SLOGAN KIM LUMAJANG

APA KABAR KIM LUMAJANG? MAJU TERUS, TANPA PAMRIH UNTUK LUMAJANG..!!!

BAKTI SOSIAL KIM KUNIR MAS BERSAMA SMK MIFTAHUL ISLAM

Kunir (Sabtu, 19 Maret 2016) KIM KUNIR MAS bekerja sama dengan KIM SINAR HARAPAN dan KLINIK MATA "TRITYA" Surabaya mengadakan bakti sosial pengobatan mata gratis yang ditempatkan di SMK Miftahul Islam Kunir.

Perkebunan Buah Naga Di Kunir

Suasanan Panen raya Kebun Buah Naga di Desa Kabuaran Kecamatan Kunir Kab. Lumajang.

BATIK KHAS KEC. KUNIR KAB. LUMAJANG

Batik Khas Kunir yang dihasilkan oleh NANIA MAKARTI JAYA yang di kelolah oleh Bpk. Munir sekarang ini sangat terkenal di kabupaten Lumajang.

ARTEFAK KUDA KENCAK SITUS KEDUNGMORO

Ditemukan relief di Desa Kedungmoro Kec. Kunir Kab. Lumajang tepatnya di lahan pembuatan batu bata. Lahan tersebut milik Bapak Tirsam di Dusun Kedungsari Desa Kedungmoro disewakan kepada Bapak Mulyono selama 4 tahun untuk pembuatan batu bata. Awal mula ditemukan oleh Bapak Supri pada hari kamis 10 oktober 2013 sekitar jam 10 pagi

Produk Unggulan Kripik Pisang Kulit (KPK)

KIM KUNIR MAS Kec. Kunir untuk membuat kripik pisang dengan kulitnya.

Jumat, 15 Januari 2016

PROFIL KIM

PROFIL KIM ( KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT )
KUNIR MAS KECAMATAN KUNIR KABUPATEN LUMAJANG
Melek Informasi , menyadari bahwa ada cerita dibalik berita, Ada Hikmah dibalik Pengetahuan, Ada ketrampilan dibalik Informasi

Visi KIM.
Mengekspos dan mempublikasikan  potensi kecamatan kunir sebagai upaya KIM mendampingi kecamatan Kunir dalam meningkatkan SDM dan SDA menuju kesejahteraan kehidupan masyarakat

Misi KIM .
1.       Menginformasikan berita terbaru yang bermanfaat untuk masyarakat kunir.
2.       Menginspirasi masyarakat untuk menciptakan lapangan kerja baru.
3.       Membantu pemerintahan kecamatan untuk memperlancar program kecamatan.
4.       Membantu pemerintahan desa untuk mempublikasikan potensi desa.
5.       Membantu dinas terkait dalam kegiatan sosial di masyarakat.
6.       Melakukan kerjasama dengan mitra KIM untuk melakukan sebar olah informasi.

Tujuan :
1. Meningkatkan pola Pembinaan KIM sebagai wahana pembinaan sumber daya manusia.
2. Meningkatkan koordinasi ,integrasi dan sinkronosasi pembinaan KIM, secara terpadu dengan Instansi Pemerintah/ Swasta maupun Lembaga Organisasi lainnya.
3. Meningkatkan Peranan KIM sebagai wahana penggerak partisipasi aktif masyarakat dalam hal penyampaian informasi dan penyalur aspirasi Masyarakat.

Sasaran :
1. Terciptanya pola Pembinaan KIM secara terus menerus dalam pengembangan sumber daya manusia.
2. Meningkatkan koordinasi, integrasi dan sinkronisasi pembinaan KIM, secara terpadu dengan Instansi Pemerintah/ swasta maupun Lembaga Organisasi lainnya.
3. Meningkatkan Peranan KIM sebagai wahana penggerak partisipasi aktif masyarakat dalam hal penyampaian informasi dan penyalur aspirasi masyarakat.

Tugas KIM .
1.       Mewujudkan Masyarakat aktif, peduli, peka, dan memahami informasi.
2.       Memberdayakan masyarakat melalui diskusi antar anggota, sehingga dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan bagi kepentingan pribadi, kelompok, Masyarakat dan Bangsa.
3.       Mewujudkan Jaringan Informasi serat media komunikasi dua arah, antar kelompok masyarakat dengan pihak lainnya ( Pemerintah ).

