SLOGAN KIM LUMAJANG

APA KABAR KIM LUMAJANG? MAJU TERUS, TANPA PAMRIH UNTUK LUMAJANG..!!!

BAKTI SOSIAL KIM KUNIR MAS BERSAMA SMK MIFTAHUL ISLAM

Kunir (Sabtu, 19 Maret 2016) KIM KUNIR MAS bekerja sama dengan KIM SINAR HARAPAN dan KLINIK MATA "TRITYA" Surabaya mengadakan bakti sosial pengobatan mata gratis yang ditempatkan di SMK Miftahul Islam Kunir.

Perkebunan Buah Naga Di Kunir

Suasanan Panen raya Kebun Buah Naga di Desa Kabuaran Kecamatan Kunir Kab. Lumajang.

BATIK KHAS KEC. KUNIR KAB. LUMAJANG

Batik Khas Kunir yang dihasilkan oleh NANIA MAKARTI JAYA yang di kelolah oleh Bpk. Munir sekarang ini sangat terkenal di kabupaten Lumajang.

ARTEFAK KUDA KENCAK SITUS KEDUNGMORO

Ditemukan relief di Desa Kedungmoro Kec. Kunir Kab. Lumajang tepatnya di lahan pembuatan batu bata. Lahan tersebut milik Bapak Tirsam di Dusun Kedungsari Desa Kedungmoro disewakan kepada Bapak Mulyono selama 4 tahun untuk pembuatan batu bata. Awal mula ditemukan oleh Bapak Supri pada hari kamis 10 oktober 2013 sekitar jam 10 pagi

Produk Unggulan Kripik Pisang Kulit (KPK)

KIM KUNIR MAS Kec. Kunir untuk membuat kripik pisang dengan kulitnya.

Senin, 23 Oktober 2017

Peringatan Hari Satri Nasional (HSN) 22 Oktober 2017 akan digelar apel besar di Alun-alun Lumajang

Peringatan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2017

Peringatan Hari Satri Nasional (HSN) 22 Oktober 2017 akan digelar apel besar di Alun-alun Lumajang, Minggu (22/10). 23 ribu santri dari pelosok Lumajang akan hadir untuk mengenang perjuangan para santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
"Akan ada ribuan santari dari pelesok Lumajang yang akan hadir di Alun-alun Lumajang dalam puncak peringatan HSN," ujar Fahrur Rozi, ketua panitia HSN 2017, Sabtu (21/10/2017).
HSN berawal dari resolusi jihad untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Dimana, penjajah kala itu ingin kembali menyerang Indonesia dan para ulama akhinya menftwakan bahwa perang melawan penjajah adalah kewajuban warga Islam.
"Hari santri ini sejarahnya dari resolusi jihad. Artinya, peran pesantren, santri dan kyai dalam perjuangan bangsa Indonesia sangat besar," jelas ketua Ansor Lumajang itu.
As'at Malik, Bupati Lumajang meminta agar santri tidak hanya berkutat pada keagamaan saja. Namun, santri harus bisa menjawab tantangan jaman di era kecepatan informasi dan teknologi.
"Menjaga tradisi lama yang baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik. Artinya, santri harus mampu menjawab tantangan jaman di era kecepatan informasi ini," tuturnya (ARF)

Senin, 09 Oktober 2017

Ide Membangun Desa Wisata "KAMPUNG TAHU" Di Desa Kunir Kidul Kabupaten Lumajang


Ide membangun Desa Wisata "KAMPUNG TAHU" yang diawali dengan Festival Banjir Tahu pada 30/09/2017 lalu rupanya kian melesat terbukti dengan semakin intensnya kepala dinas bersosialisasi tentang ide itu ke berbagai Dinas yang terkait dengan hal itu.

Selain itu Kepala Desa Hasyim Nawawi sudah berencana mengumpulkan beberapa komponen masyarakat diantaranya, Kim Kunir Mas, PKK Desa, Perangkat Desa, dan Karang Taruna Komando diharapkan semua komponen yang ada di desa ini bersama masyarakat bersatu padu untuk mewujudkan KAMPUNG TAHU menjadi kenyataan, yang nantinya akan menjadikan masyarakat Kunir Kidul semakin sejahtera.

Tahun depan Festival Banjir Tahu ini harus lebih baik lagi, untuk itu dari sekarang kita harus sudah mempersiapkan dengan baik agar even ini bisa dinikmati oleh semua masyarakat lumajang. lebih bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara. Demikian harapak Kepala Desa Hasyim Nawawi menutup pembicaraan.

Senin, 25 September 2017

PERSIAPAN KIM KUNIR MAS BERSAMA KARANG TARUNA KOMANDO MENJELANG FESTIVAL BANJIR TAHU

Musyawarah Persiapan Festival Banjir Tahu


Kunir (25 September 2017) KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) - Persiapan acara FBT (Festival Banjir Tahu) di Desa Kunir Kidul Kecamatan Kunir diperkirakan akan berlangsung lebih meriah, meskipun acara ini pertama kalinya diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Kunir Kidul. Sesuai tema yang diambil BANJIR TAHU, karena mayoritas Penduduk Desa Kunir Kidul bekerjanya dibidang Home Industri Tahu Tempe.

