SLOGAN KIM LUMAJANG

APA KABAR KIM LUMAJANG? MAJU TERUS, TANPA PAMRIH UNTUK LUMAJANG..!!!

BAKTI SOSIAL KIM KUNIR MAS BERSAMA SMK MIFTAHUL ISLAM

Kunir (Sabtu, 19 Maret 2016) KIM KUNIR MAS bekerja sama dengan KIM SINAR HARAPAN dan KLINIK MATA "TRITYA" Surabaya mengadakan bakti sosial pengobatan mata gratis yang ditempatkan di SMK Miftahul Islam Kunir.

Perkebunan Buah Naga Di Kunir

Suasanan Panen raya Kebun Buah Naga di Desa Kabuaran Kecamatan Kunir Kab. Lumajang.

BATIK KHAS KEC. KUNIR KAB. LUMAJANG

Batik Khas Kunir yang dihasilkan oleh NANIA MAKARTI JAYA yang di kelolah oleh Bpk. Munir sekarang ini sangat terkenal di kabupaten Lumajang.

ARTEFAK KUDA KENCAK SITUS KEDUNGMORO

Ditemukan relief di Desa Kedungmoro Kec. Kunir Kab. Lumajang tepatnya di lahan pembuatan batu bata. Lahan tersebut milik Bapak Tirsam di Dusun Kedungsari Desa Kedungmoro disewakan kepada Bapak Mulyono selama 4 tahun untuk pembuatan batu bata. Awal mula ditemukan oleh Bapak Supri pada hari kamis 10 oktober 2013 sekitar jam 10 pagi

Produk Unggulan Kripik Pisang Kulit (KPK)

KIM KUNIR MAS Kec. Kunir untuk membuat kripik pisang dengan kulitnya.

Selasa, 10 November 2015

Pelayanan Kesehatan, Ponkesdes Sukosari-Kunir Juara I Se Jawa Timur

(Selasa, 10 November 2015) Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) Desa Sukosari Kecamatan Kunir menjadi juara I tingkat  Jawa Timur setelah mengalahkan puluhan POnkesdes terbaik 38 Kabupaten/Kota.
Kepala Bidang Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Ria Cancerina mengatakan, keberhasilan Lumajang berkat keseriusan dalam pembinaan terhadap 127 Ponkesdes yang tersebar di 21 Kecamayan 198 Desa. Apalagi, program ini banyak hal yang dikerjakan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat.
"Tujuan Ponkesdes adalah bagaiman mendekatkan masyarakat dengan pelayanan kesehatan, apalagi disambuat antusias oleh masyarakat pada umumnya," ungkap peremuan murah senyum itu.
Ponkesdes adalah inovasi bidang pelayanan kesehatan yang dirintis oleh Gubernur Jawa Timur, Ir. Soekarwo. Sehingga, masyarakat Jatim diharapkan bebas dari kematian Ibu dan Balita, serta memiliki Pola Hidup Bersih dan Sehat(PHBS).
"Alhamdulillah, Ponkesdes mampu menjawab dalam hal kesehatan masyarakat," jelas perempuan yang hobi olah raga bersepeda. Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kunir Mas .

Selasa, 23 Juni 2015

POTENSI DESA SE-KECAMATAN KUNIR

Desa dalam arti luas adalah bentuk kesatuan administrative yang disebut juga kelurahan, lalu lurah adalah kepala desa. Memang ada definisi lain tentang berangkatnya dari desa sebagai permukiman, sebagai berikut: suatu tempat daerah atau daerah di mana  penduduk berkumpul dan hidup bersama di mana mereka dapat menggunakan lingkungan setempat untuk mempertahankan, melangsungkan dan mengembangkan kehidupan mereka.
Dalam definisi tersebut tersorat adanya tiga unsure yaitu penduduk, tanah dan bangunan. Karena masing-masing unsure itu lambat atau cepat  mengalami perubahan maka desa sebagai pola permukiman bersifat dinamis. Secara geografis manusia sebagai penghuni desa selalu melakukan adaptasi spatial dan ekologis sederap dengan kegiatannya dalam bidang agraris.
Adapun yang menjadi pokok dasar dalam penulisan ini adalah berbicara tentang bagaimana potensi desa  dan apa saja yang factor-faktor yang meliputi seiring denga perkembangannya. Potensi desa disini meliputi sumber-sumber alami dan sumber manusiawi yang tersimpan dan yang dapat diharapkan manfaatnya bagi kelangsungan dan perkembangan desa.
Potensi desa yang ada meliputi potensi fisik dan non fisik. Dilihat dari segi permasalahan desa, memang suatu desa itu sudah diciptakan masing-masing memuliki potensi yang beranekakaragam potensi dan bergerak dan berkembangnya pun suatu potesi itu juga karena ada asupan dari sumberdaya manusia itu sendiri dan di tunjang juga dengan faktor ekonomi, psikologi, pertanian dan geografi dan administrasi, sehingga desa tersebut bias dilanjutkan kelestariannya sebagai desa yang memiliki potensi.
Di kecamatan kunir hampir semua desa mempunyai potensi yang cukup baik, dan bisa bernilai ekonomi,dan berdampak baik untuk masyarakat setempat, berikut ini potensi yang dimiliki oleh semua desa yang ada di kecamatan Kunir: 