Fungsi KIM .
1. Sebagai wahana informasi antar anggota KIM, dari KIM kepada Pemerintah dan sebaliknya.
2. Sebagai Mitra Dialog dengan Pemerintah dalam merumuskan kebijakkan Publik.
3. Sarana peningkatan Literasi anggota KIM dan Masyarakat dibidang Informasi dan Media Masa.
4. Sebagai Lembaga yang memiliki nilai Ekonomis.

Kedudukan & Sifat :
  • Berkedudukan di kantor kecamatan Kunir kabupaten Lumajang.
  • Bersifat Mandiri ( bebas, tidak terkait dengan kepentingan Politik apapun)
  • Dana Operasional dan kesejahteraan Anggota KIM, diperoleh dari kegiatan Usaha yang dibangunnya !!!!.
  • KIM memerlukan  Pengakuan / pengukuhan dari Masyarakat dan Lembaga Pemerintah dari Tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten dan Propinsi.
  • KIM dapat membentuk Pusat / Warung Informasi sebagai tempat dimana Masyarakat dapat mengetahui dan memperoleh Informasi yang diperlukan.
  • Pusat Informasi harus memiliki basis data ( tulisan tangan ataupun disusun dengan Teknologi Informasi ).
  • KIM dapat mengembangkan diri sebagai komunitas Pengguna atau Pengelola Layanan Informasi berbasisi Teknologi Informasi dan Komunikasi ( TIK ) antara lain menggunakan Jaringan Internet.

Susunan Pengurus Kelembagaan KIM KUNIR MAS Kecamatan Kunir Kabupaten Lumajang.
Pembina                                               : Bagian Humas
Penasehat                                             : Sujono, SH                  (Camat Kunir)
Ketua 1                                                 : Senifah
Ketua 2                                                 : Adi Sucipto
Sekertaris 1                                           : Adisti Damayanti
Sekertaris 2                                           : Anggra Tanjung Rindu
Bendahara                                             : Siti Kholifah
Seksi Informasi                                     : 1. Ali Murtadho
                                                                 2. Abdul Irfan Hanafi
Seksi Penerapan Informasi                    : Joni
Seksi Usaha                                           :1. Muhammad Zenai
                      2. Paito
Aktifitas Pokok KIM:
Aktifitas pokok KIM adalah NADIA, meliputi :
  • Networking, yaitu jaringan Kelembagaan yang merupakan hubungan dengan kelompok /Lembaga/ Instansi teratur dalam rangka serap dan olah informasi kemudian disebarluaskan melalui berbagai media informasi kepada masyarakat.
  • Akses Informasi ,yaitu melakukan aktifitas untuk mengakses Informasi dari berbagai Sumber , baik sumber langsung maupun tidak langsung.
  • Diskusi yaitu setelah memperoleh Informasi, dilakukan diskusi, tukar menukar informasi, pecahkan masalah.
  • Implementasi, yaitu tahapan yang sebelumnya diputuskan akan menerapkan dan mendayagunakan pengetahuan yang diperoleh.
  • Aspirasi, Serap dan Salurkan Aspirasi Masyarakat.

Program & Kegiatan :
1. Pembentukan Pengurus KIM KUNIRMAS.
2. Membuat Struktur dan mengatur tugas, Peran dan Tanggung Jawab.

Aspek Pemberdayaan :
  • Aktifitas mengakses Media bertujuan agar literasi terhadap Media Masa dan Teknologi Informasi dan komunikasi meningkat, serta mampu mengakses dan mendayagunakannya untuk peningkatan Nilai Tambah bagi Masarakat.
  • Penyeleksian Informasi dengan memberikan Pengetahuan dan ketrampilan dalam menyeleksi informasi dari beragam sumber yang dapat dipercaya.
  • Pengelolaan Informasi dilakukan melalui memberikan pengetahuan dan fasilitas sarana dan Prasarana Pengelolaan Informasi seperti System pendokumentasian informasi, cara menganalisa dan mengambil kesimpulan.
  • Pendesiminasian Informasi dapat dilakukan langsung ( Tatap muka,), maupun tidak langsung ( cetak dan elektronik ).
  • Penyerapan Informasi dan Aspirasi Masyarakat.
  • Pengembangan Nilai Tambah Informasi dalam berbagai bentuk Usaha perlu Kewiraswastaan / Enterpreneurship sehingga mampu mengubah Peluang menjadi Untung.

