kesorga desa. Anak anak sangat antusias untuk mengikuti kegiatan tersebut dari hasil tes kebugaran yang dilakukan masih banyak anak yang masih kurang baik untuk pengukuran jantung paruhnya.Siti
lari mengelilingi lapangan

Senin, 16 April 2018

Air dan Kehidupan




Desa Sukosari Kecamatan Kunir yang mayoritas berprofesi petani sangat membutuhkan air untuk mengolah sawah dan ladangnya, hal inilah yang menggerakkan hati beberapa pemuda sukosari untuk melestarikan dan menjaga keutuhan sumber mata air di desanya.
Menurut salah satu pemuda yang kami temui, sebenarnya ide ini muncul hasil dari cangkrukan ringan sesama teman. Mulailah si pemuda ini bercerita mulai awal kepada kami sebagai penulis.
Kira kira satu tahun yang lalu, seperti biasa kami sering ngobrol atau cangkrukan sesama teman dan tetangga di teras rumah. Ada yg menarik dari obrolan itu, kami bercerita masa lalu masa kecil kami yang lama dihabiskan di desa kecil kami desa Sukosari tercinta. Seperti biasa anak anak kecil di desa hidupnya pasti akrab dengan sawah, hutan, danau, sungai dan lain lain. Di desa kami ada nama salah satu waduk (dam) air yang cukup melegenda di desa Sukosari bagian barat yang berbatasan dengan desa Kunir lor, dam sekak. Ya dam sekak sangat akrab ditelinga anak anak ditahun kelahiran '80-'90an. Dam yang dulu sangat jernih dan dalam, kala itu. Banyak orang tua yang melarang anaknya untuk dekat dekat bermain apalagi mandi di dam sekak tersebut, tapi yang namanya anak anak tetap saja penasaran karena memang dam sekak sering di jadikan anak anak kala itu untuk bermain berenang di sana. Dam sekak mengalir dari barat ke timur melintasi desa sukosari. Sumber air di aliran dam sekak tersebut berpangkal di desa Kaliwungu kecamatan Tempeh. Di sebelah utaranya dam sekak kira kira 300 meter ada aliran sungai yang lebih kecil tapi tidak kalah jernih dengan dam sekak, sungai ini juga mengalir ke timur melintasi sawah ladang  para petani desa Sukosari. Aliran ini berpangkal di sumber air yang berada tepat di belakang SMP Negeri 1 Kunir. Menurut pemuda pemuda ini, dulu aliran ini sering digunakan untuk mandi bagi mereka yang masih terlalu kecil atau yang tidak punya nyali besar untuk berenang di dam sekak. Lain dulu lain sekaran, itulah menurut pendapat para pemuda ini, seiring berjalannya waktu, dulu aliran ini debit airnya melimpah dan jernih, tapi sekarang debit airnya sangat sedikit, di musim penghujan saja kadang tidak mampu mengairi sawah dan ladang yang di lintasinya. Apa lagi untuk mandi, tidak menarik lagi bagi anak anak kecil jaman sekarang.
Dengan melihat kondisi tersebut,  mulailah para pemuda ini melakukan 'risert' kecilnya. Usut punya usut ternyata berkurangnya debit air di sebabkan banyaknya kayu-kayu besar yang mati, semua tau kalau kayu itu sebagai penopang, sebagai penahan sumber air yang ada di bawahnya. Mengetahui hal itu para pemuda ini berfikir bagaimana caranya mengembalikan debit air agar tetap terjaga seperti dulu. Menanami kembali, penghijauan, itulah yang ada di benak mereka, akan tetapi jenis tumbuhan apa yang bisa tumbuh cepat dan bisa bertahan hidup lama? Beringin ( latin : ficus benyamina). Menurut para pemuda ini, mereka banyak menemui di aliran sungai di Lumajang di mana ada pohon beringin besar di bawahnya pasti ad sumber air yg mengalir. Mulailah para pemuda ini membuat bibit-bibit beringin dengan cara mencangkok, setelah 6 bulan berlalu mereka sudah punya puluhan bibit beringin yang siap di tanam.
Minggu, tanggal 13 April 2018 kemarin para pemuda ini melaksanakan penghijauan di sumber air tersebut yang letaknya tepat di belakang SMP Negeri 1 kunir. Walaupun secara geografis letak sumber air itu masuk wilayah desa Kunir lor, namun 100% sungai itu mengalir ke timur melintasi persawahan desa Sukosari. Satu hal yang lebih penting di benak para pemuda ini yaitu menyelamatkan sumber air yang kian hari kian menyusut debitnya, mereka melakukan dengan suka rela, tanpa imbalan, tanpa bayaran, mereka hanya yakin bahwa anak cucu mereka juga berhak menikmati sumber air itu. Di sini penulis hanya bisa berharap masih banyak lagi pemuda pemudi desa Sukosari yang peduli terhadap sumber mata air yang butuh pemeliharaan dan perhatian. Mudah mudahan apa yang sudah di lakukan segelintir pemuda ini bisa memberi manfaat kepada sesama untuk berpuluh puluh tahun ke depan.Senifah