1. DESA JATI MULYO
Kerapan Sapi

Pantai Pak Rupa

Pertanian Padi

2. DESA JATIREJO
Perkebunan Tebu

Pertanian Padi

3. DESA JATIGONO
Industri Pande Besi

4. DESA KUNIR KIDUL
Industri Pembuatan Tahu

Industri Pengrajin Bambu

Pengrajin Batik

5. DESA KUNIR LOR
Industri Genteng

Pengrajin Batik

6. DESA KEDONGMORO
Budaya Candi

Industri Batu Bata Merah

7. DESA DOROGOWOK
Kerap Kelinci

Kebun Buah Naga

8. DESA KABUARAN
Perkebunan Tebu

Perkebunan Buah Naga

9. DESA KARANGLO
Artevak

Bibit Perkebunan

Budidaya Bibit Ikan Lele

10. DESA SUKOSARI


Pengrajin Tali Tampar



11. DESA SUKOREJO
Pertanian Padi

Industri Batako

Senin, 20 April 2015

Gubernur Jatim Tinjau Pameran Produk IT KIM Kab. Lumajang

Nganjuk (20/04). Usai pembukaan Pekan KIM se-Jawa Timur ke VIII oleh Gubernur Jatim, DR. Soekarwo yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Nganjuk. Dilanjutkan dengan acara Ngobrol Pinter (NGOPI) bersama Pak Dhe Karwo dengan nara sumber Pakar Komunikasi dan Informasi, Suko Widodo dengan tema "Peran dan fungsi KIM untuk menyongsong MEA."

Kunjungan Pak Dhe Karwo beserta rombongan
ke Stand Pameran KIM Kab. Lumajang
Menurut Gubernur Jatim, DR. Soekarwo, bahwa KIM ini sangat berperan penting untuk masyarakat, dengan penyelenggaraan pekan KIM sebagai jawaban terhadap peningkatan SDM di bidang pengolahaan informasi dan pemanfaataan TIK terutama baagi masyarakat Jawa Timur. Dan juga KIM berperan sebagai penyebaran informasi positif utama dalaam pengembangan UMKM. Diharapkan Peran KIM Berbasis Teknologi Informasi Siap Bersaing di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN ( MEA) 2015.

”Peran penting penyebaran informasi yang berbasis IT sangat bisa menjadi ujung tombak untuk mendukung promosi potensi daerah, baik pesona wisata, produk-produk unggulan daerah yanag ada di daerah, serta UMKM, yang semuanya itu akan ditampilkan melalui brosur, leaflet, kalender, video maupun blog KIM”. (himbauan dari Pak Dhe Karwo)

KIM Kunir Mas dan KIM Nawala dengan
Humas Kab. Lumajang dan Panitia Pekan KIM Kota Ngajuk
Dilanjutkan Gubernur Jatim didampingi Kadis Kominfo Jatim, dan Bupati Nganjuk untuk peninjauan ke stand produk IT masing-masing KIM yang mengikuti kegiatan Pekan KIM se-jatim ke VIII. Berbagai produk unggulan yang dimiliki  masing-masing daerah ditampilkan pada masing-masing stand pameran. Dengan sistem promosi berbasis IT yang sudah dilakukan oleh KIM, diharapkan bisa diterapkan dalam pekan KIM kali ini. Hal ini sesuai dengan anjuran dari Dinas Kominfo Propinsi Jawa Timur.


Gubernur Jatim sangat antusias saat mengunjungi stand pameran dari KIM Kabupaten Lumajang, dengan produk unggulan yg berasal dari Kabupaten Lumajang, yakni Pisang Agung dan Kripik Pisang sudah bisa terjual keluar pulau. Sedangkan untuk Pisang Mas Kirana yang merupakan produk unggulan pertanian Desa Senduro Kabupaten Lumajang yang sudah sangat dikenal diberbagai daerah, Pak Dhe Karwo juga sangat semangat sekali menjelaskan kepada rombongan peninjau stand pameran karena Pisang Mas Kirana ini juga merupakan salah satu produk unggulan pertanian di Jawa Timur yang berasal dari Kabupaten Lumajang.