Kegiatan yang telah dilakukan :
  1. INFORMATIF   : Mempublikasikan informasi melalui blog. Antara lain:
    a.       Penemuan bangunan candi di desa Kedungmoro
    b.       Penemuan bokor didesa Karanglo
    c.       Pariwisata Pantai Pak Rupa

  1. SOSIAL              : a. Penanaman pohon pada hari Bumi                                                                                               b. Pekan Imunisasi Nasional (PIN)                                                                                                 c. BAKSOS (Pemeriksaan mata dan donor darah)
  1. PRODUKTIF    : Usaha Kripik Pisang (Kripik Pisang Kulit)



Senin, 11 Januari 2016

STRUKTUR KIM

SUSUNAN PENGURUS
KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT (KIM)

“KUNIR MAS” KECAMATAN KUNIR


Selasa, 10 November 2015

Pelayanan Kesehatan, Ponkesdes Sukosari-Kunir Juara I Se Jawa Timur

(Selasa, 10 November 2015) Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) Desa Sukosari Kecamatan Kunir menjadi juara I tingkat  Jawa Timur setelah mengalahkan puluhan POnkesdes terbaik 38 Kabupaten/Kota.
Kepala Bidang Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Ria Cancerina mengatakan, keberhasilan Lumajang berkat keseriusan dalam pembinaan terhadap 127 Ponkesdes yang tersebar di 21 Kecamayan 198 Desa. Apalagi, program ini banyak hal yang dikerjakan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
"Tujuan Ponkesdes adalah bagaiman mendekatkan masyarakat dengan pelayanan kesehatan, apalagi disambuat antusias oleh masyarakat pada umumnya," ungkap peremuan murah senyum itu.
Ponkesdes adalah inovasi bidang pelayanan kesehatan yang dirintis oleh Gubernur Jawa Timur, Ir. Soekarwo. Sehingga, masyarakat Jatim diharapkan bebas dari kematian Ibu dan Balita, serta memiliki Pola Hidup Bersih dan Sehat(PHBS).
"Alhamdulillah, Ponkesdes mampu menjawab dalam hal kesehatan masyarakat," jelas perempuan yang hobi olah raga bersepeda. Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kunir Mas .

Selasa, 23 Juni 2015

POTENSI DESA SE-KECAMATAN KUNIR

Desa dalam arti luas adalah bentuk kesatuan administrative yang disebut juga kelurahan, lalu lurah adalah kepala desa. Memang ada definisi lain tentang berangkatnya dari desa sebagai permukiman, sebagai berikut: suatu tempat daerah atau daerah di mana  penduduk berkumpul dan hidup bersama di mana mereka dapat menggunakan lingkungan setempat untuk mempertahankan, melangsungkan dan mengembangkan kehidupan mereka.
Dalam definisi tersebut tersorat adanya tiga unsure yaitu penduduk, tanah dan bangunan. Karena masing-masing unsure itu lambat atau cepat  mengalami perubahan maka desa sebagai pola permukiman bersifat dinamis. Secara geografis manusia sebagai penghuni desa selalu melakukan adaptasi spatial dan ekologis sederap dengan kegiatannya dalam bidang agraris.
Adapun yang menjadi pokok dasar dalam penulisan ini adalah berbicara tentang bagaimana potensi desa  dan apa saja yang factor-faktor yang meliputi seiring denga perkembangannya. Potensi desa disini meliputi sumber-sumber alami dan sumber manusiawi yang tersimpan dan yang dapat diharapkan manfaatnya bagi kelangsungan dan perkembangan desa.
Potensi desa yang ada meliputi potensi fisik dan non fisik. Dilihat dari segi permasalahan desa, memang suatu desa itu sudah diciptakan masing-masing memuliki potensi yang beranekakaragam potensi dan bergerak dan berkembangnya pun suatu potesi itu juga karena ada asupan dari sumberdaya manusia itu sendiri dan di tunjang juga dengan faktor ekonomi, psikologi, pertanian dan geografi dan administrasi, sehingga desa tersebut bias dilanjutkan kelestariannya sebagai desa yang memiliki potensi.
Di kecamatan kunir hampir semua desa mempunyai potensi yang cukup baik, dan bisa bernilai ekonomi,dan berdampak baik untuk masyarakat setempat, berikut ini potensi yang dimiliki oleh semua desa yang ada di kecamatan Kunir: 

