SLOGAN KIM LUMAJANG

APA KABAR KIM LUMAJANG? MAJU TERUS, TANPA PAMRIH UNTUK LUMAJANG..!!!

BAKTI SOSIAL KIM KUNIR MAS BERSAMA SMK MIFTAHUL ISLAM

Kunir (Sabtu, 19 Maret 2016) KIM KUNIR MAS bekerja sama dengan KIM SINAR HARAPAN dan KLINIK MATA "TRITYA" Surabaya mengadakan bakti sosial pengobatan mata gratis yang ditempatkan di SMK Miftahul Islam Kunir.

Perkebunan Buah Naga Di Kunir

Suasanan Panen raya Kebun Buah Naga di Desa Kabuaran Kecamatan Kunir Kab. Lumajang.

BATIK KHAS KEC. KUNIR KAB. LUMAJANG

Batik Khas Kunir yang dihasilkan oleh NANIA MAKARTI JAYA yang di kelolah oleh Bpk. Munir sekarang ini sangat terkenal di kabupaten Lumajang.

ARTEFAK KUDA KENCAK SITUS KEDUNGMORO

Ditemukan relief di Desa Kedungmoro Kec. Kunir Kab. Lumajang tepatnya di lahan pembuatan batu bata. Lahan tersebut milik Bapak Tirsam di Dusun Kedungsari Desa Kedungmoro disewakan kepada Bapak Mulyono selama 4 tahun untuk pembuatan batu bata. Awal mula ditemukan oleh Bapak Supri pada hari kamis 10 oktober 2013 sekitar jam 10 pagi

Produk Unggulan Kripik Pisang Kulit (KPK)

KIM KUNIR MAS Kec. Kunir untuk membuat kripik pisang dengan kulitnya.

Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 November 2018

PELEPASAN RIBUAN BURUNG MERPATI DI DESA KABUARAN

( komunitas burung merpati )

Kunir, 15 Nopember 2018 hari ini kamis pukul 13.00 wib diadakan acara pelepasan burung merpati dari berbagai penjuru desa dalam rangka kegiatan rutinan bergilir dari komunitas burung merpati kabupaten lumajang. Acara ini diselenggarakan di Desa Kabuaran yang dihadiri oleh ratusan orang yang masing-masing membawa burung merpati sehingga bisa diperikirakan ada 10.000/ekor burung merpati yang akan dilepas pada acara ini. Dengan diiringi musik tradisional khas untuk burung merpati menjadikan acara ini lebih meriah sehingga jalanan dipenuhi oleh sekerumunan orang yang ingin menyaksikan pelepasan burung merpati ini. Acara ini juga dihadiri oleh Bapak Kepala Desa Kabuaran beliau mengatakan bahwa "dengan adanya acara ini dapat meningkatkan rasa kekeluargaan antar komunitas tentunya sehingga kegiatan ini menjadi suatu budaya yang tidak akan
( Pelepasan Ribuan Burung Merpati )
pernah hilang dari mata masyarakat, masyarakatpun berbondong-berbondong untuk menyaksikan acara ini. Semoga budaya ini bisa terus dilestarikan hingga turun temurun ke anak cucu kita nantinya" begitulah ujarnya. Acara ini berlangsung meriah dengan diawali pelepasan beberapa burung merpati dari setiap komunitas atau pecinta burung merpati untuk mengawalinya dan tepat pada pukul 14.00 wib semua burung merpati dilepaskan sehingga terlihat langit dilumuri ribuan burung merpati nan indah dipandang, jalanan dipenuhi dengan para komunitas dan para penonton. Memang jalanan sempat macet karena terlalu banyak penonton yang hadir tetapi syukur alhamdulillah acara ini berjalan dengan lancar dan tidak ada kegeriduhan.




