SLOGAN KIM LUMAJANG

APA KABAR KIM LUMAJANG? MAJU TERUS, TANPA PAMRIH UNTUK LUMAJANG..!!!

BAKTI SOSIAL KIM KUNIR MAS BERSAMA SMK MIFTAHUL ISLAM

Kunir (Sabtu, 19 Maret 2016) KIM KUNIR MAS bekerja sama dengan KIM SINAR HARAPAN dan KLINIK MATA "TRITYA" Surabaya mengadakan bakti sosial pengobatan mata gratis yang ditempatkan di SMK Miftahul Islam Kunir.

Perkebunan Buah Naga Di Kunir

Suasanan Panen raya Kebun Buah Naga di Desa Kabuaran Kecamatan Kunir Kab. Lumajang.

BATIK KHAS KEC. KUNIR KAB. LUMAJANG

Batik Khas Kunir yang dihasilkan oleh NANIA MAKARTI JAYA yang di kelolah oleh Bpk. Munir sekarang ini sangat terkenal di kabupaten Lumajang.

ARTEFAK KUDA KENCAK SITUS KEDUNGMORO

Ditemukan relief di Desa Kedungmoro Kec. Kunir Kab. Lumajang tepatnya di lahan pembuatan batu bata. Lahan tersebut milik Bapak Tirsam di Dusun Kedungsari Desa Kedungmoro disewakan kepada Bapak Mulyono selama 4 tahun untuk pembuatan batu bata. Awal mula ditemukan oleh Bapak Supri pada hari kamis 10 oktober 2013 sekitar jam 10 pagi

Produk Unggulan Kripik Pisang Kulit (KPK)

KIM KUNIR MAS Kec. Kunir untuk membuat kripik pisang dengan kulitnya.

Sabtu, 28 April 2018

Memperingati Hari Kartini di Sekolah

Siswa Siswi dan Dewan Guru SMK Mifis
            Kunir, 27 April 2018. Siswa-siswi yang berasal dari SMK Miftahul Islam Kunir menggelar berbagai kegiatan unik dan menarik di lapangan tengah sekolah yang diikuti oleh seluruh pelajar, bapak/ibu guru serta karyawan dengan mengangkat Tema “ Pesona Jiwa Kartini “, dalam rangka memeriahkan Hari Kartini. Ratusan siswa putri berpakaian kebaya nasional dan siswa putra berpakaian daerah/batik terlihat ekspresi gembira terpancar dari raut wajah mereka. Tidak sedikit diantara mereka yang kesulitan berjalan karena tidak terbiasa mengenakan pakaian kebaya yang biasanya menggunakan pakain seragam.

           
 “Menurut Kepala Sekolah yaitu Drs. Sasmito, acara itu bertujuan guna mengenang jasa pahlawan nasional Ibu RA. Kartini yang telah membangkitkan emansipasi wanita dan memperjuangkan kaum wanita. Adapun Kegiatannya yaitu: apel memperingati ahri kartini dan fashion show” demikian ungkap  Waka Kesiswaan M. Mery Arwan, S.Sos.
            Banyak manfaat yang bisa didapat melalui peringatan ini, yaitu mempererat pertemanan dan tentunya mengingat lagi perjuangan seorang Kartini dalam memperoleh pengakuan atas emansipasi wanita. Diharapkan selain agar tidak lupa akan perjuangan Kartini juga menjadi contoh yang luar biasa untuk wanita – wanita Indonesia terutama di SMK Miftahul Islam Kunir. Lalu peringatan ini pun dihayati secara lahir maupun batin untuk menghargai jasa – jasa pahlawan kita yang berjuang untuk membela tanah air, nusa, dan bangsa.
Setiap tahun SMK Miftahul Islam Kunir menyelenggarakan kegiatan memperingati Hari Kartini, tetapi tahun ini dibuat konsep yang sedikit berbeda dari tahun yang lalu. Yaitu, Menggelar fashion show dengan berpakaian kebaya bagi pelajar putri dan pakaian daerah/batik bagi pelajar putra dengan tujuan agar anak-anak bisa senang tetapi tidak meninggalkan nilai karakter bangsa dan kearifan lokal.