Sabtu, 14 April 2018

Pertemuan Kelas Balita Desa Karanglo

             Kunir, 15 April 2018. Hari ini telah dilaksanakan kegiatan imunisasi dengan sasaran balita sebanyak 43 balita, tingkat kehadiran pada saat ini sejumlah 38 balita. Dengan waktu yang bersamaan posyandu ASOKA dusun sidomulyo desa Karanglo kecamatan kunir. kedatangan tamu dari universitas AKPER Lumajang untuk mengisi materi tentang kelas balita, di kegiatan tersebut dari mahasiswa dan mahasiswi AKPER Lumajang menyampaikan akan pentingnya ASI eksklusif terhadap bayi yang berusia 0 – 6 bulan.

Suasana Kegiatan

            Dari beberapa ibu – ibu yang menghadiri kelas balita tersebut menceritakan tentang bayi yang hanya di kasih asi eksklusif, kalau tidur malam tidak nyenyak” karena bayi masih merasa lapar”, bayi ngrengek terus tidak bisa tidur, kalau diberi makan bayi tidak merengek dan bisa tidur nyenyak.

            Di kutip dari  cerita ibu – ibu tadi, masih banyak dari  masayarakat salah tentang pemberian makanan kepada bayi. Padahal bayi yang berusia 0 – 6 bulan, usus dan lambung bayi tidak bisa mencerna makanan selain air susu. Pelaksanaan imunisasi dan kelas balita desa karanglo di akhiri dengan menyanyikan lagu anak – anak. (Ali)

Rabu, 04 April 2018

LINGKUNGAN BERSIH DAN INDAH DESA JATIMULYO


Kunir, minggu 01 april 2018 telah di laksanakan agenda kerja bakti serentak. Semua anggota prangkat desa yang terdiri dari 10 orang,kader gerbang mas dan pkk yang terdiri dari empat dusun,yaitu untuk dusun pandan sari 6 orang,dan dusun ampel gading 7 orang,dusun sumber wongso 6 orang,dusun tunjung sari satu 7 orang,tunjung sari dua 6 orang, dan tak lupa pak kades dan bu kades ikut serta dalam kegiatan keja bakti yang rutin dilaksanakan setiap minggunya. semua kader dan prangkat desa melaksanakan kerja bakti di seluruh jalan protokol yang ada d dusun pandan sari,sumber wongso dan ampel gading. Kegiatan ini rutin dilaksanakan guna untuk menjaga lingkungan untuk tetap bersih dan indah dan menciptakan kerukunan dan gotong royong antar masyarakat. Setiap minggunya tempat selalu berpindah dari dusun satu ke dusun lainnya, 


        dalam pelaksanaan kerja bakti masyarakt sekitar ikut serta dan sangat antusias, tidak hanya swadaya tenaga, masyarakat juga swadaya makanan/ minuman untuk orang yang mengikuti kerja bakti di lingkungannya. Satriyah