1. DESA JATI MULYO
Kerapan Sapi

Pantai Pak Rupa

Pertanian Padi

2. DESA JATIREJO
Perkebunan Tebu

Pertanian Padi

3. DESA JATIGONO
Industri Pande Besi

4. DESA KUNIR KIDUL
Industri Pembuatan Tahu

Industri Pengrajin Bambu

Pengrajin Batik

5. DESA KUNIR LOR
Industri Genteng

Pengrajin Batik

6. DESA KEDONGMORO
Budaya Candi

Industri Batu Bata Merah

7. DESA DOROGOWOK
Kerap Kelinci

Kebun Buah Naga

8. DESA KABUARAN
Perkebunan Tebu

Perkebunan Buah Naga

9. DESA KARANGLO
Artevak

Bibit Perkebunan

Budidaya Bibit Ikan Lele

10. DESA SUKOSARI


Pengrajin Tali Tampar



11. DESA SUKOREJO
Pertanian Padi

Industri Batako

Senin, 20 April 2015

Gubernur Jatim Tinjau Pameran Produk IT KIM Kab. Lumajang

Nganjuk (20/04). Usai pembukaan Pekan KIM se-Jawa Timur ke VIII oleh Gubernur Jatim, DR. Soekarwo yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Nganjuk. Dilanjutkan dengan acara Ngobrol Pinter (NGOPI) bersama Pak Dhe Karwo dengan nara sumber Pakar Komunikasi dan Informasi, Suko Widodo dengan tema "Peran dan fungsi KIM untuk menyongsong MEA."

Kunjungan Pak Dhe Karwo beserta rombongan
ke Stand Pameran KIM Kab. Lumajang
Menurut Gubernur Jatim, DR. Soekarwo, bahwa KIM ini sangat berperan penting untuk masyarakat, dengan penyelenggaraan pekan KIM sebagai jawaban terhadap peningkatan SDM di bidang pengolahaan informasi dan pemanfaataan TIK terutama baagi masyarakat Jawa Timur. Dan juga KIM berperan sebagai penyebaran informasi positif utama dalaam pengembangan UMKM. Diharapkan Peran KIM Berbasis Teknologi Informasi Siap Bersaing di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN ( MEA) 2015.

”Peran penting penyebaran informasi yang berbasis IT sangat bisa menjadi ujung tombak untuk mendukung promosi potensi daerah, baik pesona wisata, produk-produk unggulan daerah yanag ada di daerah, serta UMKM, yang semuanya itu akan ditampilkan melalui brosur, leaflet, kalender, video maupun blog KIM”. (himbauan dari Pak Dhe Karwo)

KIM Kunir Mas dan KIM Nawala dengan
Humas Kab. Lumajang dan Panitia Pekan KIM Kota Ngajuk
Dilanjutkan Gubernur Jatim didampingi Kadis Kominfo Jatim, dan Bupati Nganjuk untuk peninjauan ke stand produk IT masing-masing KIM yang mengikuti kegiatan Pekan KIM se-jatim ke VIII. Berbagai produk unggulan yang dimiliki  masing-masing daerah ditampilkan pada masing-masing stand pameran. Dengan sistem promosi berbasis IT yang sudah dilakukan oleh KIM, diharapkan bisa diterapkan dalam pekan KIM kali ini. Hal ini sesuai dengan anjuran dari Dinas Kominfo Propinsi Jawa Timur.


Gubernur Jatim sangat antusias saat mengunjungi stand pameran dari KIM Kabupaten Lumajang, dengan produk unggulan yg berasal dari Kabupaten Lumajang, yakni Pisang Agung dan Kripik Pisang sudah bisa terjual keluar pulau. Sedangkan untuk Pisang Mas Kirana yang merupakan produk unggulan pertanian Desa Senduro Kabupaten Lumajang yang sudah sangat dikenal diberbagai daerah, Pak Dhe Karwo juga sangat semangat sekali menjelaskan kepada rombongan peninjau stand pameran karena Pisang Mas Kirana ini juga merupakan salah satu produk unggulan pertanian di Jawa Timur yang berasal dari Kabupaten Lumajang.

Suasana Stand Pameran KIM Kab. Lumajang

KIM Kunir Mas mempunyai kesempatan bercengkrama dengan Pak Dhe Karwo, menjelaskan tentang gizi dan produk unggulan Kec. Kunir yaitu Kripik Pisang Kulit (KPK). Bahan baku Kripik Pisang Kulit (KPK) yaitu pisang kepok yang sudah dipilih dengan kwalitas terbaik. Dengan rasa penasaran, Pak Dhe Karwo mencoba kripik pisang yang diproduksi oleh KIM Kunir Mas. (Anam/Ali)