lomba feshion show siswa siswi 
Lomba fashion show bagi siswa-siswi SMK Miftahul Islam Kunir dinilai dari sesuai dengan tema, penampilan, proses berjalan. Panitia menunjuk 3 dewan jurinya dari bapak/ibu guru diantaranya yaitu Siti ufariah, S.Pd, Dedi Yulianto, S.Pd, Nurul Dwi Nurhayati, S.Pd. Penilaian dilaksanakan subyektif dan mengandung unsur humor yang bisa mempererat kekeluargaan antar guru dan karyawan. Banyak kesan kesan lucu pada sewaktu kegiatan seperti salah satunya pada waktu pemilihan dimas diajeng, tidak jarang bagi para peserta yg mengikutui lomba merasa kikuk berjalan di depan dewan juri saat fashion show. (Alvi)

Kamis, 26 April 2018

Pendidikan dan Pelatihan Bagi Penyandang Cacat dan Eks Trauma

kegiatan pelatihan
Kunir 23 April 2018. Dinas Sosial Kabupaten  Lumajang mengadakan program Pendidikan dan Pelatihan Bagi penyandang cacat dan eks trauma yang bertempat di SMKS YP 17.Pelatihan yang di adakan oleh Dinas social kabupaten Lumajang tersebut di laksankan mulai hari senin 23 April 2018 sampai 28 April 2018.Penyandang difabel sebagai peserta pelatihan bersemangat dan berjanji untuk mengikuti sampai selesai sesuai waktu yang telah di tentukan. Setelah acara ini selesai dari dinas social sangat mengharapkan untuk peserta ini dapat mengembangkan apa yang sudah diterima dari pelatihan kali ini. Dari Dinas Sosial kabupaten Lumajang nanti akan juga akan memberikan bantuan berupa Kompresor dan satu paket kunci supaya ilmu yang di dapat bermanfaat dan langsung di terapka di kehidupan sehari hari. Harapan selanjutnya setelah selesai mereka bisa memiliki ilmu dasar tentang servis sepeda motor,dan bisa di praktekan di rumah sehingga,dapat menambah penghasilan. Penyandang cacat dan eks trauma mampu berdiri sendiri dan bias dihandalkan.Joni

Rabu, 25 April 2018

Pengrajin Tampar Desa sukosari

proses pembuatan tampar

Kunir, 22 April 2018 Ditengah-tengah semakin pesatnya perkembangan perindustrian yang canggih dan modern, di desa Sukosari kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang ada sekelompok masyarakat yang masih bertahan dengan memproduksi tampar tradisional secara manual. Mungkin hanya sekitar 10 KK (kepala Keluarga) yang masih bertahan memproduksi tampar trasional sampai saat ini.
Adapun yang diproduksi oleh para perajin ini sebagian besar adalah tampar untuk keperluan tali kendali (jawa:tampar keluan) untuk hewan ternak khususnya sapi dan kerbau. Jarang mereka memproduksi tampar yang berukuran panjang, karena tali kendali hewan ternak sapi dan kerbau umumnya hanya sekitar 1 sampai 10 meter dengan berbagai macam ukuran dan umur hewan ternak yang akan dipasangi tali kendali tersebut.
Pada umumnya bahan mentah yang dipakai untuk membuat tampar tersebut adalah tali plastik rafia. Menurut salah satu perajin yang kami temui, proses pembuatan tali tampar ini tidaklah mudah, harus memiliki ketrampilan dan kesabaran tersendiri. Untuk 1 kilo tali plastik rafia bisa menjadi 5 sampai 6 pasang tampar, karena ukuran dan panjang yang di produksi tidak sama sehingga menentukan jumlah hasil produksi.
Untuk pemasaran tampar tradisional hasil produksi para perajin ini hanya sebatas wilayah kabupaten Lumajang. Harganya bervariasi menurut besar kecilnya 1 pasang tali kendali tersebut. Sebenarnya para pedagang ini berharap bisa memasarkan hasil kerajinannya bisa menembus ke luar kabupaten Lumajang. Namun karena keterbatan hasil produksi dan terbatasnya masyarakat yang memelihara hewan ternak khususnya sapi dan kerbau membuat para perajin ini tidak berani memproduksi secara besar - besaran.
Disinilah mungkin peran pemerintah baik pemerintah desa sampai pemerintah kabupaten Lumajang melalui dinas yang terkait diharapkan mampu mendongkrak para perajin tampar tradisional yang masih tetap bertahan di desa Sukosari ini. Sehingga para perajin tampar trasisional ini bisa meningkatkan hasil produksinya yang secara otomatis akan meningkatkan penghasilan mereka.Nanang