Jumat, 30 Maret 2018

Posyandu Desa Jatimulyo


Kunir, 28 Maret 2018. Pada hari ini jum’at telah di adakan posyandu dua dusun yaitu dusun pandan sari dan dusun sumber wongso. Dengan sasaran balita yang di undang sebanyak 130 balita. Pos Pelayanan Keluarga Berencana - Kesehatan Terpadu (Posyandu) adalah kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Jadi, Posyandu merupakan kegiatan swadaya dari masyarakat di bidang kesehatan dengan penanggung jawab kepala desa.
Balita yang hadir sebanyak 80 balita, yng di laksanakan oleh bidan desa yang di bantu langsung oleh kader desa dalam pelaksanaan imunisasi balita. balita yang DPT sebanyak 7 balita, BCG sebanyak 6 balita, CAMPAK sebanyak 2 balita, dan balita yang ORI sisa blan lalu 11 balita. Setelah pelasanaan imunisasi bidan desa di bantu oleh kader desa memberikan penyuluhan kepada ibu balita, supaya balitanya di jaga kesehatannya supaya bulan depan berat badan balita bertambah, untuk balita yang BGM bidan desa menyarankan supaya pola makan dan asupan gizinya benar2 harus di perhatikan lagi, supaya balitanya itu sehat dan berat badannya naik. (Satriah)

Jumat, 16 Maret 2018

Pemeriksaan Kebugaran calon jamaah haji kecamatan Kunir dan Tekung, Tahap ke - 2




pengukuran kebugaran calon jamaah haji
Kamis, 15 Maret 2018 bertepat di Puskesmas Tekung telah dilaksanakan tes kebugaran calon jamaah haji tahap ke – 2, dimulai pukul 06.00 sampai pukul 14.00 dengan jumlah calon jamaah haji sebanyak 120 orang yang terdiri dari calon jamaah haji wilayah kecamatn kunir dan calon jamaah haji wilayah kecamatan tekung, serta ada calon jamaah tambahan (susulan) dari wilayah kecamatan Tempeh. Petugas pemeriksaan calon jamaah haji yaitu dari Puskesmas, Pengelola kesehatan olah raga dan kader kesorga (kesehatan olah raga) Desa.
mengelilingi lapangan 2x putaran


konsultasi dan pemeriksaan kesehatan oleh petugas kesehatan
Dari pemeriksaan calon jamaah haji ada pengarahan khusus dari petugas “ bagi calon jamaah hajiyang beresiko antara lain : 1) Usia sudah lanjut, 2) selesai operasi, 3) dalam keadaan sakit, Tidak dianjurkan untuk mengikuti pemeriksaan kebugaran, tetapi jika calon jamaah haji sudah lanjut usia dan mempunyai riwayat penyakit dan masih bisa melaksanakan pemeriksan kebugaran tetap bisa mengikuti dengan metode tes jalan 6 menit. Pemeriksaan kebugaran di laksanakan oleh tim dari Badan kesehatan olah raga ( BKOR) kabupaten Lumajang. (Siti)

Senin, 12 Maret 2018

Kegiatan Sosial Donor Darah Desa Sukosari

Ketua KIM Kunir Mas lagi donor darah

Kunir, 12 Maret 2018. Sebagai desa yang di merupakan desa siaga , desa Sukosari mempunyai berbagai kegiatan yang menunjang terciptanya sebagai desa siaga yang mandiri. Adapun salah satu dari kegiatan tersebut adalah kegiatan sosial donor darah.
Iswanto selaku kepala desa Sukosari berharap kegiatan ini bisa dipaksakan rutin dan berkelanjutan mengingat donor darah sangat membantu bagi pasien yang membutuhkan, lebih lanjut kades meminta semua staf desa jangan lebih giat mensosialisasikan kegiatan donor darah ini agar masyarat mulai mau peduli tentu saja ajakan ini dimulai dengan kesadaran perangkat sendiri untuk mendonorkan darahnya.

Kegiatan ini dilaksanakan di desa Sukosari sebagai kegiatan rutin yang pekaksanaannya dilakukan tiap 3 bulan sekali. Kegiatan donor darah ini melibatkan bayak pihak , terutama pengurus desa siaga yang menangani tersedianya darah yang dibutuhkan untuk masyarakat terutama bagi ibu hamil , termasuk ponkesdes juga kader- kader desa.
Adapun penentuan jadwal pelaksanaan donor darah bidan desa selaku pengelola ponkesdes berkoorginasi dengan PMI . Pemberitahuan untuk pendonor sendiri dilakukan oleh pemerintah desa melalui RT ,RW dan kader desa. Jadwal pelaksanaan kegiatan  petugas stanby dibalai desa dengan mobil PMI  dimulai jam 08.00 sampai jam 12.00. (Senifah)