Sabtu, 27 Oktober 2018

PELEPASAN BURUNG MERPATI DALAM RANGKAIAN ACARA FESTIVAL BANJIR TAHU SEASON 2 DESA KUNIR KIDUL


( pembukaan pelepasan burung merpati )
Kunir, 27 Oktober 2018.
Pelepasan ribuan burung merpati mewarnai acara “ Festival Banjir Tahu Season 2 Desa Kunir Kidul “ yang diselenggarakan di lapangan kunir kidul pada hari sabtu (27/10/2018).
Prosesi ini dihadiri oleh para pecinta burung merpati se kabupaten lumjang, baik itu kelompok maupun perorangan, mereka semua sama-sama antusias untuk mengikuti acara pelepasan burung merpati yang dilaksanakn di desa kunir kidul dalam rangkaian acara festival banjir tahu season 2. 
Sebelum melakukan pelepasan burung merpati bersama-sama, Bapak Zainal Abidin selaku DPR kabupaten Lumajang memberikan sambutan untuk mewakili bapak kepala desa, beliau mengatakan, pelepasan burung merpati ini adalah tanda kedamaian yang menjadi tema besar dalam acara itu,. “untuk perdamaian dalam acara ini ditandai dengan pelepasan burung merpati”, ujarnya sebelum acara melepas burung merpati bersama-sama.
( pelepasan ribuan burung merpati )
Selain itu, beliau juga mengucapkan terimakasih terhadap undangan yang hadir dan antusias yang sangat tinggi oleh masyarakat pecinta burung merpati se kabupaten Lumajang untuk memeriahkan dalam rangkaian festival banjir tahu yang dilakukan di desa Kunir Kidul. “ Diharapkan, kedepan rasa toleransi dikalangan masyarakat semakin tinggi dan silaturrahmi akan terus berjalan antar masyarakat “. Tutupnya. Setelah sambutan dari bapak DPR kabupaten Lumajang, dilakukan lah pelepasan ribuan burung merpati bersama-sama yang disambut sorak-sorak serta tepuk tangan oleh masyarakat yang menyaksikan acara tersebut.

Selasa, 16 Oktober 2018

KESENIAN MUSIK TRADISIONAL SERBUNG

( kesenian serbung )
pada hari ini tanggal 16 oktober, adalah awal baik upaya untuk menghidupkan kembali seni musik tradisional lumajang yang sempat punah, yaitu "SERBUNG"dan pada bulan ini seni musik tersebut d hidupkan kembali di desa kami yaitu desa jatimulyo kecamatan kunir kabupaten lumajang.
sejarah kesenian SERBUNG tersebut adalah merupakan alat musik tiup tradisional yang terbuat dari bumbu, kata SERBUNG sendri merupakan singkatan dari "SEREPOH BUBUNG"dalam bahasa maduranya.serepoh berati meniup dan bubung adalah bambu yang berukuran besar.
( anggota kesenian serbung)
seni SERBUNG ini pertama kali di popolerkan oleh ABDUR ROHMAN,yaitu petani jatimulyo yang juga di kenal sebagai MBAH EROH, beliau mulai mempopulerkan alat musik ini sekitar tahun 1960 an.
pada era 60 an itu pula SERBUNG sebagai hiburan masyarakat jatimulyo,kesenian ini sangat di gemari di kala itu, meskipun bisa d mainkan sendiri, SERBUNG di masa populernya sering di mainkan secara berkelompok bersama sejumlah alat musik tradisional lainnya. ad pula yang di mainkan dengan cara d pukul oleh 3 orang, dan pada tanggal 9 desember kemaren di KWT  ato di djadoel SERBUNG di tampilkan  di sana secara perdana. ada keplak yang di mainkan secara d pukul dengan tangan, yaitu terbuat dari pelepah pinang (jambe) juga di lengkapi kendang alat pendukung serbung yang di mainkan dengan cara di pukul juga, Yang terbuat dari bambu, begitulah serbung saat ini yang d populerkan kembali oleh masyarakat jatimulyo,

Rabu, 12 September 2018

Sambut 1 Muharram 1440 H, Yayasan Miftahul Islam Kunir Gelar Pawai Ta’aruf

Kunir, 12 September 2018. Dalam rangka menyambut 1 Muharram tahun baru 1440 Hijriyah, ratusan siswa dari lembaga pendidikan islami Yayasan Miftahul Islam Kunir di Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang menggelar pawai ta’aruf. Peserta pawai berasal dari PAUD, TK, SMK dalam lingkup Yayasan Sosial Pondok pesantren Miftahul Islam Kunir. Mereka pawai taaruf melewati sepanjang jalan protokol dengan memakai busana islami dan rabani.