Senin, 23 April 2018

PEMERIKSAAN KEBUGARAN ANAK SEKOLAH (TKJI)


foto siswa SDN karanglo 01
Kunir, 21 april 2018. Pelaksanaan tes kebugaran tingkat anak sekolah dasar di lapangan desa kabuaran yang dihadiri oleh 150 anak, dari SDN kabuaran, SDN karanglo 01 dan SDN karanglo 02, MI karanglo dan MI kabuaran pada anak usia 10 dan 11 tahun atau kelas 4 dan kelas 5. Pada tes ini anak-anak di harapkan mampu untuk mengelilingi lapangan sejauh 1 km, tes dilakukan untuk mengukur jantung paruh anak. jika anak tersebut mampu untuk berlari di harapkan untuk terus berlari tetapi jika ada anak yang tidak mampu untuk berlari hanya berjalan kaki seperti biasanya. Di mulai jam 07.00 sampai jam 10.00. 


                Pelaksanaan tes kebugaran ini di lakukan oleh tim dari puskesmas dan kader kesorga desa. Anak anak sangat antusias untuk mengikuti kegiatan tersebut dari hasil tes kebugaran yang dilakukan masih banyak anak yang masih kurang baik untuk pengukuran jantung paruhnya.Siti
lari mengelilingi lapangan

Lomba Busana Adat Jawa Timur Tingkat PAUD KARTINI desa Kabuaran

(Kepala Desa, Guru, Wali Murid dan murid PAUD KARTINI)
Kunir, 23 April 2018. Dalam rangka memperingati hari Kartini, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) KARTINI menyelenggarakan perlombaan busana adat Jawa timur di Balai Desa Kabuaran. Acara ini dimulai dari pukul 08.00 wib dan dihadiri oleh Bapak Kepala Desa, Guru dan Wali murid dan Murid PAUD KARTINI sebanyak 40 anak. Dalam Perayaan Hari Kartini kali ini, seluruh murid diwajibkan menggunakan pakaian adat jawa timur. Kepala Desa Bapak Solikin menyampaikan bahwa acara ini sangat bagus dan didukung penuh oleh beliau dan beliau berharap ditahun berikutnya acara seperti ini harus dikembangkan. Kepala sekolah mengatakan, perayaan ini merupakan salah satu program dari PAUD KARTINI Agenda ini dilakukan setiap tahun untuk memperkenalkan sosok pahlawan perempuan di Indonesia itu. "Program ini rutin kami lakukan setiap tahun dan ini adalah program Kartini's Day. Acara ini mengenalkan sosok Kartini sebagai pahlawan wanita Indonesia kepada anak didik," jelas Kepala sekolah saat ditemui di lokasi. Menurutnya, pada tahun ini semua anak didik memakai pakaian adat untuk memperkenalkan sejak dini budaya atau etnis di Jawa timur. "Memperkenalkan budaya lokal kepada anak didik sekaligus meminta perhatian orang tua, karena program seperti ini orang tua pasti berpartisipasi," katanya.
( Wali Murid dan Murid PAUD KARTINI)
Terpisah, salah satu orang tua murid, Umi Titik mengaku sangat mengapresiasi kegiatan Kartini's Days ini, karena dapat menambah wawasan anak sejak dini tentang pahlawan wanita dan juga budaya di Jawa Timur "Kita sangat suport, karena ini bagian dari pendidikan agar anak-anak mengetahui Pahlawan Nasionalnya," jelasnya. Umi Titik membeberkan, acara ini bukan hanya sebagai bentuk edukasi, tapi berbagai kegiatan seperti baris berbaris, pawai sambil bernyanyi dan juga fashion show untuk menampilkan bakat anak-anak. "Lucu aja kalau masih anak-anak sudah pintar fashion show layaknya seperti model. Apalagi dengan penampilan unik," sambungnya. Azka Aditya Erlangga, putra pertama dari Umi Titik ini mengutarakan kesenangannya dalam mengikuti lomba fashion show serta memakai baju adat ini. "Senang dan bajunya yang bagus. Saya suka kayak model," ungkapnya sedikit malu-malu. 
Anak-anak PAUD KARTINI sangat berantusias berpartisipasi pada acara fehion show dalam rangka memperingati Hari Kartini, dan para Guru beserta wali murid merasa bangga pada anak-anak mereka. Beliau berharap ditahun berikutnya bisa lebih meriah lagi.