Suasana Stand Pameran KIM Kab. Lumajang

KIM Kunir Mas mempunyai kesempatan bercengkrama dengan Pak Dhe Karwo, menjelaskan tentang gizi dan produk unggulan Kec. Kunir yaitu Kripik Pisang Kulit (KPK). Bahan baku Kripik Pisang Kulit (KPK) yaitu pisang kepok yang sudah dipilih dengan kwalitas terbaik. Dengan rasa penasaran, Pak Dhe Karwo mencoba kripik pisang yang diproduksi oleh KIM Kunir Mas. (Anam/Ali)

Pekan KIM VIII Se-Jawa Timur Di Kota Nganjuk


Prosesi pemotongan Pita sebagai Pembukaan Simbolis
oleh Gubernur Jawa Timur, DR. Soekarwo.
Nganjuk (Senin, 20/04). Tepat pukul 09.00 WIB acara pembukaan Pekan KIM VIII Propinsi Jawa Timur yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Bung Karno Kabupaten Nganjuk. Pembukaan Pekan KIM VIII ini dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, DR. Soekarwo. Sebelum acara pembukaan berlangsung, terlebih dahulu disuguhi dengan kesenian khas Jawa Timur untuk memeriahkan acara tersebut.

Kesenian Khas Jawa Timur dalam acara Pembukaan Pekan KIM
Gubernur Jawa Timur, DR. Soekarwodalam Pekan KIM Kab. Nganjuk
Adapun serangkaian acara yang digelar untuk memeriahkan Pekan KIM VIII se-Jawa Timur yang berlangsung mulai tanggal 20-24 April 2015, diantaranya Pameran produk IT, Sarasehan KIM, Workshop IT KIM.

Acara Ngobrol Pinter (NGOPI)
bersama Pak Dhe Karwo dengan Nara Sumber
Pakar Komunikasi dan Informasi (Suko Widodo)
Kadin Kominfo Jatim, Drs. Eddy Santoso, ia menuturkan bahwa KIM pada dasarnya merupakan revitalisasi dan reaktualisasi dari KELOMPENCAPIR (Kelompok Pendengar, Pembaca, dan Pemirsa) yang di sesuaikan dengan paradigma pembangunan dan pemerinta dewasa ini. KIM sebagai lembaga kominikasi sosial yang di bentuk oleh masyarakat, dari masyarakat dan untuk masyarakan secara mandiri daan kreatif yang aktivitasnya melakukan kegiatan pegelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah.

Di sambung sambutan Gubernur Jatim, DR. H. Soekarwo, ia menuturkan bahwa KIM ini sangat berperan penting untuk masyarakat. Dengan penyelenggaraan Pekan KIM sebagai jawaban terhadap peningkatan SDM di bidang pengolahaan informasi dan pemanfaataan TIK terutama baagi masyarakat Jawa Timur. Dan juga KIM berperan sebagai penyebaran informasi positif utama dalam pengembangan UMKM. Diharapkan Peran KIM Berbasis Teknologi Informasi Siap Bersaing di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN ( MEA) 2015.

Sambutan oleh Gubernur Jawa Timur, DR. Soekarwo
dalam Pekan KIM Kab. Nganjuk
"Provinsi Jawa Timur menjadi provinsi yang terbanyak memiliki KIM dengan jumlah 1.019 kelompok dari 4.228 KIM yang terdaftar di Kementrian Komunikasi dan Informatika. Dari segi kuantitas, Jatim merupakan provinsi terbanyak yang memiliki KIM, dari 1.019 kelompok itu jumlah anggotanya mencapai 22.119 orang," katanya.

Ia mengatakan, "Dari sisi kualitas KIM  di Jatim  sudah semakin maju khususnya dalam pemanfaatan teknologi informasi. Hampir setiap KIM sudah memiliki web blog dan media sosial, sehingga mereka mampu menyediakan informasi yang bisa diakses oleh siapa saja dan dimana saja. Ini merupakan bentuk komunikasi interaktif dengan semua pihak utamanya melalui media internet atau dunia maya," imbuh Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim.

Peran penting penyebaran informasi yang berbasis IT sangat bisa menjadi ujung tombak untuk mendukung promosi potensi daerah, baik pesona wisata, produk-produk unggulan daerah yanag ada di daerah, serta UMKM, yang semuanya itu akan ditampilkan melalui brosur, leaflet, kalender, video maupun blog KIM.
Gubernur Jawa Timur, DR. Soekarwodalam Pekan KIM Kab. Nganjuk
Untuk menyongsong MEA 2015, khususmya Sekolah Menengah Kejuruan baik Negeri maupun Swasta telah digagas untuk melakukan tambahan mata pelajaran khusus untuk mendalami potensi yang dimiliki oleh daerah tersebut, agar lebih dikembangkan, hal ini untuk  meningkatkan SDM siswanya, dimana barang yang dihasilkan nantinya akan menjadi lebih baik. Dengan demikian masyarakat kita  akan lebih berdaya dalam mengembangkan usahanya, dan produk yang dihasilkan  bisa bersaing dengan produk-produk yang dihasilkan oleh negara-negara tetangga, khususnya di ASEAN. (Ali/Siti)

Sabtu, 18 April 2015

SLIDE