Pengawalan dari polsek kunir

Pawai Ta'aruf diiringi musik islami albanjari

            Peserta pawai menggunakan mobil dengan iringan musik islami albanjari, diikuti kereta kencana, sepeda hias dengan beragam aksesoris, serta arak-arakan kereta sebagai bentuk kreatifitas masing- masing. Pawai ini turut mengundang perhatian masyarakat, yang berbondong-bondong menonton dalam rangka mensyiarkan perayaan hari besar Islam. Takbir dan shalawat terus dilantunkan para peserta sepanjang perjalanan.


Kereta Kencana mengikuti iringan pawai ta'aruf

Ketua Yayasan Miftahul Islam Kunir, Ustad Iksan, S.HI mengatakan bahwa pawai ini digelar untuk menyambut tahun baru islam. "Peringatan 1 Muharram 1440 Hijriyah ini merujuk peristiwa sejarah berpindah (hijrah) dari kota Makkah menuju Madinah oleh Nabi Muhammad SAW selesai diperintah Allah. Sehingga, peringatan tahun baru ini, akan mendorong semangat (ghirroh) dalam belajar keislaman. Semoga kegiatan ini dapat selalu mengingatkan kepada Rosul Allah," paparnya.

Suasana Pawai Ta'aruf

Arak-arakan kereta diisi oleh siswa dan wali murid PAUD

Sementara itu, Drs. Sasmito selaku Kepala SMK Miftahul Islam Kunir menyampaikan harapannya dalam menyambut momentum Tahun Baru Islam, yakni agar tahun ini Kunir semakin bermartabat. “Kalau sejak dini dibekali dengan pengatahuan agama yang banyak, mudah-mudahan nanti mereka bisa menjadi generasi yang beriman dan bertaqwa serta berkarakter kuat,”
Kemudian dilanjutkan acara santunan anak yatim sebanyak 17 anak. Semua guru dan anak yatim saat pembagian santunan terharu dan tidak sanggup membendung lelehan air mata saat pemagian  aplop. Dengan terbata-bata ia mengucapkan terima kasih kepada donatur dan panitia yang telah menyantuni mereka. Diakhir acara dilaksanakan pembagian hadiah sepeda hias. (Ali)

Minggu, 10 Juni 2018

WARNA WARNI RAMADHAN

( peserta warna-warni )
Sudah menjadi tradisi di kabupaten Lumajang khususnya di desa Sukosari kecamatan Kunir, jika ramadhan tiba selalu ada kegiatan keliling desa yang dilakukan oleh beberapa warga sambil membawa alat musik atau bunyi-bunyian. Hal ini dilakukan mulai pukul jam 01.00 WIB sampai dengan pukul 03.30 WIB dengan maksud untuk membangunkan umat muslim yang berpuasa di bulan ramadhan agar segera terbangun dari tidurnya dan segera mempersiapkan bersantap saur. 
Banyak ragam alat yang digunakan para warga untuk sekedar keliling desa disetiap tengah malam dibulan ramadhan. Seiring perkembangan jenis alat musik, semakin banyak pula jenis alat musik yang digunakan untuk berkeliling desa. Mulai dari hanya memakai alat transportasi sepeda motor yang dimodifikasi sedemikian rupa hingga menarik perhatian sampai memakai alat transportasi roda 4 ( pick up). 
Alat musiknya juga bermacam macam jenis yang digunakan. Seperti yang kami lihat, sekitar minggu pertama bulan ramadhan kemarin, para warga yang berkeliling tengah malam itu hanya menggunakan sepeda motor yang bagian belakang di sambung dengan menggunakan alat transportasi tradisional roda 2 ( gledekan ).
( peserta warna-warni )
Kemudian gledekan tersebut pada bagian belakang di ikatkan dengan seng atau orang jawa bilang "gembreng" yang di kaitkan dengan tali agak panjang sehingga gembreng tersebut menyentuh tanah atau aspal. Apabila berjalan sudah dapat dipastikan suara yang ditimbulkan oleh gembreng yang bergesekan dengan aspal, cukup untuk membangunakan seseorang yang tertidur. 
Pada minggu kedua dibulan ramadhan, para warga berkeliling dengan menggunakan pick up, alat musik yang diangkut seperangkat sound system dengan memainkan vcd player lagu lagu masa kini. Di hari berikutnya, masih tetap menggunakan pick up sebagai alat angkut, namun yang di atasnya lain lagi, seperangkat alat musik tradisional seni reog yang dimiliki oleh salah satu warga dilingkungan kami
Memang murah dan meriah, tapi kami berpesan, jangan lupa keselatan di jalan harus tetap diperhatikan. Karena tidak sedikit kejadian kecelakaan lalu lintas karena tidak memperhatikan keselamatan bersama. 