Bukan itu saja, di dalam konsep acara nanti semua potensi desa akan ditampilkan diacara tersebut, diantaranya potensi UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dan Seni Budaya yang dimiliki oleh Desa Kunir Kidul.

Diacara FBT nantinya diperkirakan akan dihadiri oleh Bapak Bupati Lumajang Drs. H. As'ad Malik, M.Ag, beserta jajarannya untuk mengikuti acara yang pertama kali diselenggarakan oleh Desa Kunir Kidul, selain itu tidak kalah serunya lagi ada arak-arakan hasil UMKM yaitu Tumpeng Tahu Raksasa Tertinggi Se Indonesia yang nantinya akan dibagikan kepada semua pengunjung yang hadir. (HN/Red).

Jumat, 22 September 2017

PERSIAPAN FESTIVAL BANJIR TAHU DI DESA KUNIR KIDUL

Kunir (22 September 2017) Pemerintah Desa Kunir Kidul bersama MUSPIKA dan KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) berkomitmen akan memperkenalkan potensi-potensi Kecamatan Kunir khususnya Desa Kunir Kidul, yang nantinya akan dikemas dalam kegiatan Festival Banjir Tahu, tepatnya akan diselenggarakan pada tanggal 29-30 September 2017. Didalam acara festival nanti, KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) bersama Pemerintahan Desa Kunir Kidul ingin mempromosikan semua potensi Desa Kunir Kidul kepada seluruh masyarakat Lumajang khususnya, umumnya untuk daerah lain.


Sabtu, 19 Maret 2016

Bakti Sosial KIM Kunir Mas Bersama SMK Miftahul Islam Kunir

Kunir (19 Maret 2016). Dalam rangka membantu masyarakat kurang mampu KIM KUNIR MAS bekerja sama dengan KIM SINAR HARAPAN dan KLINIK MATA "TRITYA" Surabaya mengadakan bakti sosial pengobatan mata gratis yang ditempatkan di SMK Miftahul Islam Kunir Jalan Veteran No. 16 Dusun Bentengrejo Desa Kunir Kidul dengan sasaran masyarakat kurang mampu di wilayah Kecamatan Kunir dan sekitarnya.

Foto bersama semua Crew
Tempat kegiatan Bakti Sosial pemeriksaan mata gratis
di SMK Miftahul Islam Kunir

Dalam acara bakti sosial tersebut Camat Kunir Bapak Sujono, SH. juga turut hadir yang didampingi oleh DANRAMIL dan KAPOLSEK Kunir. Dalam kesempatan tersebut Camat Kunir menyempatkan berbincang-bincang dengan pasien penderita katarak dari Desa Kunir lor. pasien tersebut mengucapkan banyak terimakasih dengan adanya kegiatan ini dan berharap kegiatan ini dapat dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.
Tempat pendaftaran pasien 
Peninjauan Sujono, SH selaku Camat Kunir
  Pada kesempatan itu camat kunir selaku pembina KIM KUNIR MAS berpesan kepada seluruh pengurus KIM KUNIR MAS agar kegiatan KIM lebih ditingkatkan terutama pada kegiatan nyata yang sasarannya langsung bisa dinikamati oleh masyarakat terutama masyarakat yang kurang mampu dan pelaku usaha kecil menengah, walaupun pada dasarnya sebagai agen informasi bagi dan untuk masyarakat.


Salah satu siswa SMK Miftahul Islam Kunir
mengikuti pemeriksaan mata gratis
Kegiatan bakti sosial ini melibatkan seorang dokter spesialis mata yaitu Dr. Erna dari kota Surabaya yang menangani pasien khusus penderita penyakit mata yang berjumlah 144 orang. Pasien tidak hanya datang dari kecamatan Kunir tetapi ada juga yang berasal dari kecamatan lain. Dengan hasil pemeriksaan 37 orang positif penderita katarak sedangkan sisanya 107 orang tidak positif terkena katarak.

Pada pelaksanaannya, kegiatan ini di bagi menjadi 4 tahap pertama mata pasien diperiksa oleh dokter spesialis di ruang A. Tahap kedua dilanjutkan cek kejelasan pandangan mata pasien dengan menggunakan kaca mata khusus dan papan Snellen di ruang B. Tahap ketiga yaitu pemberian obat sesuai dengan kondisi kesehatan pasien. tahap terakhir yaitu pencocokan penggunaan kaca mata pasien.

Pemberian obat sesuai dengan keluhan pasien
Pencocokan kaca mata ditahap terakhir
Kegiatan ini juga melibatkan PMI Kab. Lumajang, yaitu dilaksanakan donor darah. Peserta yang mengikuti kegiatan donor darah sebanya 23 orang, terdiri dari masyarakat, guru, siswa (yang sudah berumur > 17 tahun), dan anggota KIM. 

Kegiatan donor darah


Mobil dari TIM Kesehatan Surabaya
Setelah kegiatan selesai dilanjutkan dengan sesi foto bersama oleh TIM Kesehatan, KIM Kunir Mas, KIM Sinar Harapan, guru, komite dan kepala sekolah, Danramil, Camat Kunir serta Kapolsek. kemudian dilanjutkan makan bersama di rumah Bapak Mulyadi selaku Komite Sekolah. (Ali/Irfan/Adi)