Sabtu, 28 April 2018

Memperingati Hari Kartini di Sekolah

Siswa Siswi dan Dewan Guru SMK Mifis
            Kunir, 27 April 2018. Siswa-siswi yang berasal dari SMK Miftahul Islam Kunir menggelar berbagai kegiatan unik dan menarik di lapangan tengah sekolah yang diikuti oleh seluruh pelajar, bapak/ibu guru serta karyawan dengan mengangkat Tema “ Pesona Jiwa Kartini “, dalam rangka memeriahkan Hari Kartini. Ratusan siswa putri berpakaian kebaya nasional dan siswa putra berpakaian daerah/batik terlihat ekspresi gembira terpancar dari raut wajah mereka. Tidak sedikit diantara mereka yang kesulitan berjalan karena tidak terbiasa mengenakan pakaian kebaya yang biasanya menggunakan pakain seragam.

           
 “Menurut Kepala Sekolah yaitu Drs. Sasmito, acara itu bertujuan guna mengenang jasa pahlawan nasional Ibu RA. Kartini yang telah membangkitkan emansipasi wanita dan memperjuangkan kaum wanita. Adapun Kegiatannya yaitu: apel memperingati ahri kartini dan fashion show” demikian ungkap  Waka Kesiswaan M. Mery Arwan, S.Sos.
            Banyak manfaat yang bisa didapat melalui peringatan ini, yaitu mempererat pertemanan dan tentunya mengingat lagi perjuangan seorang Kartini dalam memperoleh pengakuan atas emansipasi wanita. Diharapkan selain agar tidak lupa akan perjuangan Kartini juga menjadi contoh yang luar biasa untuk wanita – wanita Indonesia terutama di SMK Miftahul Islam Kunir. Lalu peringatan ini pun dihayati secara lahir maupun batin untuk menghargai jasa – jasa pahlawan kita yang berjuang untuk membela tanah air, nusa, dan bangsa.
Setiap tahun SMK Miftahul Islam Kunir menyelenggarakan kegiatan memperingati Hari Kartini, tetapi tahun ini dibuat konsep yang sedikit berbeda dari tahun yang lalu. Yaitu, Menggelar fashion show dengan berpakaian kebaya bagi pelajar putri dan pakaian daerah/batik bagi pelajar putra dengan tujuan agar anak-anak bisa senang tetapi tidak meninggalkan nilai karakter bangsa dan kearifan lokal.


lomba feshion show siswa siswi 
Lomba fashion show bagi siswa-siswi SMK Miftahul Islam Kunir dinilai dari sesuai dengan tema, penampilan, proses berjalan. Panitia menunjuk 3 dewan jurinya dari bapak/ibu guru diantaranya yaitu Siti ufariah, S.Pd, Dedi Yulianto, S.Pd, Nurul Dwi Nurhayati, S.Pd. Penilaian dilaksanakan subyektif dan mengandung unsur humor yang bisa mempererat kekeluargaan antar guru dan karyawan. Banyak kesan kesan lucu pada sewaktu kegiatan seperti salah satunya pada waktu pemilihan dimas diajeng, tidak jarang bagi para peserta yg mengikutui lomba merasa kikuk berjalan di depan dewan juri saat fashion show. (Alvi)

Senin, 23 April 2018

Lomba Busana Adat Jawa Timur Tingkat PAUD KARTINI desa Kabuaran

(Kepala Desa, Guru, Wali Murid dan murid PAUD KARTINI)
Kunir, 23 April 2018. Dalam rangka memperingati hari Kartini, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) KARTINI menyelenggarakan perlombaan busana adat Jawa timur di Balai Desa Kabuaran. Acara ini dimulai dari pukul 08.00 wib dan dihadiri oleh Bapak Kepala Desa, Guru dan Wali murid dan Murid PAUD KARTINI sebanyak 40 anak. Dalam Perayaan Hari Kartini kali ini, seluruh murid diwajibkan menggunakan pakaian adat jawa timur. Kepala Desa Bapak Solikin menyampaikan bahwa acara ini sangat bagus dan didukung penuh oleh beliau dan beliau berharap ditahun berikutnya acara seperti ini harus dikembangkan. Kepala sekolah mengatakan, perayaan ini merupakan salah satu program dari PAUD KARTINI Agenda ini dilakukan setiap tahun untuk memperkenalkan sosok pahlawan perempuan di Indonesia itu. "Program ini rutin kami lakukan setiap tahun dan ini adalah program Kartini's Day. Acara ini mengenalkan sosok Kartini sebagai pahlawan wanita Indonesia kepada anak didik," jelas Kepala sekolah saat ditemui di lokasi. Menurutnya, pada tahun ini semua anak didik memakai pakaian adat untuk memperkenalkan sejak dini budaya atau etnis di Jawa timur. "Memperkenalkan budaya lokal kepada anak didik sekaligus meminta perhatian orang tua, karena program seperti ini orang tua pasti berpartisipasi," katanya.
( Wali Murid dan Murid PAUD KARTINI)
Terpisah, salah satu orang tua murid, Umi Titik mengaku sangat mengapresiasi kegiatan Kartini's Days ini, karena dapat menambah wawasan anak sejak dini tentang pahlawan wanita dan juga budaya di Jawa Timur "Kita sangat suport, karena ini bagian dari pendidikan agar anak-anak mengetahui Pahlawan Nasionalnya," jelasnya. Umi Titik membeberkan, acara ini bukan hanya sebagai bentuk edukasi, tapi berbagai kegiatan seperti baris berbaris, pawai sambil bernyanyi dan juga fashion show untuk menampilkan bakat anak-anak. "Lucu aja kalau masih anak-anak sudah pintar fashion show layaknya seperti model. Apalagi dengan penampilan unik," sambungnya. Azka Aditya Erlangga, putra pertama dari Umi Titik ini mengutarakan kesenangannya dalam mengikuti lomba fashion show serta memakai baju adat ini. "Senang dan bajunya yang bagus. Saya suka kayak model," ungkapnya sedikit malu-malu. 
Anak-anak PAUD KARTINI sangat berantusias berpartisipasi pada acara fehion show dalam rangka memperingati Hari Kartini, dan para Guru beserta wali murid merasa bangga pada anak-anak mereka. Beliau berharap ditahun berikutnya bisa lebih meriah lagi.

Selasa, 23 Juni 2015

POTENSI DESA SE-KECAMATAN KUNIR

Desa dalam arti luas adalah bentuk kesatuan administrative yang disebut juga kelurahan, lalu lurah adalah kepala desa. Memang ada definisi lain tentang berangkatnya dari desa sebagai permukiman, sebagai berikut: suatu tempat daerah atau daerah di mana  penduduk berkumpul dan hidup bersama di mana mereka dapat menggunakan lingkungan setempat untuk mempertahankan, melangsungkan dan mengembangkan kehidupan mereka.
Dalam definisi tersebut tersorat adanya tiga unsure yaitu penduduk, tanah dan bangunan. Karena masing-masing unsure itu lambat atau cepat  mengalami perubahan maka desa sebagai pola permukiman bersifat dinamis. Secara geografis manusia sebagai penghuni desa selalu melakukan adaptasi spatial dan ekologis sederap dengan kegiatannya dalam bidang agraris.
Adapun yang menjadi pokok dasar dalam penulisan ini adalah berbicara tentang bagaimana potensi desa  dan apa saja yang factor-faktor yang meliputi seiring denga perkembangannya. Potensi desa disini meliputi sumber-sumber alami dan sumber manusiawi yang tersimpan dan yang dapat diharapkan manfaatnya bagi kelangsungan dan perkembangan desa.
Potensi desa yang ada meliputi potensi fisik dan non fisik. Dilihat dari segi permasalahan desa, memang suatu desa itu sudah diciptakan masing-masing memuliki potensi yang beranekakaragam potensi dan bergerak dan berkembangnya pun suatu potesi itu juga karena ada asupan dari sumberdaya manusia itu sendiri dan di tunjang juga dengan faktor ekonomi, psikologi, pertanian dan geografi dan administrasi, sehingga desa tersebut bias dilanjutkan kelestariannya sebagai desa yang memiliki potensi.
Di kecamatan kunir hampir semua desa mempunyai potensi yang cukup baik, dan bisa bernilai ekonomi,dan berdampak baik untuk masyarakat setempat, berikut ini potensi yang dimiliki oleh semua desa yang ada di kecamatan Kunir: 

1. DESA JATI MULYO
Kerapan Sapi

Pantai Pak Rupa

Pertanian Padi

2. DESA JATIREJO
Perkebunan Tebu

Pertanian Padi

3. DESA JATIGONO
Industri Pande Besi

4. DESA KUNIR KIDUL
Industri Pembuatan Tahu

Industri Pengrajin Bambu

Pengrajin Batik

5. DESA KUNIR LOR
Industri Genteng

Pengrajin Batik

6. DESA KEDONGMORO
Budaya Candi

Industri Batu Bata Merah

7. DESA DOROGOWOK
Kerap Kelinci

Kebun Buah Naga

8. DESA KABUARAN
Perkebunan Tebu

Perkebunan Buah Naga

9. DESA KARANGLO
Artevak

Bibit Perkebunan

Budidaya Bibit Ikan Lele

10. DESA SUKOSARI


Pengrajin Tali Tampar



11. DESA SUKOREJO
Pertanian Padi

Industri Batako

Senin, 20 April 2015

Gubernur Jatim Tinjau Pameran Produk IT KIM Kab. Lumajang

Nganjuk (20/04). Usai pembukaan Pekan KIM se-Jawa Timur ke VIII oleh Gubernur Jatim, DR. Soekarwo yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Nganjuk. Dilanjutkan dengan acara Ngobrol Pinter (NGOPI) bersama Pak Dhe Karwo dengan nara sumber Pakar Komunikasi dan Informasi, Suko Widodo dengan tema "Peran dan fungsi KIM untuk menyongsong MEA."

Kunjungan Pak Dhe Karwo beserta rombongan
ke Stand Pameran KIM Kab. Lumajang
Menurut Gubernur Jatim, DR. Soekarwo, bahwa KIM ini sangat berperan penting untuk masyarakat, dengan penyelenggaraan pekan KIM sebagai jawaban terhadap peningkatan SDM di bidang pengolahaan informasi dan pemanfaataan TIK terutama baagi masyarakat Jawa Timur. Dan juga KIM berperan sebagai penyebaran informasi positif utama dalaam pengembangan UMKM. Diharapkan Peran KIM Berbasis Teknologi Informasi Siap Bersaing di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN ( MEA) 2015.

”Peran penting penyebaran informasi yang berbasis IT sangat bisa menjadi ujung tombak untuk mendukung promosi potensi daerah, baik pesona wisata, produk-produk unggulan daerah yanag ada di daerah, serta UMKM, yang semuanya itu akan ditampilkan melalui brosur, leaflet, kalender, video maupun blog KIM”. (himbauan dari Pak Dhe Karwo)

KIM Kunir Mas dan KIM Nawala dengan
Humas Kab. Lumajang dan Panitia Pekan KIM Kota Ngajuk
Dilanjutkan Gubernur Jatim didampingi Kadis Kominfo Jatim, dan Bupati Nganjuk untuk peninjauan ke stand produk IT masing-masing KIM yang mengikuti kegiatan Pekan KIM se-jatim ke VIII. Berbagai produk unggulan yang dimiliki  masing-masing daerah ditampilkan pada masing-masing stand pameran. Dengan sistem promosi berbasis IT yang sudah dilakukan oleh KIM, diharapkan bisa diterapkan dalam pekan KIM kali ini. Hal ini sesuai dengan anjuran dari Dinas Kominfo Propinsi Jawa Timur.


Gubernur Jatim sangat antusias saat mengunjungi stand pameran dari KIM Kabupaten Lumajang, dengan produk unggulan yg berasal dari Kabupaten Lumajang, yakni Pisang Agung dan Kripik Pisang sudah bisa terjual keluar pulau. Sedangkan untuk Pisang Mas Kirana yang merupakan produk unggulan pertanian Desa Senduro Kabupaten Lumajang yang sudah sangat dikenal diberbagai daerah, Pak Dhe Karwo juga sangat semangat sekali menjelaskan kepada rombongan peninjau stand pameran karena Pisang Mas Kirana ini juga merupakan salah satu produk unggulan pertanian di Jawa Timur yang berasal dari Kabupaten Lumajang.

Suasana Stand Pameran KIM Kab. Lumajang

KIM Kunir Mas mempunyai kesempatan bercengkrama dengan Pak Dhe Karwo, menjelaskan tentang gizi dan produk unggulan Kec. Kunir yaitu Kripik Pisang Kulit (KPK). Bahan baku Kripik Pisang Kulit (KPK) yaitu pisang kepok yang sudah dipilih dengan kwalitas terbaik. Dengan rasa penasaran, Pak Dhe Karwo mencoba kripik pisang yang diproduksi oleh KIM Kunir Mas. (Anam/Ali)

Pekan KIM VIII Se-Jawa Timur Di Kota Nganjuk


Prosesi pemotongan Pita sebagai Pembukaan Simbolis
oleh Gubernur Jawa Timur, DR. Soekarwo.
Nganjuk (Senin, 20/04). Tepat pukul 09.00 WIB acara pembukaan Pekan KIM VIII Propinsi Jawa Timur yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Bung Karno Kabupaten Nganjuk. Pembukaan Pekan KIM VIII ini dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, DR. Soekarwo. Sebelum acara pembukaan berlangsung, terlebih dahulu disuguhi dengan kesenian khas Jawa Timur untuk memeriahkan acara tersebut.

Kesenian Khas Jawa Timur dalam acara Pembukaan Pekan KIM
Gubernur Jawa Timur, DR. Soekarwodalam Pekan KIM Kab. Nganjuk
Adapun serangkaian acara yang digelar untuk memeriahkan Pekan KIM VIII se-Jawa Timur yang berlangsung mulai tanggal 20-24 April 2015, diantaranya Pameran produk IT, Sarasehan KIM, Workshop IT KIM.

Acara Ngobrol Pinter (NGOPI)
bersama Pak Dhe Karwo dengan Nara Sumber
Pakar Komunikasi dan Informasi (Suko Widodo)
Kadin Kominfo Jatim, Drs. Eddy Santoso, ia menuturkan bahwa KIM pada dasarnya merupakan revitalisasi dan reaktualisasi dari KELOMPENCAPIR (Kelompok Pendengar, Pembaca, dan Pemirsa) yang di sesuaikan dengan paradigma pembangunan dan pemerinta dewasa ini. KIM sebagai lembaga kominikasi sosial yang di bentuk oleh masyarakat, dari masyarakat dan untuk masyarakan secara mandiri daan kreatif yang aktivitasnya melakukan kegiatan pegelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah.

Di sambung sambutan Gubernur Jatim, DR. H. Soekarwo, ia menuturkan bahwa KIM ini sangat berperan penting untuk masyarakat. Dengan penyelenggaraan Pekan KIM sebagai jawaban terhadap peningkatan SDM di bidang pengolahaan informasi dan pemanfaataan TIK terutama baagi masyarakat Jawa Timur. Dan juga KIM berperan sebagai penyebaran informasi positif utama dalam pengembangan UMKM. Diharapkan Peran KIM Berbasis Teknologi Informasi Siap Bersaing di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN ( MEA) 2015.

Sambutan oleh Gubernur Jawa Timur, DR. Soekarwo
dalam Pekan KIM Kab. Nganjuk
"Provinsi Jawa Timur menjadi provinsi yang terbanyak memiliki KIM dengan jumlah 1.019 kelompok dari 4.228 KIM yang terdaftar di Kementrian Komunikasi dan Informatika. Dari segi kuantitas, Jatim merupakan provinsi terbanyak yang memiliki KIM, dari 1.019 kelompok itu jumlah anggotanya mencapai 22.119 orang," katanya.

Ia mengatakan, "Dari sisi kualitas KIM  di Jatim  sudah semakin maju khususnya dalam pemanfaatan teknologi informasi. Hampir setiap KIM sudah memiliki web blog dan media sosial, sehingga mereka mampu menyediakan informasi yang bisa diakses oleh siapa saja dan dimana saja. Ini merupakan bentuk komunikasi interaktif dengan semua pihak utamanya melalui media internet atau dunia maya," imbuh Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim.

Peran penting penyebaran informasi yang berbasis IT sangat bisa menjadi ujung tombak untuk mendukung promosi potensi daerah, baik pesona wisata, produk-produk unggulan daerah yanag ada di daerah, serta UMKM, yang semuanya itu akan ditampilkan melalui brosur, leaflet, kalender, video maupun blog KIM.
Gubernur Jawa Timur, DR. Soekarwodalam Pekan KIM Kab. Nganjuk
Untuk menyongsong MEA 2015, khususmya Sekolah Menengah Kejuruan baik Negeri maupun Swasta telah digagas untuk melakukan tambahan mata pelajaran khusus untuk mendalami potensi yang dimiliki oleh daerah tersebut, agar lebih dikembangkan, hal ini untuk  meningkatkan SDM siswanya, dimana barang yang dihasilkan nantinya akan menjadi lebih baik. Dengan demikian masyarakat kita  akan lebih berdaya dalam mengembangkan usahanya, dan produk yang dihasilkan  bisa bersaing dengan produk-produk yang dihasilkan oleh negara-negara tetangga, khususnya di ASEAN. (Ali/Siti)

Kamis, 20 November 2014

PELATIHAN LANJUTAN (ANEKA KRIPIK)

Pelatihan di hari kedua hari kamis tanggal 20 Nopember 2014 di pandu oleh Ir.suhardi dari BPPT Malang yang menyajikan cara pemilihan bahan baku kripik sehingga nantinya akan diperoleh kripik dengan kualitas enak dan tingkat kadaluarsa yang lama.
Proses pembuatan kripik

Untuk itu beliau sangat menenekan kualitas bahan baku ini sebagai upaya menekan kerugian finansial pelaku produksi bahan pertanian ini yang cenderung mudah rusak karena beberapa faktor misalnya karena terlalu masak sehingga kadar gulanya meningkat yg menyebabkan kripik akan mudah rusak.

Lain dari itu sesuai dengan permintaan peserta agar di berikan tips membuat kripik tales. Supaya tidak gatal, tips yg beliau berikan yaitu:
  • Tales harus benar-benar cukup umur 
  • tales sblm di olah upayakan di layukan/ di jemur sekitar 2 hari

Demikian itu setelah di praktekan hasil betul2 mengagumkan kripik tales tidak gatal dan renyah sekali. ketika digigit terasa kreeeesssssss.


Pelatihan di akhiri dg praktek proses membuat aneka kripik Tales, Ketela ungu, Singkong, dan Sukun. Hasilnya benar-benar berbeda baik tektur kripik dan rasa benar-benar menggugah selera.